alexametrics

Meningkatkan Keterampilan Membuat Kalimat Tanya dengan Dadu

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Bahasa Indonesia terdapat beberapa aspek keterampilan yaitu keterampilan membaca, menulis, mendengarkan dan berbicara. Keterampilan tersebut saling berkaitan satu dengan yang lain.

Bahasa mempunyai dua bentuk yaitu bentuk bahasa lisan dan bentuk bahasa tulis. Bentuk bahasa lisan terdiri atas dua yaitu berbicara dan mendengarkan. Bentuk bahasa tulisan yaitu membaca dan menulis. Semua keterampilan itu kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Ketika orang berbicara yang lainnya mendengarkan dan menyimak. Jadi empat aspek keterampilan berbahasa saling melengkapi satu dengan yang lainnya. Kalimat dalam bahasa Indonesia terdiri dari kalimat berita, kalimat perintah dan kalimat tanya (Kokasih 2003). Menulis kalimat tanya termasuk keterampilan menulis.

Menulis kalimat tanya merupakan keterampilan yang harus dikuasai oleh siswa. Kalimat tanya memiliki fungsi menanyakan sesuatu. Kata tanya adalah kata-kata yang digunakan sebagai pembantu didalam kalimat yang menyatakan pernyataan (Chaer 2000:182). Kata tanya yang ada dalam bahasa Indonesia yaitu apa, siapa, bagaimana, kapan, di mana dan mengapa. Siswa seharusnya membuat kalimat tanya dengan menggunakan semua kata tanya tersebut agar pertanyaan yang dibuat memuat informasi lebih rinci tetapi kebanyakan siswa hanya menggunakan sebagian dari kata tanya yang terdapat dalam bahasa Indonesia.

Baca juga:  Belajar Asyik Menulis Puisi dengan Media Bank Kata

Dalam mupel bahasa Indonesia di kelas VI SDN Mejing 2, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang terdapat materi menuliskan kalimat tanya berdasarkan bacaan, sebagian siswa masih kesulitan dalam membuat kalimat tanya. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan media dan model pembelajaran yang menarik dan menyenangkan sehingga siswa akan mudah memahami kalimat tanya. Penulis memilih menggunakan pembelajaran kooperatif dan menggunakan media dadu kata tanya. Diharapkan dengan media dan model pembelajaran tersebut siswa dapat belajar dengan mudah dan menyenangkan dalam membuat kalimat tanya.

Adapun langkah-langkah dalam pembelajaran membuat kalimat tanya dengan media dadu yaitu pertama membagi siswa ke dalam beberapa kelompok dengan kemampuan yang berbeda. Kemudian guru menjelaskan tentang macam-macam kalimat tanya, kegunaan dan fungsinya. Kedua membagikan dadu kepada masing-masing kelompok dengan sisi dadu yang bertuliskan angka satu sampai dengan enam yang berisi kata tanya. Ketiga membagikan bacaan yang harus dibaca masing-masing kelompok dalam waktu 15 menit. Keempat setiap kelompok melempar dadu tersebut kemudian jika muncul angka satu maka harus membuat pertanyaan dengan kata tanya “apa”, angka dua dengan kata “siapa”, angka tiga kata “bagaimana”, angka empat dengan kata “kapan”, angka lima dengan kata “di mana”. Angka enam dengan kata “mengapa”. Pertanyaan-pertanyaan harus dibuat berdasarkan bacaan yang telah dibaca. Setelah masing-masing kelompok selesai membuat kalimat tanya kemudian ditukarkan dengan kelompok yang lain untuk dijawab. Setiap kelompok diberi kesempatan untuk melempar dadu tiga kali.

Baca juga:  Efektifkan Menulis Cerpen dengan Media Gambar Berseri

Dengan menggunakan dadu kalimat tanya pembelajaran menjadi menyenangkan dan mudah dalam membuat kalimat tanya berdasarkan bacaan. Siswa menjadi aktif dan bekerja sama dengan teman. Menumbuhkan sikap tanggung jawab dan peduli. Melalui permainan melempar dadu siswa menjadi aktif. Kemampuan membuat kalimat tanya menjadi terlatih sehingga meningkatkan hasil belajar siswa SDN Mejing 2 Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang. (gm2/lis)

Guru Kelas VI SDN Mejing 2, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya