alexametrics

Mendesain Tugas Pembelajaran Sejarah di Masa Pandemi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kegiatan sekolah selama pandemi Covid-19, guru hendaknya memberikan tugas untuk peserta didik yang menyenangkan secara online misalnya lewat WA, email, Google Classroom atau vicon dll. Dalam tahun ajaran baru 2020/2021 ini sekolah masih dalam keadaan tidak normal, maka kami sebagai guru dalam memberikan tugas kepada peserta didik harus merancang sedemikian rupa supaya anak dapat mengerjakan tugas dirumah namun tidak memberatkan.

Dalam pelajaran kelas X materi KD 3.1 Sejarah Indonesia untuk SMK, yaitu memahami konsep dasar sejarah (berpikir kronologis, diakronik, sinkronik, ruang dan waktu serta perubahan dan keberlanjutan).

Dalam memahami materi KD 3.1 ini kami di SMK Negeri 1 Jambu merancang tugas yang harus dikerjakan di rumah dan berbasis HOTS. Guru merancang tugas yang melatih anak untuk menghasilkan sesuatu yang baru, dalam mengerjakan tugas yang berbasis HOTS (Higher Order of Thinking ) anak dilatih berfikir kreatif, inovatif dan pemecahan masalah yaitu tidak hanya mengingat, namun juga harus diartikan tugas tersebut tidak harus sulit dengan kalimat panjang yang berbelit belit.

Baca juga:  Menggairahkan Pembelajaran Sejarah Kedatangan Bangsa Eropa dengan NHT

Dalam pembelajaran sejarah yang disajikan adalah data yang berbentuk kata yang memerlukan pengolahan secara ringkas dan sistematis, tujuan memahami materi ini adalah untuk menjelaskan suatu data agar lebih mudah dipahami dalam memberikan kesimpulan.

Untuk memahami materi cara berpikir kronologis/diakronik dalam sejarah, guru memberikan tugas kepada anak yang tidak berbelit, namun mudah dipahami yaitu dengan tugas berikut : analisislah pengalaman belajar Anda mulai sekolah SD sampai sekolah di SMK Negeri 1 Jambu secara kronologis! Dengan memberikan urutan waktu kejadian tahun. Tentunya dalam hal ini anak akan mengolah data yang akurat yaitu dapat melihat ijazah, rapor, dll.

Hal ini dapat mengasah anak untuk berpikir, mengolah data yang mana tidak asal mengingat, dan untuk pembelajaran disekolah kami selama masa pandemi Covid-19 ini menggunakan aplikasi Google Classroom. Guru memberikan materi kemudian diupload melalui Google Classroom dan anak memahami materi sendiri di rumah. Kemudian di bawah materi dilampirkan tugas kepada anak untuk dikerjakan dalam bentuk tulisan yang diketik di microsoft word dan memberi tenggang waktu 1 minggu maksimal pengumpulan tugasnya.

Baca juga:  Belajar Topologi Jaringan Komputer dengan Model Picture To Picture

Tugas tersebut bagi anak akan merasa senang karena bisa mengerjakan di rumah dan membuka file atau dokumen yang anak miliki tanpa ada batasan waktu yaitu dalam arti dapat dikerjakan dengan waktu longgar dan dapat mengerjakan sambil mendengarkan musik untuk mengusir kejenuhan.

Sedangkan cara mengirimkan tugasnya dapat lewat Google Classroom atau lewat group WA. Dengan demikian sesuai dengan anjuran pemerintah yaitu sekolah yang menyenangkan dan dapat dikerjakan tanpa terkekang di sekolah namun tidak meninggalkan unsur HOTS.

Sedangkan tugasnya disajikan dalam bentuk tulisan dengan aturan bentuk tulisan, ukuran font, paragraf dll. Hal ini sesuai KD 4.1 yaitu anak dapat menyajikan hasil pemahaman tentang konsep dasar sejarah (berpikir kronologis, diakronik, sinkronik, ruang dan waktu serta perubahan dan keberlanjutan), dengan tugas menulis pengalaman sendiri berarti mengurangi unsur plagiat anak karena pengalaman pribadi tidak dapat copas di internet.

Baca juga:  Mengubah Puisi ke dalam Bentuk Prosa dengan Teknik Batu Siska

Dari hasil pekerjaan anak tersebut kemudian diupload sehingga dapat terbaca oleh teman-teman yang lain secara tidak langsung anak dapat belajar dan sambal berkenalan dengan temannya. Karena selama masuk sekolah di awal tahun ajaran ini belum pernah tatap muka, sehingga dengan membaca pengalaman pribadi teman secara tidak langsung dapat mengenal teman sekolahnya. Dengan demikian mendesain tugas anak pada masa pandemi Covid-19 kususnya KD 3.1 ini dapat menyenangkan dan tujuan tercapai sesuai KD. Demikian semoga rancangan seperti ini dapat bermanfaat dan menjadi solusi pembelajaran di masa pandemi Covid-19. (dar1/lis)

Guru SMK Negeri 1 Jambu

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya