alexametrics

Pembinaan Kolaboratif Tingkatkan Kemampuan Guru Mengembangkan Silabus

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan atau kelompok mata pelajaran /tema tertentu yang mencakup Standar Kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD), materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, Indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar (Panduan Umum Pengembangan Silabus, Direktorat Pembinaan SD, SMP, SMA, 2008 : 14). Istilah Silabus juga didefinisikan garis besar, ringkasan, ikhtisar, atau pokok pokok isi atau materi pelajara” (Salim, 1987:98).

Prinsip Pengembangan Silabus untuk memperoleh silabus yang berkualitas, yang dapat digunakan mencapai Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) secara effektif dan effsien. Dalam menyusun Silabus perlu memperhatikan prinsip prinsip sebagai berikut : Prinsip Ilmiah yaitu keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. Prinsip Relevan yaitu cakupannya, kedalaman, tingkat kesukaran, dan urutan penyajian materi pembelajaran dalam silabus harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual peserta didik. Prinsip Sistematis yaitu komponen komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi yang ditentukan. SK dan KD merupakan acuan utama dalam pengembangan silabus di SDN 1 Kertosari. Dari dua komponen ini, ditentukan indikator pencapaian, dipilih materi pembelajaran yang diperlukan, strategi pembelajaran yang sesuai, kebutuhan waktu dan media, serta teknik dan instrumen penilaian yang tepat untuk mengetahui pencapaian kompetensi tersebut.

Baca juga:  Solusi Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa dengan Pembelajaran SOLE

Pembinaan Kolaboratif dalam Manajemen Kepala Sekolah dikenal 4 fungsi utama yaitu : Programing, Organising, Actuiting, Controling (POAC) sebagai manajer haruslah dapat menjalankan ke 4 fungsi agar organisasi dapat berjalan baik. Pertama, harus disusun program kegiatan dalam mencapai tujuan organisasi melalui tahapan tahapan yang ditentukan. Kedua, ditentukan personal personal yang menangani/bertanggung jawab dalam kegiatan serta ditentukan hubungan/hirarki antarpersonal, dan tak kalah pentingnya disusun deskripsi tugas serta tanggung jawab yang rinci dan jelas. Ketiga, dalam pelaksanaan tugas manajer haruslah dapat mengatur dan menggerakan memberi dorongan/bimbingan pada anak buah agar mereka selalu bersemangat dalam menjalankan tugasnya masing-masing. Keempat, di setiap kegiatan kontrol/pengawasan harus selalu dilaksanakan agar kegiatan tersebut selalu berjalan sesuai dengan program yang ditentukan baik dalam proses pelaksanaan, target/hasil yang diharapkan, maupun waktu yang diperlukan. Sinergi dari keempat fungsi pokok manajemen harus selalu dilaksanakan dalam memimpin suatu unit organisasi sehingga roda organisasi berjalan lancar demi mencapai tujuan yang ditentukan.

Baca juga:  Melatih Kepekaan Rasa dengan Berlatih Tari

Bimbingan Kolaboratif yang dimaksud berupa arahan, petunjuk, pemberian contoh, dan yang lain yang diberikan oleh pengawas/kepala sekolah pada guru-guru dalam menyusun silabus. Para guru dilibatkan untuk ikut berpartisipasi membimbing teman sejawat sehingga terjadi hubungan/interaksi yang kondusif saling asah, asih, dan asuh diantara guru maupun antar guru dengan kepala sekolah/pengawas di SDN 1 Kertosari. (ips2.1/ton)

Kepala SDN 1 Kertosari, Kec/Kab Temanggung

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya