alexametrics

Manajemen Kepemimpinan Sekolah di Era Revolusi Industri 4.0

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Sekolah merupakan bagian dari masyarakat. Karena kegiatannya berlangsung di tengah-tengah masyarakat. Peran serta dari pihak-pihak yang berkepentingan dengan pendidikan secara maksimal, mendorong tujuan sekolah dapat tercapai. Keterlibatan semua pihak tersebut di antaranya untuk perencanaan dan pengawasan jalannya pendidikan yang ada di sekolah. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, sekolah perlu memanajemeni dengan benar yang dikenal dengan nama Manajemen Kepemimpinan Sekolah.

Manajemen Kepemimpinan Sekolah yaitu model pengelolaan yang memberikan otonomi atau kemandirian kepada sekolah atau madrasah dan mendorong pengambilan keputusan partisipatif yang melibatkan secara langsung semua warga sekolah atau madrasah sesuai dengan standar pelayanan mutu yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota.

Dalam konsep Manajemen Kepemimpinan Sekolah, sekolah harus mampu menerjemahkan dan menangkap esensi kebijakan mikro pendidikan serta memahami kondisi lingkungannya (kelebihan dan kekurangan) untuk selanjutnya melalui proses perencanaan, sekolah harus memformulasikannya ke dalam kebijakan mikro dalam bentuk program-program prioritas yang harus dilaksanakan dan dievaluasi oleh sekolah yang bersangkutan sesuai dengan visi dan misi masing-masing.

Baca juga:  Meningkatkan Nilai Pendidikan Karakter dengan Game Nasionalisme

Implementasi program sekolah di SMP Negeri 24 Semarang, penerapan atau operasionalisasi suatu perencanaan dalam rangka mencapai tujuan dilaksanakan dengan melibatkan semua pihak secara proporsional dan profesional, sehingga menumbuhkan semangat partisipasi. Sekolah dalam melaksanakan programnya dilakukan secara terbuka, yaitu tidak ada pelaksanaan program sekolah yang hanya diketahui oleh individu atau kelompok tertentu saja. Semua pelaksanaan program tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara prosedural dan profesional, sehingga dapat menumbuhkan tingkat kepercayaan publik dan pihak-pihak lain semakin tinggi.

Pelaksanaan manajemen kepemimpinan sekolah, kepala sekolah memeiliki beberapa peranan yaitu sebagai evaluator, motivator, supervisor, leader, administrator, innovator dan manajer. Sebagai evaluator kepala sekolah mengevaluasi rencana yang telah disusun bersama dengan komite sekolah dan guru, apakah rencana yang dimaksud sudah terlaksana dengan baik atau belum. Kepala sekolah sebagai motivator, akan mendorong berbagai elemen manajemen kepemimpinan sekolah untuk bisa bersama-sama mewujudkan program sekolah yang telah tersusun dan berperan aktif dalam semua kegiatan sekolah.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Membaca melalui Metode Cooperative Script

Contoh konkretnya adalah selalu memberikan motivasi kepada guru untuk meningkatkan kompetensinya, yang dapat dilaksanakan dengan berbagai cara yaitu mengikuti kegiatan penataran, workshop, seminar atau pelatihan. Peran kepala sekolah sebagai leader adalah memastikan bahwa setiap elemen manajemen kepemimpinan sekolah dapat bekerja dengan baik. Untuk memastikan elemen manajemen kepemimpinan sekolah dapat terlaksana dengan baik maka kepala sekolah dibantu oleh komite sekolah dan guru. Sebagai seorang pemimpin, kepala sekolah hanya bertugas untuk mengawasi jalannya program yang telah direncanakan sebelumnya.

Sebagai inovator kepala sekolah berperan mencari terobosan baru dalam pengembangan berbagai kegiatan sekolah serta meningkatkan mutu sekolah. Berdasarkan notulen rapat yang diperoleh, dapat diketahui bahwa kepala sekolah membuat program peningkatan kompetensi guru dengan mengadakan supervisi lebih dari dua kali dalam satu semester. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh guru.

Baca juga:  Magic Card Tingkatkan Kemampuan Menulis Descriptive Text

Peran kepala sekolah sebagai manajer adalah menempatkan individu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, serta menggerakkan berbagai elemen manajemen kepemimpinan sekolah sehingga program berjalan secara efektif. Peran kepala sekolah sebagai administrator dalam pelaksanaan manajemen kepemimpinan sekolah adalah sebagai penyusun program, melaksanaan serta memberikan pelaporan secara akuntabel dengan prinsip transparansi.

Dalam pelaksanaan manajemen kepemimpinan sekolah, kepala sekolah melakukan perencanaan program-program sekolah untuk meningkatkan kualitas sekolah. Program-program tersebut, antara lain pengembangan kompetensi guru dan pengembangan sarana dan prasarana. Setelah semua program sekolah terlaksana kemudian dilakukan evaluasi oleh kepala sekolah dan hasil evaluasi tersebut dilaporkan kepada komite sekolah dalam rapat terbuka. (ips1/aro)

Kepala SMP Negeri 24 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya