alexametrics

Pembelajaran Fun Learning dengan Handphone Android

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, ABAD 21 yang sering disebut dengan era digital yang membawa dampak besar dalam kehidupan, termasuk di dunia pendidikan. Disadari atau tidak bahwa kiata berhadapan dengan peserta didik yang terlahir dengan kemajuan tekhnologi,salah satunya gadget.Dengan kemajuan tekhnologi ini ,informasi mengalir begitu deras, bahkan guru akan ketinggalan informasi dan tertinggal dalam menggunakan gadget dibanding dengan peserta didiknya. Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang ditumbuhkan dari leterasi sekolah jangan hanya dijadikan slogan belaka. Peserta didik harus benar-benar gemar dan suka membaca. Tidak hanya buku pelajaran atau buku teks. Tetapi materi pelajaran yang bisa diakses melalui gadget kapanpun dan di manapun.

Sebagai guru dalam menginisiasi atau melaksanakan proses pembelajaran harus kreatif, fleksibel, menyenangkan, inovatif, menantang, melatih kemandirian, tidak membuat kecemasan atau kepanikan atau memberatkan peserta didik maupun orang tua atau wali dan sekarang harus berbasis IT. Termasuk penilaian dengan soal-soal format digital (paperless) dan optimalisai penggunaan android yang dibekali dengan karakter pada peserta didik. Digitalisasi jika tidak dibarengi karakter yang baik, akan berdampak negatif, bahkan kontra produktif. Oleh karena itu, pembelajaran IPS kelas 7 di SMPN 1 Karangdadap, memerlukan penekanan tanggung jawab untuk melatih peserta didik disiplin dan komitmen yang kuat dalam memanfaatkan pelayanan permbelajaran berbasis IT menggunkan HP Android. Dengan begitu, gadget tidak disalahgunakan, tetapi digunakan dalam pembelajaran dan pengembangan dirinya. Paradigma bahwa peserta didik dilarang membawa gadget ke dalam kelas harus diubah. Peserta didik harus dipahamkan dan dilatih memanfaatkan gadget untuk kegiatan belajar dengan rasa senang atau fun learning untuk kegiatan belajar agar karakter peserta didik tidak bias.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Tepos (Teks Eksposisi) melalui Discovery Learning

Selain membekali peserta didik dengan kemampuan akademis, pendidikan juga memuat karakter. Ini menjadi poin penting untuk menumbuhkan generasi dengan karakter yang positif. Dengan demikian, peserta didik tumbuh sesuai dengan karakter yang diharapkan, walaupun gadget sangat mempengaruhi pola kehidupan peserta didik. Oleh karena itu, dalam pembelajaran harus adaptif di tengah perubahan cepat.

Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat, pemanfaat gadget dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sangat diperlukan. Apalagi dengan dicanangkannya GLN, harusnya peserta didik semakin aktif membaca buku. Namun realita di lapangan, peserta didik justru banyak yang malas membaca buku. Karena itu, guru perlu mengajak peserta didik untuk mengintegrasikan gadget dalam pembelajaran yang fun learning. Artinya, memberikan pembelajaran dengan suasana yang hangat dan menyenangkan. Di dalam pembelajaran ini, ternyata peserta didik begitu antusias menggunakan gadget dalam pembelajaran, mengamati video pembelajaran dan me-review hasil pengamatan dalam lembar kerja. Tidak ada suara gaduh, karena mereka asyik dengan gadgetnya. Suasana kelas hidup, karena peserta didik sibuk dengan tugas-tugas daring yang ada di gadgetnya. Dengan pembelajaran IPS yang menyenangkan, prestasi peserta didik pun meningkat. (ips2/ida)

Baca juga:  Pembelajaran Matematika Asyik dengan Aplikasi Schoology

Guru IPS SMPN 1 Karangdadap Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya