alexametrics

Pembelajaran dengan Model RADEC Tingkatkan Skill IPA

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PADA abad 21, abad digital yang ditandai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat. Menurut Binkley, et al. (2012:18-19) untuk mampu hidup di abad 21 diperlukan sepuluh keterampilan yang harus dimiliki peserta didik, keterampilan tersebut antara lain keterampilan berpikir kreatif, berpikir kritis, berpikir metakognisi, komunikasi, kolaborasi, literasi informasi, literasi TIK, berkewarganegaraan, bekerja dan berkarir, serta keterampilan responsibilitas individu dan sosial. Dari semuanya itu menuntut peserta didik memiliki keterampilan tingkat tinggi (higher order thinking) skills.

Dari permasalahan di atas, penulis ingin membuat peserta didik agar nantinya bisa memiliki keterampilan tingkat tinggi belajar IPA, keterampilan berpikir kreatif, meningkatkan prestasi serta peringkat sekolah. Menurut penulis salah satu model pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri 4 Bojong Kabupaten Pekalongan agar peserta didik dalam pembelajaran IPA memiliki keterampilan tingkat tinggi adalah dengan model RADEC. Sopandi dalam (Suryana, 2017:407) model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) adalah salah satu model pembelajaran yang menuntut sumber daya manusia memiliki keterampilan tinggi. Sebagai model pembelajaran, RADEC memiliki langkah-langkah (sintaks) dalam proses pelaksanaanya.

Baca juga:  Kreativitas Tersembunyi di Balik Batik Tie Die saat Pandemi

Read (R): Pertama, peserta didik membaca buku sumber dan sumber informasi lain yang berhubungan dengan materi yang akan dipelajari di kelas. Pendukung kegiatan ini yaitu sumber belajar berupa buku teks atau elektronik selanjutnya peserta didik diberi pertanyaan-pertanyaan pra pembelajaran. Pertanyaan yang jawabannya merupakan aspek kognitif esensial yang harus dikuasai peserta didik setelah menyelesaikan suatu topik pelajaran tertentu. Pertanyaan dari low order thinking (LOT) ke high order thinking (HOT) skills. Pertanyaan pra pembelajaran diberikan ke peserta didik sebelum pembelajaran tatap muka di kelas. Menurut Boughton dalam (Tarigan, 2008:12) bahwa secara garis besar terdapat dua aspek penting dalam membaca yaitu keterampilan mekanis (Mechanical Skill) dan keterampilan pemahaman (Comprehension Skill).

Baca juga:  Problem Based Learning Berbantuan Problem Card

Answer (A): Peserta didik menjawab pertanyaan-pertanyaan pra pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan secara mandiri di luar kelas atau di rumah berdasarkan hasil kegiatan pembelajaran tahap membaca, Read (R) step sebelum kegiatan tatap muka di kelas secara formal.

Discuss (D): Peserta didik belajar secara berkelompok (2-4 orang) untuk mendiskusikan jawaban-jawaban dari pertanyaan pra pembelajaran. Pada tahap ini pendidik dapat mengidentifikasi beragam kebutuhan peserta didik.
Explain (E): Penyajian penjelasan secara klasikal tentang materi yang telah didiskusikan. Nara sumber bisa dipilih dari perwakilan peserta didik. Dalam hal ini pendidik bertindak untuk menjamin bahwa penjelasan peserta didik benar dan peserta didik yang lain bisa memahami penjelasannya. Narasumber dapat juga peserta didik tetapi ini hanya dilakukan bila sudah dipastikan bahwa semua peserta didik tak ada yang mampu menjadi narasumber.
Create (C): Peserta didik merumuskan ide-ide kreatif baik berupa rumusan pertanyaan penyelidikan, pemecahan masalah atau proyek yang dapat dibuat dan mewujudkannya. Ide kreatif bersesuaian dengan materi yang telah dikuasai dan sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Pendidik bertugas untuk mengispirasi peserta didik untuk memperoleh ide kreatif melalui pemberian contoh-contoh hasil kreativitas yang bertemali dengan materi yang telah dipelajari atau pemberian contoh ide kreatif.

Baca juga:  Pembelajaran Peta Beserta Komponennya dengan Metode Snowball Drilling

Ketika masing-masing step dari model RADEC diterapkan dengan baik, maka pengembangan karakter moral (jujur, amanah, kerja keras, berdaya saing tinggi) dapat terbentuk. Begitu juga empat keterampilan (4C) serta kemampuan literasi peserta didik akan tercapai. RADEC dianggap sebagai model pembelajaran berpotensi yang dapat memberikan arah baru bagi pendidik dalam memecahkan masalah terkait skill peserta didik dalam keterampilan tingkat tinggi. (ips2.1/ida)

Guru IPA SMPN 4 Bojong Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya