alexametrics

Berpikir Kritis melalui Guided Inquiry Padukan dengan E-Bio Worksheet

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KEMAMPUAN berpikir kritis perlu ditingkatkan agar peserta didik mempunyai hasil belajar yang tinggi. Pembelajaran dengan masalah atau pertanyaan dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan paradigma tersebut yaitu Guided Inquiry.

Guided Inquiry mengubah pembelajaran dari menyajikan informasi menjadi mengolah informasi, sehingga lebih menekankan pada student centered. Model ini lebih menekankan peserta didik untuk investigasi dari berbagai sumber, baik media cetak atau elektronik. Guided Inquiry sebagai cara guru dalam membimbing peserta didik membangun pengetahuan dan pemahamannya melalui inkuiri, yang direncanakan dengan hati-hati dan diawasi dengan seksama, serta membekali dan mengarahkan peserta didik menuju pembelajaran yang bebas.

Tuntutan literasi abad XXI membuat skema pembelajaran diharapkan mampu memfasilitasi peserta didik untuk memiliki kemampuan literasi. Salah satu literasi yang harus dimiliki peserta didik adalah literasi teknologi. E-bio Worksheet adalah media pembelajaran digital yang memanfaatkan teknologi informatika dan komunikasi, baik komputer maupun gadget. E-bio Worksheet berisi bahan/materi ajar yang memungkinkan memuat gambar, audio, video, dan animasi, serta dilengkapi tes/kuis formatif. E-bio Worksheet diharapkan dapat membuat peserta didik memiliki keterampilan membedakan, menghubungkan informasi untuk memecahkan masalah, sehingga meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
Model Guided Inquiry Learning memiliki banyak manfaat terutama bagi peserta didik dan guru. Manfaat bagi peserta didik, di antaranya, mengembangkan kemampuan sosial, bahasa, dan membaca, membangun pemahaman peserta didik, meningkatkan kemandirian bereksperimen dan belajar, meningkatkan motivasi belajar, serta meningkatkan kemampuan menyusun strategi untuk tingkatan inquiry yang lebih sulit. Manfaat bagi guru, yaitu, membagikan tanggung jawab dan keahlian masing-masing anggota dalam kelompok, mengajarkan konsep dan kemampuan memperoleh informasi secara bersamaan, meningkatkan kreativitas dalam mengungkapkan ide dan rencana peneltian, serta meningkatkan pengalaman terkait ilmu pengetahuan dalam kurikulum.

Baca juga:  Belajar Preposition Efektif di Rumah melalui WHITEBOARD.fi

E-bio Worksheet memiliki kelebihan dibandingkan dengan modul cetak atau media cetak yang lain yaitu sifatnya yang interaktif, memungkinkan memuat gambar, audio, video, dan animasi serta dilengkapi tes/kuis formatif yang memungkinkan umpan balik dengan segera. E-bio Worksheet yang didesain merujuk pada sintaks Guided Inquiry yang mengakomodasi peserta didik untuk menginvestigasi, menganalisis, dan menyimpulkan kegiatan yang dilakukannya. Selain sebagai worksheet, media ini juga dilengkapi dengan materi/bahan ajar berupa uraian atau teks, gambar, maupun video. Menu seperti galeri literatur dan chat guru disediakan untuk memudahkan peserta didik mencari informasi dari berbagai sumber, seperti artikel, jurnal, bahkan bertanya dengan guru. Berdasarkan peran E-bio Worksheet tersebut, diharapkan peserta didik dapat memiliki keterampilan membedakan, menghubungkan, dan mengatribusikan informasi untuk memecahkan masalah, sehingga meningkatkan kemampuan berpikir kritis.

Baca juga:  Peningkatan Profesionalisme Guru dengan Supervisi Kepala Madrasah

Hasil penerapan model pembelajaran Guided Inquiry dipadu e-bio worksheet menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan data sebagai berikut, 1) kemampuan interpretasi 85 persen, 2) kemampuan analisis 96,43 persen, 3) kemampuan evaluasi 92,86 persen, 4) kemampuan menyimpulkan 85,71 persen, 5) kemampuan menjelaskan 76,43 persen, dan 6) kemampuan pengaturan diri 71,43 persen. Selain itu, peserta didik juga bertanya dan menjawab pertanyaan guru dengan persentase 70 persen. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Guided Inquiry mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. (ips2.1/ida)

Guru Biologi SMA Negeri 6 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya