alexametrics

Peningkatan Prestasi Belajar IPS melalui Two Stay Two Stray

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan merupakan kegiatan yang universal dalam kehidupan manusia. Pada era Globalisasi saat ini menuntut adanya sumber daya manusia yang berkualitas. Kualitas sumber daya manusia dapat diperoleh dari proses pembelajaran yaitu pendidikan.

Pendidikan dewasa ini menuntut adanya pemahaman kepada peserta didik yang lebih menekankan pada kegiatan proses belajar mengajar menemukan konsep, mencari dan lain sebagainya dan peserta didik dituntut untuk dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajaran yang berkembang di kelas umumnya ditentukan oleh peran guru dan siswa sebagai individu yang terlibat langsung di dalam proses tersebut. Prestasi belajar siswa sedikit banyak tergantung pada cara guru menyampaikan pelajaran pada peserta didiknya.

Pembelajaran IPS kelas IX D pada KD Perubahan sosial budaya dan globalisasi di SMPN 2 Tulis mendapatkan hasil yang kurang memuaskan karena guru kurang kreatif dan sangat monoton. Pada praktiknya guru sangat dominan dalam proses pembelajaran yang menyebabkan siswa bersifat pasif. Akibatnya siswa lebih banyak menunggu informasi dari pada mencari dan menemukan sendiri pengetahuan, keterampilan atau sikap yang mereka butuhkan. Padahal pembelajaran Ekonomi selalu mengalami perubahan dan pembaruan baik dari segi materi dan bahan ajar, pendekatan pembelajaran serta alat dan sumber belajarnya. Guna mengatasi hal tersebut guru harus dapat menciptakan proses belajar mengajar aktif serta memungkinkan timbulnya sikap keterkaitan siswa untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar secara menyeluruh. Proses pembelajaran yang baik adalah yang dapat menciptakan komunikasi dua arah antara guru dengan peserta didik yang tidak hanya menekan pada apa yang dipelajari tetapi lebih menekan pada bagaimana ia harus belajar.

Baca juga:  Dengan Discovery Learning, Mudah Belajar Suhu dan Pemuaian

Model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk membuat pembelajaran di kelas lebih bervariasi. Model pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerjasama dengan satu kelompoknya ataupun dengan teman dalam kelompok lain. Model Two Stay Two Stray (dua tinggal dua tamu) yang dikembangkan oleh Spencer Kagan 1992 juga merupakan tipe pembelajaran kooperatif. Langkah –langkah yang dilakukan : siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok , masing-masing kelompok diberi tugas untuk berdiskusi tentang materi yang belum dimengerti. Masing-masing kelompok menunjuk salah satu anggotanya untuk diam sedangkan yang lain berjalan-jalan sebagai tamu dalam kelompok lain. Tugas tuan rumah adalah menjelaskan hasil diskusinya terhadap tamu dan tugas tamu adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya. Kemudian tamu kembali ke kelompoknya untuk menyampaikan hasil informasi yang sudah didapatnya, begitu seterusnya.

Baca juga:  Google Earth untuk Pembelajaran IPS Keren

Model pembelajaran TSTS ini juga dapat memberikan pembelajaran ke siswa tentang kenyataan hidup di masyarakat, yaitu dalam kehidupan bermasyarakat diperlukan hubungan ketergantungan dan interaksi sosial antara individu lain dan antarindividu dengan kelompok. Dengan belajar melalui model TSTS ini ternyata minat Belajar IPS di kelas IX D meningkat dengan hasil yang memuaskan. Siswa juga mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan menyenangkan. (ips2/ton)

Guru IPS SMP N 2 Tulis, Kab. Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya