alexametrics

Praktik CNC dari Rumah dengan RDS

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran jarak jauh di Sekolah Menengah Kejuruan menimbulkan salah satu masalah pada materi pembelajaran praktik. Media praktik umumnya hanya tersedia di sekolah. Seperti pada mata pelajaran CNC, kemungkinan untuk belajar mesin CNC secara praktik memerlukan keberadaan mesin bersama dengan peserta didik. Terdapat salah satu cara untuk dapat melakukan kegiatan praktik dengan cara melakukannya dari rumah. Dalam hal ini, alat yang dipakai, dioperasikan langsung oleh peserta didik dari rumah masing-masing tanpa perlu ke sekolah. Namun peralatan praktik yang digunakan harus memiliki kemampuan terhubung dengan internet melalui sebuah personal computer (PC). Mekanisme untuk melakukan operasi alat praktik dari jarak jauh ini adalah dengan menggunakan Remote Desktop Software (RDS).
Menilik definisi pada laman wikipedia.org bahwa Remote Desktop adalah salah satu fitur yang terdapat di dalam sistem operasi Microsoft Windows, yang mengizinkan penggunanya untuk terkoneksi ke sebuah mesin jarak jauh seolah-olah mereka duduk di depan mesin komputer yang bersangkutan. RDS yang ada saat ini telah tersedia untuk versi PC dan versi android. Dengan teknologi RDS ini memungkinkan peserta didik dapat mengoperasikan mesin yang ada di sekolah menggunakan piranti smartphone yang mereka miliki dari rumah.

Baca juga:  Menggenjot Zakat di Tengah Pandemi

Salah satu aplikasi pembelajaran menggunakan RDS yang penulis terapkan pada pembelajaran CNC di SMK Negeri 1 Jambu yaitu pada kompetensi mengoperasikan mesin CNC milling. RDS yang digunakan adalah Team Viewer. Untuk kegiatan praktik ini peralatan yang digunakan di sekolah adalah sebuah mesin mini CNC milling dengan controller sebuah PC yang dilengkapi dengan 2 unit web camera dan sambungan internet yang stabil. Adapun peserta didik yang berada di rumah memerlukan smartphone yang terkoneksi ke internet serta telah dilengkapi aplikasi RDS.

Adapun langkah kerjanya adalah diawali dengan proses membuat program untuk menjalankan mesin CNC berupa g-Code. Peserta didik dapat membuat g-code benda yang akan dibuat dari rumah baik secara manual menulis program langsung dengan tangan ataupun membuat menggunakan software Computer Aided Manufacturing (CAM). Kemudian, peserta didik dapat mengoneksikan piranti smartphone yang dimiliki melaluli aplikasi RDS di dalamnya ke komputer controller mesin CNC yang ada di sekolah menggunakan alamat RDS dan kata sandi (password) dari komputer sekolah yang diberikan guru. Pada saat ini, peserta didik yang telah terkoneksi akan mendapatkan kontrol penuh beserta tampilan layar yang sama persis dengan komputer yang ada di sekolah di layar smartphone nya. Piranti lunak RDS ini juga mempunyai fasilitas file transfer protocol untuk mengirimkan g-code yang sudah dibuat peserta didik dari rumah. Tahap berikutnya, peserta didik dapat menginputkan g-code yang telah dibuatnya ke software controller untuk mesin CNC milling yang sudah tersedia di komputer sekolah. Semua parameter pada controller PC perlu diatur dan disesuaikan nilainya oleh peserta didik sesuai dengan pembelajaran sebelumnya. Kemudian, peserta didik perlu mensimulasikannya dulu apakah pergerakan alat potong sudah benar atau belum. Jika simulasi sudah benar, maka dapat dilanjutkan ke tahap setting titik nol cutting tool dan eksekusi program.

Baca juga:  Modul Praktik Pengolahan Makanan Tingkatkan Hasil Pembelajaran

Pada tahap setting cutting tool, perlu adalanya visualisasi posisi alat potong oleh peserta didik di smartphone nya. Di sinilah web camera memainkan peran untuk dapat memberikan gambaran peserta didik disaat memposisikan titik nol alat potong. Di sekolah guru berperan dalam memasangkan benda kerja di ragum mesin, mengamati mesin dari dekat dan melepas benda kerja jika telah selesai, karena hal-hal tersebut tidak dapat dilakukan secara jarak jauh. Setelah setting cutting tool dirasa tepat, peserta didik langsung dapat mengeksekusi program mesin dari rumah. Semua proses pemotongan terpantau melalui gambar yang ditampilkan oleh web camera.

Praktik pengoperasian mesin dari rumah ini memerlukan koneksi internet yang reliabel baik pada piranti smartphone siswa ataupun pada komputer controller mesin CNC yang ada di sekolah. Selain itu pembahasan materi tentang cara pengoperasian mesin dari jarak jauh ini benar-benar harus dijelaskan dengan baik oleh guru sebelum pelaksanaannya sehingga kendala yang dihadapi peserta didik dapat seminimal mungkin. (dar2/lis)

Baca juga:  Tuntaskan Materi Pemanfaatan Perangkat Lunak Pengolah Angka dengan Jigsaw

Guru Teknik Pemesinan SMK Negeri 1 Jambu, Kabupaten Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya