alexametrics

Tingkatkan Komunikasi Bahasa Indonesia melalui Media Gambar Bicara

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID,BAHASA Indonesia merupakan bahasa pemersatu di seluruh wilayah Nusantara. Bahasa adalah salah satu alat berkomunikasi lisan dan tulisan. Menurut Wibowo (2001:3), bahasa adalah sistem simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi (dihasilkan oleh alat ucap) yang bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat berkomunikasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan dan pikiran. Bahasa merupakan intepretasi diri dari komunikator pada komunikannya. Sehingga penggunaan bahasa yang baik akan dapat dipahami oleh orang lain, baik dalam segi tulisan maupun lisan, yang akan menciptakan komunikasi lancar antarkedua belah pihak.

Pada pembelajaran Tema 1 kelas IV muatan bahasa Indonesia kompetensi dasar 3.1 mencermati gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis, dan visual, menunjukkan hasil belajar siswa kelas IV A SDN 2 Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal masih rendah. Dari keseluruhan jumlah siswa sebanyak 31 anak yang mengikuti penilaian harian, terdapat 19 siswa (61 persen) belum tuntas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal), dan sisanya sebanyak 39 persen atau 12 siswa yang sudah mencapai nilai ketuntasan. Terlihat hasil pencapaian siswa yang belum mencapai nilai tuntas sangat jauh dari harapan sehingga perlu evaluasi dan pengoptimalan hasil belajar pada siswa kelas IV A.

Baca juga:  Komunikasi dengan Orang Tua Siswa Jadikan Pembelajaran PABP Efektif

Solusi peningkatan hasil belajar bahasa Indonesia ini dengan menggunakan model pembelajaran “Media Gambar Bicara” yang dilaksanakan dengan interaktif dan menyenangkan, serta berpusat pada siswa. Diharapkan dengan model pembelajaran ini, siswa dapat berpikir aktif, kreatif, dan inovatif. Gambar-gambar yang digunakan pada model pembelajaran ini adalah gambar seri sebagai medianya.

Langkah-langkah pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kelas pada model pembelajaran “Media Gambar Bicara” sebagai berikut, pertama, guru menyampaikan materi yang berkaitan dengan kompetensi dasar 3.1 mencermati gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis, dan visual, dan meminta siswa untuk mempelajari materi terkait. Kedua, guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok. Ketiga, guru membagikan beberapa contoh gambar seri yang telah dipersiapkan sebelumnya pada tiap kelompok siswa. Keempat, guru mendampingi siswa untuk mengamati gambar seri yang telah diterima tiap kelompok. Selanjutnya, guru membimbing siswa menceritakan hasil pengamatan gambar seri dalam bentuk lisan maupun tulisan. Kelima, tiap siswa diminta menceritakan kembali secara lisan tentang pengamatan gambar seri tersebut di depan kelas.

Baca juga:  Google Classroom, Solusi Menulis Laporan Fiksi di Era Pandemi

Melalui implementasi model pembelajaran “Media Gambar Bicara” di dalam kelas nyatanya mampu meningkatkan antusiasme siswa di kelas IV A dan menunjukkan kenaikan hasil belajar yang sangat signifikan. Siswa menjadi lebih bersemangat dan aktif saat pembelajaran berlangsung. Tidak hanya itu, hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Mulanya siswa yang tidak memenuhi nilai ketuntasan sebanyak 19 anak, naik menjadi 9 siswa atau 29 persen. Sedangkan siswa yang telah mencapai nilai tuntas bertambah dari 12 anak telah meningkat menjadi 22 anak atau sekitar 71 persen. Artinya model pembelajaran yang digunakan guru akan berpengaruh terhadap minat dan hasil belajar siswa. (on1/ida)

Guru SDN 2 Nolokerto Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal

Baca juga:  Menulis Puisi lebih Mudah dengan Media Gambar

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya