alexametrics

Asyiknya Pembelajaran Siamedi Tingkatkan Ilham

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran IPA Kelas 5 Semester 2 KD. 3.8 Menganalisis siklus air dan dampaknya pada peristiwa di bumi serta kelangsungan makhluk hidup materi siklus air, akan sulit dipahami oleh siswa jika guru tidak menggunakan metode yang tepat. Proses terjadinya siklus air tidak dapat kita amati secara langsung di dalam kelas. Untuk itu guru menggunakan pembelajaran siamedi tingkatkan ilham, siklus air dengan media diorama tingkatkan ilmu pengetahuan, hasil, antusias dan motivasi belajar siswa.

Dalam belajar IPA kita sebaiknya lebih banyak melakukan kegiatan seperti praktek, percobaan, eksperimen, ataupun demonstrasi. Materi ini kita bisa mengajak siswa untuk praktek dengan memanfaatkan benda-benda yang sangat sederhana bahkan bisa dari babe (barang bekas) untuk membuat diorama proses siklus air. Menurut Wikipedia, diorama adalah sejenis benda miniatur tiga dimensi untuk menggambarkan suatu pemandangan atau suatu adegan (https://id.wikipedia.org/wiki/Diorama).

Baca juga:  Kerennya Belajar Debit dengan Media Video Animasi

I Nyoman Sudana Degeng dkk (1993:77) mendefinisikan diorama sebagai kotak yang melukiskan suatu pemandangan yang mepunyai latar belakang yang dilukiskan di dinding atau ditata di sekitar objek dengan perspektif sebenarnya sehingga menggambarkan suatu suasana yang sebenarnya. Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut, 1) Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (1 kelompok terdiri dari 4 anak). 2) Setiap kelompok kerja sama membuat diorama, dengan bahan antara lain; kardus bekas ukuran panjang 40 cm, lebar 30 cm, dan tinggi 20 cm, sterefoam, kapas, spidol, lem, serta ranting cemara atau tanaman-tanaman kecil. 3) Kardus dipotong menjadi dua bagian atas dan bawah. Kemudian satu diletakan horisontal (bumi) dan satu diletakan vertikal (langit) rekatkan keduanya. Tempelkan sterefoam warna biru pada bagian langit dan laut, serta sterefoam warna coklat pada bagian bumi atau tanah. Tempelkan juga kapas putih dan kapas yang diberi warna gelap sebagai simbol awan mendung. Selanjutnya tancapkan beberapa ranting cemara atau tanaman kecil agar kenampakan bumi menjadi lebih menarik. Langkah terakhir adalah memberi keterangan berupa anak panah yang menunjukan arah siklus air dan tulisan-tulisan pada masing-masing prosesnya yang meliputi penguapan (evaporasi), pengembunan (kondensasi), pengendapan (presipitasi), hujan, dan penyerapan (infiltrasi). 4) Setiap kelompok mempresentasikan proses siklus air dengan diorama yang dibuatnya sementara kelompok yang lain menanggapinya. Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman dan kesimpulan. Dengan praktek langsung dan hasil karya dipanjang sebagai fortopolio akan membuat siswa menjadi lebih senang, termotivasi, antusias dan semangat dalam pembelajaran.

Baca juga:  Moda Daring Perpindahan Kalor

Dengan demikian metode diorama dapat meningkatkan hasil belajar di kelas V semester 2 SDN 03 Legokkalong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan serta metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPA. (ips2/ton)

Guru Kelas 5 SDN 03 Legokkalong, Kec. Karanganyar, Kab. Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya