alexametrics

Aman saat Pertemuan Online

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Saat pandemi Covid 19 merebak, pemerintah melakukan berbagai usaha melawan penyakit ini. Salah satu usaha adalah memutus rantai penularan adalah dengan menjaga jarak dan mengurangi hubungan sosial. Pemerintah menyarankan perusahaan untuk merumahkan karyawannya dan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Tak terkecuali sektor pendidikan, merumahkan peserta didik. Termasuk di SMA Negeri 15 Semarang.

Jika karyawan tetap bekerja walau dari rumah maka peserta didik pun juga harus belajar dari rumah. Penggunaan teknologi komunikasi dibutuhkan untuk menunjang agar kegiatan bekerja atau belajar dari rumah dapat terwujud. Aplikasi pertemuan online (video converence) pun mulai terjadi peningkatan drastis dalam penggunaannya. Masih segar dalam ingatan kita salah satu aplikasi pertemuan online yang bermasalah karena kebocoran data penggunanya. Walau pihak pembuat program berjanji memperbaikinya, tidak ada salahnya jika kita juga berhati-hati ketika menggunakan aplikasi pertemuan online.

Baca juga:  Metode Jigsaw Tingkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Materi Tumbuhan Sumber Kehidupan

Ada beberapa langkah sederhana agar kita aman saat kita melakukan pertemuan online. Pertama, pastikan hanya anggota kelompok pertemuan online saja yang mendapat link untuk pertemuan. Kebocoran link tidak melulu karena hacker tapi juga bisa karena orang lain kebetulan mendapat bocoran link. Oleh sebab itu, sangatlah penting ketika membagi link pertemuan online menggunakan jalur yang aman. Jangan menggunakan jalur media sosial yang dapat diakses publik. Pastikan juga pada anggota kelompok pertemuan online untuk tidak menanggapi pesan dari sumber yang tidak dikenal. Kedua, lindungi perangkat yang digunakan dengan perangkat lunak keamanan. Baik itu menggunakan laptop, Personal Computer (PC) ataupun smartphone yang digunakan anggota kelompok pertemuan online harus dipastikan dilindungi perangkat lunak keamanan. Ketiga, unduh aplikasi resmi. Menggunakan aplikasi pertemuan online yang resmi dan kalau bisa berbayar juga salah satu upaya agar aman saat melakukan pertemuan online. Perlindungan pengguna aplikasi yang berbayar biasanya jauh lebih aman daripada yang gratisan. Pastikan juga yang diunduh adalah versi terbaru dari aplikasi tersebut. Keempat, selalu update aplikasi pertemuan online. Setelah mengunduh dari aplikasi yang resmi pastikan juga selalu mengupdate aplikasi. Dengan mengupdate/memperbarui aplikasi akan memastikan perangkat kita mendapatkan fitur-fitur dan menu-menu terbaru. Selain itu jika tidak di-update maka akan muncul masalah seperti gampang error dan bug yang akan mudah bermunculan diaplikasi yang lama. Pembuat aplikasi selalu berusaha memastikan kenyaman penggunanya dari bug-bug yang membuat gampang eror. Kerjasama dari pengguna untuk selalu mengupdate produk mereka sangat diperlukan. Efek negatif lain dari tidak mengupdate adalah aplikasi kita rentan dan menjadi sasaran empuk bagi virus.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Ekonomi Islam dengan Problem Based Learning

Tak bisa dipungkiri, di dunia ini aplikasi sebaik apapun yang ditawarkan selama itu buatan manusia pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Maka dibutuhkan kesadaran dari pengguna aplikasi untuk selalu waspada. Walaupun sebagian besar pengguna saat ini masih awam dan dipaksa melek teknologi karena keadaan, hal ini tidak boleh menyurutkan kita untuk meningkatkan kewaspadaan jangan sampai menjadi target empuk peretasan saat menggunakan aplikasi pertemuan online. (gml2/ton)

Guru TIK SMA Negeri 15 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya