alexametrics

Tingkatkan Keaktifan Belajar Siswa dengan Metode Team Teaching

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pada era sekarang, teknologi sudah sangat berkembang pesat. Sudah banyak bermunculan komputer dan gawai berukuran kecil namun mempunyai kapasitas memori yang besar seperti notebook, netbook dan ultrabook serta handphone. Perkembangan teknologi yang sangat pesat ini menuntut sekolah memperbaharui kurikulum dengan memasukkan mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai mata pelajaran wajib di tingkat sekolah menengah pertama.

Guna meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran TIK salah satunya dengan menerapkan metode team teaching. Menurut Paul D. Diedrich dalam Hamalik (2009) membagi keaktifan belajar siswa antara lain kelompok: Kegiatan visual (visual activities) yang termasuk di dalamnya adalah membaca, memperhatikan gambar, mengamati eksperimen, mengamati demonstrasi dan pameran. Kegiatan lisan (oral activities) yang termasuk d idalamnya mengemukakan suatu fakta atau prinsip, mengajukan pertanyaan, memberi saran, mengemukakan pendapat, berwawancara, diskusi, dan interupsi.

Baca juga:  Pemanfaatan Botol Plastik untuk Pembuatan Alat Praktikum Sederhana Percobaan Ingenhouzs dalam PJJ

Kegiatan mendengarkan (listening activities) yang termasuk di dalamnya adalah mendengarkan penyajian bahan, mendengarkan percakapan atau diskusi kelompok, musik dan pidato. Kegiatan menulis (writing activities) yang termasuk di dalamnya adalah menulis cerita, menulis laporan, memeriksa laporan, memeriksa karangan, bahan-bahan copy, membuat out-line atau rangkuman, mengerjakan tes, mengisi angket.

Sugihartono (2007) mendefinisikan belajar sebagai perubahan yang relatif permanen karena adanya pengalaman. Keaktifan siswa bertujuan agar siswa berpikir kritis, dan dapat memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.

Team teaching adalah pengajaran yang dilakukan oleh dua pendidik atau lebih dalam satu pelajaran. Penggunaan metode ini diharapkan mampu menjadikan siswa lebih aktif. Tujuan utama penggunaan metode team teaching adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar TIK siswa. Selain itu juga dijadikan solusi bagi pendidik agar siswanya lebih terpantau sehingga kegiatan pembelajaran dapat optimal.

Baca juga:  Snowball Throwing Bangkitkan Semangat Belajar Materi Pengenalan Perangkat Keras Komputer

Keaktifan yang dimaksud dalam hal ini adalah respon siswa terhadap pertanyaan dari guru, performa siswa dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Keaktifan siswa bertanya kepada guru terhadap materi yang belum dipahami, dan perhatian siswa terhadap penjelasan guru serta pengamatan atas demonstrasi yangdiberikan oleh guru.
Dalam pengajaran tim dilakukan oleh dua orang guru dengan satu guru sebagai penyaji materi. Dan guru yang satunya bertugas memonitor siswa dalam kelas dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: terdapat program pembelajaran yang disusun secara bersama oleh satu tim agar jelas dan terarah sesuai tugas masing-masing.

Pembagian tugas tiap topik sehingga masalah bimbingan pada siswa terarah dengan baik, pencegahan agar tidak terjadi jam bebas akibat ketidakhadiran seorang anggota tim.
Pada tahap evaluasi siswa, tim guru memberikan tugas secara praktik untuk mengetahui sejauh mana siswa mendalami materi yang telah dipelajari. Jika waktu yang diberikan untuk mengerjakan tugas tersebut telah selesai, maka tugas tersebut harus dikumpulkan kepada guru. Sedangkan untuk tahap evaluasi guru, tim guru saling memberikan kritikan dan saran yang membangun.

Baca juga:  Aplikasi Wordwall Solusi Pembelajaran Jarak Jauh TIK

Keaktifan siswa selama mengikuti pembelajaran dengan metode team teaching, akan mendorong siswa lebih berani bertanya kepada guru tentang materi yang belum dipahami. Berani menjawab pertanyaan. Ttugas yang dikerjakan lebih baik dari sebelumnya, dan siswa lebih berkonsentrasi ketika mendengarkan penjelasan, ketika mengamati demonstrasi yang diberikan oleh guru.

Keaktifan belajar secara berkelanjutan sebaiknya dipertahankan ataupun ditingkatkan kembali. Metode team teaching dapat dijadikan sebagai metode pembelajaran pada mata pelajaran lain di sekolah. (dj2/lis)

Guru TIK SMP Negeri 32 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya