alexametrics

Gerakan Literasi Sekolah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkin kata literasi terasa asing di sebagian telinga masyarakat, namun sebenarnya secara tidak langsung kita sudah melakukan literasi namun belum secara maksimal. Literasi itu sendiri memiliki beberapa arti. Literasi menurut Kemendikbud (2016:2) adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan berbicara.

Kegiatan literasi di era sekarang sangat berperan penting dalam dunia pendidikan, selain itu juga sangat bermanfaat bagi siswa-siswi. Jika siswa-siswi suka membaca maka anak dapat dengan lancar membaca (tanpa mengeja) dapat menambah pengetahuannya dari apa yang mereka baca. Serta siswa-siswi tidak akan pernah tertinggal informasi dan teknologi yang sedang berkembang. Banyak sekolah-sekolah yang mencanangkan gerakan literasi.

Ada juga sekolah yang memanfaatkan teknologi seperti internet untuk gerakan literasi teknologi, informasi, dan literasi baca. Pemerintahpun juga tidak mau ketinggalan dalam memajukan kegiatan literasi sekolah ini. Dan Kurikulum 2013 pun menggalakan gerakan literasi pada peserta didik yang terdapat di setiap Kompetensi Dasar pada setiap temanya.

Baca juga:  Jasa Raharja Jateng Gencarkan Program Literasi

Perpustakaan sekolah secara tidak langsung sekolah telah membekali siswa-siswinya dengan pengetahuan, dengan membaca buku maka banyak informasi-informasi yang didapatnya. Karena buku adalah jendela dunia. Dengan membaca kita akan tahu tentang dunia. Oleh karenaya banyak sekolah yang mencanangkan gerakan literasi. Mungkin kata literasi terasa asing di telinga masyarakat, namun sebenarnya secara tidak langsung kita sudah melakukan litearsi namun belum secara maksimal.
Tidak mudah mengerakan minat baca pada siswa-siswi sekolah dasar. Karena banyak di antara mereka yang menganggap membaca adalah kegiatan membosankan. Namun kita sebagai guru harus mencari cara bagaimana agar siswa-siswi kita tetap mencintai kegiatan membaca. Karena dengan membaca informasi banyak yang kita dapatkan.

Baca juga:  Penilaian Happy dengan Metode Penilaian

SDN Mangunsari 04 Salatiga juga ikut dalam gerakan Literasi Sekolah. Sekolah menyediakan sudut baca bagi para siswa-siswi. Dihias berbagai macam pernak-pernik dari kertas, memajang berbagai karya anak seperti menempel puisi, gambar, atau bahkan cerpen yang dibuatnya. Sudut baca di setiap kelasnya, buku yang terdapat di setiap kelas juga berbeda-beda. Walau hanya sederhana namun sudut baca bagi siswa-siswi adalah tempat yang menyenangkan untuk sekadar mengisi waktu luang atau mengisi kegiatan selama jam istirahat.

Mengajak siswa-siswi mengumpulkan koran bekas, lalu mencari salah satu berita yang sedang menjadi trending topik, membacanya dan menceritakan di depan kelas apa yang telah dibaca, hal ini merupakan salah satu upaya untuk memulai kegiatan literasi. Mencari kata yang kurang dipahami kemudian mencari arti kata dalam kamus juga sering kami lakukan untuk meningkatkan minat litetrasi terutama literasi baca tulis.

Baca juga:  Sketchnote, Mudahkan Siswa Belajar Sains

Mengajak siswa-siswi untuk membuat cerpen atau puisi kemudian membacakannya di depan kelas juga dapat dilakukan guru untuk lebih mengerakkan literasi sekolah. Bahkan karya terbaiknya bisa ditempel di majalah dinding sekolah agar teman-temannya termotivasi untuk membuatnya.

Menggerakkan literasi sekolah pada siswa-siswi, butuh waktu, usaha, dan pembiasaan membaca bagi siswa-siswi untuk lebih tertarik akan dunia literasi. Kita dapat memulai dari lingkup terkecil, yaitu dengan membiasakan membaca materi sebelum pembelajaran, mewajibkan siswa-siswi satu minggu sekali meminjam buku di perpustakaan sekolah, yang kemudian kita ajak untuk menceritakan apa yang telah dibacanya. Dorongan dari berbagai pihak juga sangat dibutuhkan dalam gerakan literasi sekolah. Fasilitas yang menunjang juga sangat dibutuhkan supaya gerakan literasi sekolah lebih maksimal. Jangan pernah menyerah untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa, jangan putus asa untuk mencetak generasi emas. (gm1/lis)

Guru SDN Mangunsari 04 Salatiga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya