alexametrics

Google Form Solusi BDR di Masa Pandemi Covid-19

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 berdampak besar pada berbagai sektor kehidupan, salah satunya adalah dunia pendidikan. Mau tidak mau, suka atau tidak, semua pihak mulai guru, orang tua, dan murid harus siap menjalani new normal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Selama masa pandemic pembelajaran dilaksanakan melalui pendekatan belajar dengan memanfaatkan teknologi informasi dan media elektronik. Ini bertujuan agar proses pengajaran tetap dapat berlangsung dengan baik. Semua pihak diharapkan bisa secara optimal dalam menjalankan peran barunya pada proses belajar mengajar di masa pandemi. Guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah. Adapun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Metode dan media pelaksanaan program ini dilaksanakan dengan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Pada awal pandemi, pembelajaran di sekolah digantikan dengan PJJ. Istilah PJJ tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 yang menyatakan bahwa Pendidikan Jarak Jauh adalah pendidikan yang peserta didiknya terpisah dari pendidik, dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi dan media lainnya. Adapaun pendapat dari Michael Moore (2013), PJJ adalah sebagai bagian dari metode pembelajaran di mana perilaku mengajar dieksekusi terpisah dari perilaku belajar, termasuk yang dilakukan di hadapan peserta didik, sehingga komunikasi antara guru dan pelajar harus difasilitasi dengan alat cetak, elektronik, mekanik, atau lainnya.

Baca juga:  Implementasi Kelas Maya pada Masa Pandemi Covid-19

Untuk mempermudah proses PJJ, guru dapat melakukan pembelajaran dengan menggunakan media daring (online). Pembelajaran online atau lebih dikenal dengan pembelajaran virtual adalah salah satu upaya untuk mengatasi BDR (Belajar Dari Rumah). BDR secara online tentunya harus didukung koneksi jaringan internet dari HP atau komputer guru maupun siswa agar proses pembelajaran bisa berjalan lancar. Pada kondisi seperti saat ini, posisi teknologi memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini guru dituntut harus mampu mendesain media pembelajaran sebagai inovasi pembelajaran yang beragam. Tujuannya agar warna pembelajaran lebih menarik. Banyak media atau alat berbasis online yang dapat digunakan guru sebagai media pembelajaran. Perkembangan teknologi sangat berpengaruh terhadap lingkungan pendidikan. Banyak suguhan media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan selama masa pandemi covid-19 . Guru dapat menggunakan grup di media sosial seperti WA (WhatsApp), telegram, instagram, aplikasi zoom, layanan google ataupun media lainnya.
Google memberikan banyak sekali layananan yang bisa digunakan sebagai penunjang dalam kegiatan pembelajaran. Layanan tersebut di antaranya yaitu google form, google class, google slide, dan masih banyak lagi yang lainnya. Selama masa pandemi, di SD Negeri Kupang 01 Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang khususnya kelas V memanfaatkan layanan Google Form. Layanan ini sebagai salah satu alternatif kegiatan PJJ untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga:  Ketagihan Belajar Tembang Dolanan dengan Metode Demonstrasi

Google form dijadikan solusi BDR untuk siswa karena memiliki banyak kelebihan. Google form merupakan aplikasi google bebas bayar. Fungsi utamanya yaitu untuk membuat formulir baik untuk pengumpulan informasi maupun kuis secara online. Layanan ini adalah salah satu alat yang mudah digunakan bahkan bagi para pemula sekalipun. Selain itu, dalam pembuatannya tidak menggunakan koding. Google form juga dapat dikolabosarikan dengan situs atau media lain contohnya: google docs, google drive, ataupun youtube. Kelebihan lain menggunakan Google Form kita bisa memasukkan materi berbentuk video pembelajaran dan soal. Kemudian kita juga bisa melihat nilai siswa dengan cepat. Sehingga siswa mendapatkan umpan balik tidak usah menunggu lama. Untuk daftar hadir siswa, guru juga bisa memantaunya setiap hari.

Baca juga:  Membangkitkan Gairah Pembelajaran IPS melalui metode Bermain Peran

Dengan pemanfaatan layanan google form, siswa kelas V menjadi lebih antusias dalam memberikan respon pembelajaran. Siswa merasa lebih mudah karena siswa tinggal mengakses link yang telah dibagikan oleh guru melalui WA grub kelas. Pembelajaran dengan memanfaatkan google form merupakan salah satu cara untuk mengatasi keterbatasan guru dalam pembelajaran jarak jauh demi mencegah penyebaran virus Covid-19. (ips2/zal)

Guru SDN Kupang 01, Kabupaten Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya