alexametrics

Pembelajaran Lompat Jauh melalui Pendekatan Permainan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan jasmani membentuk atau membangun manusia seutuhnya dari segi lahir maupun batin. Segi lahir atau jasmani ini meliputi pertumbuhan fisik, perkembangan fisik, kesehatan dan rehabilitasi. Pertumbuhan dan perkembangan akan lebih cepat melalui pembelajaran pendidikan jasmani. Pendidikan jasmani membentuk siswa mempunyai gaya hidup berolahraga sehingga menjadi perilaku hidup sehat.

Cabang olahraga atletik terdiri dari beberapa nomor yaitu : nomor jalan, lari, lempar dan lompat. Berjalan, berlari, melempar dan melompat merupakan sifat alamiah manusia. Berdasarkan sifat alamiah tersebut seharusnya pembelajaran atletik di sekolah digemari oleh siswa tetapi sebaliknya olahraga atletik siswa kurang antusias. Kurangnya antusias siswa dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah guru dalam penyajian materi kurang inovatif, kurang variatif dan kurang kreativitas dalam mengelola pembelajaran. Akibatnya siswa kurang antusias dan cepat bosan dalam mengikuti proses pembelajaran, sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai. Tingkat kesegaran jasmani rendah dan hasil belajar mata pelajaran pendidikan jasmani juga rendah karena minimnya aktivitas gerak dalam proses pembelajaran menyebabkan siswa malas dalam mengikutinya.

Baca juga:  Pembelajaran Quran Hadis Lebih Enjoy dengan Picture and Picture

Melalui pendekatan permainan dalam proses pembelajaran. Permainan dapat mengoptimalkan pembelajaran lompat jauh di SDN 1 Karangayu Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal. Pembelajaran lebih bermakna dan menjadi lebih efektif dan efisien. Siswa lebih aktif dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Dengan terbentuknya suasana semacam ini tujuan pembelajaran akan tercapai dengan mudah. Di bawah ini adalah pembelajaran pendekatan permainan yang dapat membangkitkan semangat, minat, motivasi dan antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran atletik nomor lompat jauh.

Ban sepeda bekas, kardus bekas dapat digunakan sebagai alat bantu permainan dalam pembelajaran lompat jauh. Alat bantu tersebut di samping murah dan mudah di dapat, juga relatif aman karena tidak membahayakan keselamatan siswa. Formasi yang diinginkan juga mudah karena alat bantu tersebut mudah untuk dipindah-pindah serta ukurannya relatif sama. Pembelajaran yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

Baca juga:  G Suite For Education Permudah KBM Selama Pandemic Covid19

(1) Pembelajaran lompat jauh dengan ban bekas. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Diawali aba-aba dari guru siswa melompat dengan tolakan satu kaki dan mendarat dengan dua kaki ke dalam lingkaran ban. Aktivitas tersebut dilakukan secara bergantian. Pembelajaran bisa diberi variasi dengan menolak dua kaki dan mendarat dua kaki ke dalam lingkaran ban.

(2) Pembelajaran lompat jauh dengan tongkat. Pembelajaran lompat jauh juga dapat dilakukan dengan tongkat yang di tata sedemikian rupa, siswa melompat dengan satu kaki atau dua kaki dan mendarat dengan dua kaki. Aktivitas lompat menggunakan tongkat dapat dilakukan sambil bernyayi. Dua buah tongkat dimainkan oleh dua siswa membuka dan menutup sesuai dengan irama, siswa yang lain melompat mengikuti irama nyayian.

Baca juga:  Praktikum untuk Lestarikan Budaya Pernikahan Adat Jawa

(3) Pembelajaran Lompat Jauh dengan kardus bekas. Aktivitas lompat bisa dilakukan dengan kardus bekas yang ditata sesuai dengan kebutuhan. Lompatan dapat dengan dua kaki mendarat dua kaki atau menolak satu kaki mendarat dua kaki dan seterusnya. (dar2/ton)

Guru SDN 1 Karangayu Kecamatan Cepiring Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya