alexametrics

Pembelajaran Kimia dengan Memanfaatkan Google Classroom

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran online bukan merupakan pilihan terbaik dalam pembentukan karakter peserta didik. Pembelajaran online hasil yang didapat tidak begitu buruk jika kita sebagai pendidik bisa memilih dengan tepat media yang digunakan. Hasil penelitian Santoso (2009) yang menyatakan bahwa pembelajaran online memberikan pengaruh yang lebih tinggi daripada pembelajaran dengan menggunakan media LKS terhadap prestasi belajar kimia. Sama halnya saya selaku guru mata pelajaran kimia di kelas XI IPA di SMA N 1 Kesesi. Perlu mencari pembelajaran online atau pembelajaran jarak jauh yang tepat agar pembelajaran kimia bisa diikuti siswa dengan baik dengan latar belakang masing-masing siswa yang berbeda-beda. Karena dilihat banyak kendala yang dihadapi pada pembelajaran online atau PJJ dari mulai smartphone yang dimiliki peserta didik, kuota terbatas, dan tempat tinggal siswa yang mempengaruhi sinyal internet.

Baca juga:  Outing Class, Menciptakan Petualangan Baru dalam Belajar

Banyak aplikasi pembelajaran online yang bisa diterapkan dalam dunia pendidikan akhir-akhir ini. Salah satu aplikasi gratis dan familiar diterapkan adalah aplikasi Google Classroom. Pembelajaran online dalam aplikasi ini dapat berlangsug dengan berbagai materi dan tugas yang diberikan oleh pengajar ke peserta didik. Pengajar pun dapat memberikan nilai langsung terkait dengan tugas yang dikumpulkan secara rapi dan terarsip dengan baik. Aplikasi Google Classroom digunakan di mana pengajar dan peserta didik dapat melangsungkan pembelajaran tanpa melalui tatap muka di kelas, dengan diberi materi pelajaran berupa slide power point, e-book, video pembelajaran dll, tugas (mandiri atau kelompok), sekaligus penilaian. Pengajar dan peserta didik dalam aplikasi ini dimungkinkan dapat berinteraksi melalui forum diskusi (stream) terkait dengan permasalahan materi dan jalannya pembelajaran secara interaktif. Bahkan sekarang ini pada aplikasi Google Classroom sudah memberikan fasilitas yang lebih baik lagi yaitu Google Meet yang memungkinkan untuk melakukan video teleconference. Sabran dan Sabara (2018) menyatakan pembelajaran google classroom sebagai media pembelajaran secara keseluruhan cukup efektif dengan tingkat kecenderungan sebesar 77,27%. Hasil yang serupa didapatkan oleh, Sari (2019) mengungkapkan bahwa ada pengaruh signifikan dari kemudahan, kemanfaatan, dan kualitas layanan Google Classroom terhadap efektivitas pembelajaran.

Baca juga:  Pemanfaatan Akun belajar.id Sambut PTM melalui Pelatihan Google Workspace for Education

Berdasarkan hasil pembelajaran menggunakan aplikasi google classroom pada pembelajaran kimia, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan: 1) Tanggapan siswa menggunakan google classroom sebagai media ajar sangat disetujui karena mudah mereka memahami materi yang disampaikan pendidik dan pengumpulan tugas. Pemanfaatan google classroom juga dapat dinilai sebagai upaya guru dalam meningkatkan kualitas pengajaran dimasa pandemic covid-19. 2) Pemanfaatan google classroom sebagai media ajar dapat meningkat pembelajaran kimia dengan alasan bahwa ketika belajar melalui google classroom materi yang disampaikan dapat dilihat berulang-ulang(video/slide/file materi) ketika siswa tidak paham atas materi yang diajarkan oleh guru. Selain itu materi yg di dapat dilihat kapanpun dimanapun selama siswa masih memegang gadget atau komputer dan selama masih terdapat jaringan internet yang memadahi. Orangtua dapat memantau secara langsung proses belajar dengan menyimak tayangan yang berisi materi yang disampaikan oleh guru. (ips2/ton)

Baca juga:  Asyiknya Belajar Tepos (Teks Eksposisi) melalui Discovery Learning

Guru SMA Negeri 1 Kesesi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya