alexametrics

Mengidentifikasi Sifat Bangun Ruang Sederhana dengan Metode Mind Map

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Bangun ruang adalah bangun matematika yang memiliki isi atau volume. Lebih lanjut Desi (2011) mengemukakan bagian-bagian bangun ruang antara lain : Sisi merupakan bidang pada bangun ruang yang membatasi antara bangun ruang dengan ruangan di sekitarnya. Rusuk adalah pertemuan dua sisi yang berupa ruas garis pada bangun ruang. Titik sudut adalah titik hasil pertemuan rusuk yang berjumlah tiga atau lebih. Dari definisi di atas disimpulkan bahwa bangun ruang merupakan bangun matematika yang mempunyai sisi, rusuk, titik sudut dan volume.

Sebagian besar siswa berangapan bahwa matematika menjadi momok dalam sekolah. Mereka berpikir matematika itu sulit, tetapi dengan penanaman konsep dan penyampaian materi dengan metode yang tepat, maka akan mempermudah siswa dalam memperoleh konsep matematika yang benar.

Baca juga:  Memahami Materi Perbandingan Matematika dengan Metode Peer Teaching

Kebanyakan siswa masih kebingungan dalam menentukan sifat-sifat bangun ruang, mereka masih terbolak balik dan belum bisa sepenuhnya paham, sehingga guru harus mencari cara dalam pengajaran konsep sifat-sifat bangun ruang. Strategi pengajaran sifat-sifat bangun ruang dapat ditempuh dengan cara yang kreatif yaitu dengan metode mind map atau pembuatan peta konsep.

Tujuan pembuatan mind map atau peta konsep ini yaitu siswa dapat mempelajari dan memahami materi tentang sifat-sifat bangun ruang menjadi mudah dan cepat. Mind map adalah Metode yang dirancang oleh guru untuk membantu proses belajar siswa, menyimpan informasi berupa materi pelajaran yang diterima oleh siswa, dan membantu siswa menyusun inti-inti yang penting dari materi pelajaran kedalam bentuk peta atau grafik. Dalam pembelajaran, guru membantu siswa menyusun inti-inti materi pembelajaran matematika mengenai bangun ruang dengan pemetaan materi yang terstruktur.

Baca juga:  Matras Bidang Miring Solusi Mengatasi Kesulitan Belajar Materi Senam Lantai Guling Belakang

Adapun langkah-langkah penggunaan mind map atau peta konsep ini adalah : siswa menggunakan kertas putih tanpa garis dan alat tulis. Siswa membuat gambar dan tulisan sebagai subjek utama di tengah tengah kertas. Siswa membuat garis berlekuk yang menyambung subjek utama, dan memberi nama pada setiap lekuk garis yang dibuat tentang bangun ruang.
Kemudian guru mulai memperkenalkan tentang bangun ruang, menjelaskan inti dari sifat-sifat bangun ruang tersebut dan siswa menuliskannya pada mind map atau peta konsep yang sudah dibuat. Dengan begitu siswa menjadi lebih jelas tentang konsep sifat-sifat bangun ruang.

Mind map atau peta konsep ini memiliki beberapa kelebihan, yaitu dalam pembelajaran mind map ini siswa lebih mudah memahami konsep dengan benar. Siswa aktif menyusun inti-inti dari suatu materi pembelajaran menjadi peta pemikiran. Tetapi juga ada kekurangannya, yaitu bagi siswa yang kesulitan dalam menentukan inti-inti yang penting, maka akan kebingungan dalam mengisikan ke dalam peta konsep.

Baca juga:  Alat Peraga Spimus Tingkatkan Belajar Volume Bangun Ruang

Namun dari kelebihan dan kekurangan tersebut mind map atau peta konsep ini tetap sangat membantu pemahaman siswa dalam penanaman konsep sifat-sifat bangun ruang kelas V SD Negeri Mejing 2. Terbukti hasil belajar siswa meningkat dan proses belajar mengajar berlangsung efektif. (gm2/lis)

Guru SDN Mejing 2, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya