alexametrics

Tetap Belajar dalam Situasi Pandemi Covid – 19

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEJATINYA guru maupun orangtua ingin memberikan pengajaran yang terbaik bagi anak.Namun, situasi tak menentu akibat covid – 19 membuat sesi belajar mengajar cukup menantang pendidik,peserta didik dan juga orangtua harus menghadapi masa adaptif yang tidak mudah,penuh kebingungan dan ketidakpastian.Untuk mensiasati KBM tetap berjalan sekolah melaksanakan KBM secara daring.

Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS).Contoh LMS seperti Rumah belajar milik kemendikbud dan dari swasta seperti Ruang Guru dan Quipper. Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang dilakukan tanpa melakukan tatap muka melalui platform yang telah tersedia (Https://www.kompasiana.com)

Manfaat Komunikasi Daring yaitu suatu sarana E- Learning atau pembelajaran online menjadikan mudah peserta didik dan guru dalam melakukan interaksi dan komunikasi (https ://www.seputarpengetahuan.co.id).Manfaat lainnya yaitu menjadi suatu sarana E –Commerce atau perdagangan online,sarana riset,sarana E-Banking atau perbankan online.

Baca juga:  Pembelajaran Jarak Jauh Teks Descriptive dengan Bandicam

Kelebihan komunikasi daring antara lain: Efisiensi biaya,komunikasi ini tidak harus dilakukan dengan bertatap muka dengan langsung menjadikan komunikasi daring dapat menghemat biaya transportasi. Efisiensi waktu,komunikasi ini bisa dilakukan dengan cepat tanpa membuang waktu dengan melakukan perjalanan. Terintegrasi dengan layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) lainnya.Bersamaan dengan menjalankan komunikasi dalam jaringan, dapat juga menggunakan layanan TIK lain untuk dukungan pelaksanaan dan kelengkapan komunikasi tersebut. Peningkatan intensitas berkomunikasi, komunikasi dalam jaringan internet menjadikan terdorongnya yang terbiasa diam di dunia nyata menjadi aktif berkomunikasi di dunia maya. Peningkatan partisipasi, dengan terbukanya jalur komunikasi,maka semakin banyak juga orang yang dapat berpartisipasi dalam diskusi.

Kekurangan komunikasi daring antara lain: Memerlukan perangkat khusus. Untuk menjalankan komunikasi diperlukan software dan hardware. Tidak mewakili emosi pemakai. Dalam komunikasi ini gerakan tubuh,raut muka,dan intonasi bicara relatif sulit untuk dipahami. Banyak informasi yang tidak penting,seringkali informasi yang didapat terlalu banyak dan membuat penerima menjadi bingung. Menyita konsentrasi,menjalankan komunikasi dalam jaringan tidak pada tempat dan waktu yang tepat bisa mengabaikan atau menunda suatu hal yang lain,bahkan dapat membahayakan orang lain ataupun diri sendiri.

Baca juga:  Tanamkan Kedisiplinan Taati Prokes pada Anak Usia Dini

Setelah mengetahui pengertian komunikasi daring serta kelebihan dan kekurangannya maka disarankan bagi para pendidik agar pengajaran jarak jauh dapat lebih lancar dilalui,sekaligus menyenangkan bagi peserta didik,diantaranya dengan cara : Keluar dari Zona nyaman. Cara terbaik untuk belajar suatu hal baru adalah keluar dari zona. Sehingga pendidik disarankan untuk beradaptasi menemukan metode pengajaran terbaik untuk para peserta didik, dan tak lagi terpaku pada metode yang selama ini diguakan di sekolah.

Membagi kelas menjadi kelompok yang lebih kecil. Tidak semua murid punya level kompetensi yang sama, yang unggul di satu bidang belum tentu unggul di bidang yang lain.Bentuk kelompok anak sesuai kompetensinya. Mencoba “Project based learning”,para pendidik dapat mencoba metode itu dari rumah sehingga peserta didik tidak merasa belajar sendiri akan tetapi merasa selalu didampingi guru mereka masing – masing.

Baca juga:  Guided Writing Kembangkan Kompetensi Menulis Teks Deskripsi

Pendekatan Pembelajaran Berorientasi pada peserta didik (Student Centered Approaches). Pendekatan yang diterapkan di SMPN 36 Semarang ini menempatkan peserta didik sebagai subjek belajar dan kegiatan belajar bersifat modern. Pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik,manajemen,dan pengelolaannya ditentukan oleh peserta didik. Pada pendekatan ini peserta didik memiliki kesempatan yang terbuka untuk melakukan kreatifitas dan mengembangkan potensinya melalui aktivitas secara langsung sesuai dengan minat dan keinginannya. (dj1/zal)

Guru Bahasa Inggris SMPN 36 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya