alexametrics

Belajar Asyik Sistem Kelistrikan Sepeda Motor melalui Media Alat Peraga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, TEKNIK sepeda motor merupakan salah satu dari lima kompetensi keahlian program studi Teknik Otomotif. Pada kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor peserta didik diharapkan minimal memiliki keahlian atau keterampilan untuk melakukan perbaikan pada sepeda motor. Dalam struktur kurikulum kompetensi keahlian teknik dan bisnis sepeda motor (TBSM) program studi teknik otomotif terdapat standar kompetensi yang mendukung tercapainya tujuan pembelajaran dalam memperbaiki sepeda motor, salah satunya adalah standar kompetensi memahami prinsip kerja kelistrikan sepeda motor.

Kegiatan pembelajaran menggunakan papan tulis, power point kemudian dijelaskan secara lisan oleh guru kurang optimal. Begitu juga tentang mengetahui cara kerja sistem kelistrikan menggunakan media papan tulis hanya digambarkan dengan tabel dan dijelaskan oleh guru. Hal tersebut hanya menghasilkan sebuah gambaran semu dari pemahaman peserta didik tentang cara kerja. Berbeda lagi dengan pembelajaran menggunakan power point. Media power point mempunyai kelebihan dari papan tulis. Namun, masih ada kekurangannya juga. Hal inilah yang membuat ketertarikan untuk mengembangkan alat peraga simulasi sistem kelistrikan untuk memudahkan proses belajar mengajar, sehingga hasil pembelajaran yang diperoleh peserta didik lebih maksimal.

Baca juga:  Tingkatkan Minat Belajar Siswa melalui Bimbingan Psiko-Edukatif

Tujuan dari penggunaan alat peraga diantaranya adalah memudahkan peserta didik dalam memahami dan menguasai materi yang sedang dipelajari, menjadikan proses pembelajaran lebih efektif serta memudahkan guru dalam penyampaian materi kepada peserta didik. Dengan alat peraga peserta didik bisa melihat dan memegang langsung komponen sistem kelistrikan.

Manfaat penggunaan alat peraga bagi peserta didik, yang pertama untuk memusatkan perhatian peserta didik, menarik minat peserta didik untuk belajar, memudahkan penguasaan materi pelajaran. Kedua merangsang daya fikir dan kreatifitas peserta didik. Sedangkan manfaat bagi guru untuk mempermudah penyampaian materi pelajaran secara langsung dan riil, serta menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien.

Alat peraga simulasi sistem kelistrikan menyajikan komponen-komponen pada sebuah papan sepanjang dua meter. Berikut komponen-komponen sistem kelistrikan di antaranya, sistem pengisian, sistem pengapian, sistem penerangan, sistem tanda dan sistem starter.

Baca juga:  Tingkatkan Pembelajaran PAI dengan Home Visit di Masa Pandemi

Tahap awal penggunaan alat peraga ini peserta didik diajak berpikir kreatif tentang cara kerja sistem kelistrikan. Selanjutnya dengan memanfaatkan media alat peraga ini dijelaskan tentang nama komponen, fungsi komponen, serta cara kerja dari sistem kelistrikan.

Setelah di bahas secara tuntas nama komponen, fungsi komponen, serta cara kerjanya untuk memperdalam pemahaman peserta didik guru memperagakan cara kerja sistem kelistrikan menggunakan alat peraga. Secara acak guru menunjuk peserta didik untuk menjelaskan komponen, fungsi serta cara kerja sistem kelistrikan. Dari pembelajaran menggunakan alat peraga ini dapat disimpulkan bahwa para peserta didik lebih mudah dalam memahami materi serta menjadikan siswa lebih aktif. (dj1/ida)

Guru Produktif TBSM SMKN 2 Kendal

Baca juga:  Media Video Dokumenter Tingkatkan Pemahaman Konsep Kewargaan Digital

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya