alexametrics

Reward Tingkatkan Kemampuan Berbicara Siswa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN adalah salah satu bagian yang sangat penting bagi kehidupan pribadi seseorang, bangsa, dan negara.Tidak hanya untuk kehidupan, Pendidikan juga berperan bagi kemajuan dan perkembangan sebuah bangsa.Bangsa dan negara yang maju dan besar tentu telah ditunjang dengan kualitas Pendidikan yang memadai bagi warganya.
Dalam amanat Pembukaan UUD 1945, bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi tanggung jawab negara dan masyarakat secara luas, melalui program Pendidikan, pemerintah berusaha mendorong kemajuan Pendidikan dengan beragam program dengan tujuan untuk menghasilkan individu yang terampil yang berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur.

Untuk membentuk generasi yang unggul, salah satunya adalah meningkatkan mutu Pendidikan.Hal ini berkaitan erat dengan siswa Sekolah Dasar ( SD ) sebagai pondasi jenjang Pendidikan yang lebih tinggi.

Pertanyaan sering muncul pada siswa SD mengapa untuk berbicara mengemukakan ide atau gagasanpun terasa sulit. Bahkan Ketika siswa maju ke depan kelas,semua yang ada dalam pikirannya bisa hilang seketika.Pertanyaan-pertanyaan itulah yang sering muncul Ketika siswa disuruh mengungkapkan idenya menggunakan Bahasa Indonesia.Siswa memilih diam daripada mencoba berbicara.Bahasa Indonesia merupakan Bahasa nasional bangsa Indonesia.Alat komunikasi antar penduduk di Indonesia.Tanpa berlatih tentu akan sulit untuk mengucapkan.Permasalahan lain ketika mereka berbicara mereka merasa kurang adanya penghargaan dari teman dan guru.Siswa merasa kurang percaya diri atau malu, siswa takut ditertawakan temannya dan takut salah.

Baca juga:  Model PBL untuk Mengaktifkan Siswa pada Pembelajaran Barisan dan Deret

Untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut , guru memberikan reward atau penguatan kepada siswa agar tidak takut salah dalam berbicara.Reward bisa berupa hadiah, bisa pula berupa pujian. Pujian didefinisikan dalam Webster’s Dictionary (2000) sebagai tindakan mengungkapkan persetujuan atau kekaguman.

Guru memberikan pujian kepada siswa agar siswa merasa dihargai. Selain itu, perlu adanya penanaman karakter pada siswa agar terbiasa menghargai temannya yang sedang berbicara.Memberikan pujian akan memberikan kekuatan pada siswa untuk lebih percaya diri dan senang dalam berbicara. Pemberian pujian bagi siswa yang berani berbicara di depan kelas dalam proses pembelajaran, seperti kata-kata BAGUS! (sambal mengacungkan jempol ), BAGUS SEKALI, TERIMA KASIH SAYANG dll, jika siswa merasa senang maka semua yang merasa sulit akan menjadi mudah.

Baca juga:  Asyiknya Bermain Warna dalam Menggambar Ragam Hias

Hadiah atau reward merupakan bentuk motivasi sebagai penghargaan atas perilaku yang sesuai.Pemberian hadiah ini bertujuan untuk memberikan penguatan (reinforcement) terhadap perilaku yang baik. Sehingga akan memotivasi peserta didik dalam proses pembelajaran.Makna memuji menurut KBBI adalah melahirkan kekaguman dan penghargaan kepada sesuatu ( yang dianggap baik, indah, gagah berani dan sebagainya ). Penerapan reward yang cocok digunakan untuk memotivasi anak harus sesuai dengan: Prinsip pemberian reward: a. penilaian didasarkan pada perilaku bukan pelaku, b. pemberian hadiah atau reward harus ada batasnya, c. dimusyawahkan kesepakatannya, d. distandarkan pada proses bukan hasil
Ada empat keuntungan memberikan pujian atau reward kepada orang lain. Keuntungan yang pertama adalah memicu kreatifitas.Pujian kepada orang lain dapat membuat orang lain termotivasi dan motivasi dapat menumbuhkan kreatifitas.Kedua membangun kepercayaan, ketiga memperoleh rasa bahagia.Pujian yang disampaikan memberikan efek yang menyenangkan dan membuat orang lain menjadi lebih nyaman dan senang. Yang keempat, mendapat timbal balik. Jika kita memuji orang lain, suatu hari kita akan dipuji orang lain.

Baca juga:  Melalui PR Mudahkan Siswa Belajar Matematika

Berdasarkan pengalaman di lapangan anak kelas II di SDN Gayamsari 01 Smg, amat senang apabila usaha belajarnya dihargai dan mendapat pengakuan dari guru, walaupun amat sederhana dengan pujian.Dengan menghargai kemampuan siswa dalam berbicara akan menjadi solusi dalam mengatasi kesulitan siswa dalam berbicara. Sehingga hasil yang dicapai pada materi Hidup Rukun di Rumah pada pembelajaran di kelas II SDN Gayamsari 01 menjadi meningkat. (ips2/zal)

Guru Kelas II SDN Gayamsari 01 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya