alexametrics

Antusiasme Belajar IPA dengan MIKiR

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) sering “dikambinghitamkan” sebagai pelajaran sulit dan serius. Siswa dituntut untuk serius membaca, menghafal atau menghitung rumus. Jarang sekali orang mengatakan bahwa IPA itu mudah, padahal, sebenarnya tidaklah demikian. Melalui konsep MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi) siswa didorong membangun gagasannya sendiri, berpikir kreatif, dan berpikir alternatif untuk memecahkan masalah dalam pembelajaran.

Dalam pembelajaran berbasis konsep MIKiR ini, siswa difasilitasi melakukan kegiatan atau mengamati saat pembelajaran berlangsung. MIKiR merupakan unsur pembelajaran yang sangat efektif untuk membangkitan semangat dan antusias dari para peserta didik. Di sini siswa dituntut untuk membangun gagasannya sendiri, berpikir kreatif, dan inovatif dalam memecahkan masalah yang ada pada saat pembelajaran.

Baca juga:  Mengenal Proses Rotasi dan Revolusi Bumi dengan Bermain Peran

Melalui metode ini siswa di fasilitasi secara sederhana untuk melakukan kegiatan sekaligus mengamati saat pembelajaran berlangsung untuk menemukan berbagai kompetensi khususnya bidang studi IPA. Siswa jadi lebih aktif dan kritis melalui pembelajaran MIKiR, mulai dari membuka pembelajaran, kemudian saling berinteraksi satu sama lain,berdiskusi menanggapi ide dan pendapat orang lain,menyampaikan hasil kerja secara deskripsi dan pada akhirnya siswa sendiri yang menyimpulkan hasil temuannya di hadapan siswa lain.

Metode ceramah yang membosankan harus segera diminimalisasi dan beralih dengan melakukan metode MIKiR di dalam kelas, sehingga pembelajaran berlangsung lebih menarik. Peserta didik lebih menikmati pembelajaran menggunakan metode MIKiR daripada ceramah, karena metode ceramah tidak memberikan kesempatan untuk mereka ikut aktif dalam pembelajaran.

Baca juga:  Pembelajaran Song dengan BDR Tetap Asyik

Metode MIKiR mampu meningkatkan antusiasme peserta didik pembelajaran IPA kelas VIII di SMP 2 Brangsong, karena siswa lebih mudah menyerap setiap pengetahuan dan keterampilan baru. Pengetahuan siswa diharapkan bukan berdasarkan pengetahuan buku teks, namun merupakan hasil proses berpikir dari setiap proses pembelajaran yang bermakna yang dilakukan siswa.

Metode MIKiR memfasilitasi peserta didik dan pendidik untuk membaur dalam proses pembelajaran yang sedang dilakukan. Metode ini memampukan peserta didik untuk melakukan praktik nyata dalam setiap proses pembelajaran yang dilakukan, siswa lebih aktif, kreatif, kolaborasi dan kerjasama dalam tim serta bersifat kritis selama proses pembelajaran berlangsung.Tentunya kegiatan pembelajaran yang aktif membutuhkan persiapan yang lebih matang, sehingga tujuan pembelajaran lebih mudah tercapai.setelah menerapkan metode MIKiR, hasil belajar siswa lebih meningkat dan mampu mengasah soft skill para siswa. (dar2/ton)

Baca juga:  Canva, Salah Satu Aplikasi yang Menarik dalam Pembelajaran IPA

Guru IPA SMP 2 Brangsong Kec. Brangsong Kab. Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya