alexametrics

Tingkatkan Minat Siswa dalam Layanan Konsultasi Terjadwal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Menurut Hilgart yang dikutip oleh Slameto (2003: 32), minat adalah kecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa kegiatan-kegiatan. Kegiatan yang diminati seseorang diperhatikan terus-menerus yang disertai rasa senang. Sedangkan menurut Holland yang dikutip oleh Jaali (2007: 122) mengatakan minat adalah kecenderungan yang tinggi terhadap sesuatu. Minat mempunyai hubungan yang erat dengan dorongan dalam diri individu yang kemudian menimbulkan keinginan untuk berpartisipasi atau terlibat para suatu yang diminatinya.

Menurut Kamus besar Bahasa Indonesia pengertian konsultasi adalah pertukaran pikiran untuk mendapatkan kesimpulan berupa saran, nasihat dan sebagainya yang sebaik-baiknya. Konsultasi dalam layanan bimbingan dan konseling oleh konselor sebagai konsultan dan klien sebagai konsulti, yang memungkinkan konsulti memperoleh wawasan dan pemahaman untuk menyelesaikan.

Sedangkan pengertian jadwal adalah pembagian waktu berdasarkan rencana pengaturan urutan kerja, daftar atau tabel kegiatan atau rencana kegiatan dengan pembagian waktu pelaksanaan yang terperinci. Terjadwal artinya sudah dijadwalkan atau sudah direncanakan.

Baca juga:  Mudah Belajar Peristiwa Sekitar Proklamasi melalui Peran Tokoh

Permasalahan yang timbul pada siswa SMAN 1 Kesesi adalah siswa enggan datang ke ruang bimbingan dan konseling karena pemahaman mereka yang keliru terhadap esensi layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Mereka beranggapan guru pembimbing berperan sebagai pemantau, pengontrol, dan penilai ketertiban dan kedisiplinan siswa.
Dari permasalahan tersebut, tujuan penulisan artikel ini adalah apakah kegiatan konsultasi terjadwal dapat berjalan efektif? Apakah kegiatan konsultasi terjadwal dengan teknik homework assignment dapat meningkatkan minat siswa untuk konsultasi?

Homework assignment yaitu teknik yang dilaksanakan dalam bentuk tugas-tugas rumah untuk melatih, membiasakan diri dan menginternalisasi sistem nilai tertentu yang menuntut pada perilaku yang diharapkan (iyus-ruslan.blogspot.com/2013/07).

Tugas homework assigment yang diberikan kepada konselor dilaporkan oleh klien dalam suatu pertemuan tatap muka dengan konselor. Rancangan penelitian yang sesuai dengan permasalahan di atas adalah membuat skenario pelaksanaan kegiatan konsultasi siswa secara terjadwal, menyiapkan dan membuat alat pengumpul data. Yakni berupa daftar pernyataan atau pertanyaan untuk memperoleh fakta psikologis siswa saat melakukan konsultasi dan setelah melakukan konsultasi jadwal. Dokumen untuk mencatat keadaan siswa sebelum melakukan konsultasi dan setelah mengikuti program kegiatan konsultasi terjadwal. Membuat standar penilaian kegiatan konsultasi terjadwal. Menentukan tingkat keberhasilan kegiatan konsultasi terjadwal. Menyiapkan subjek penelitian melalui informasi tentang penelitian kepada siswa. Tindak lanjut dari rancangan penelitian ini merupakan usaha merealisasikan program kegiatan konsultasi terjadwal untuk siswa sebagaimana telah direncanakan.

Baca juga:  Pembelajaran IPS Asyik dengan WAG

Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus pertama konsultasi kelompok siswa jumlah 5 siswa dalam 1 hari secara terjadwal dengan waktu 45 menit setiap pertamuan. Langkah selanjutnya membuat refleksi hasil dari pelaksanaan kegiatan konsultasi. Siklus kedua adalah hasil refleksi pelaksanaan siklus pertama.

Pada siklus ini konsultasi terjadwal kembali dilaksanakan untuk siswa yang sama dengan pola yang sama pada siklus pertama hingga semua siswa dalam kelas yang bersangkutan telah melakukan konsultasi. Langkah terakhir mencermati dokumen kehadiran siswa kepada guru pembimbing setelah program kegiatan konsultasi terjadwal untuk siswa selesai dilakukan.
Hasil yang diperoleh dari penelitian dengan teknik home work assignment adalah adanya peningkatan minat siswa terhadap layanan bimbingan konseling, terlihat setelah dilakukan penyebaran angket skala minat. Pandangan siswa terhadap BK telah berubah setelah dilakukan tindakan layanan bimbingan konseling. Siswa mengerti bahwa layanan BK sangat bermanfaat untuk keberhasilan pengembangan diri baik di bingan akademik maupun non-akademik.

Baca juga:  Hidup Beretika di Masa Pandemi Covid-19

Hal ini membuktikan bahwa dengan teknik home work assignment mampu meningkatkan siswa dalam layanan konsultasi terjadwal di SMAN 1 Kesesi. Hal ini pun menjadi wawasan untuk guru BK pada tingkat satuan pendidikan yang sama untuk menggunakan teknik ini sehingga dapat memaksimalkan pelayanan guru BK terhadap siswa didiknya. (dar2/lis)

Guru Bimbingan Konseling SMAN 1 Kesesi, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya