alexametrics

Efektivitas Penggunaan Laboratorium Virtual pada Praktikum Hukum Ohm

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, FISIKA adalah salah satu pelajaran Sains yang mengembangkan ketrampilan proses Sains.Ketrampilan proses sains merupakan ketrampilan yang digunakan oleh para ilmuwan untuk melakukan penelitian ilmiah (Nuryani Rustaman ;2017 ). Ketrampilan Proses Sains meliputi Ketrampilan observasi,pengumpulan data, membuat hipotesis, menguji hipotesis,mengolah data ,membuat kesimpulan dan mengkomunikasikan hasil percobaan. Sebagian besar siswa kelas XII IPA SMA Negeri 2 Semarang belum menguasai ketrampilan proses Sains secara baik hal ini ditunjukkan oleh minimnya karya ilmiah dan kegiatan penelitian yang dilakukan oleh siswa.Lemahnya ketrampilan proses sains yang dimiliki oleh siswa dimungkinkan akibat guru lebih sering menggunakan metode ceramah dan jarang melakukan praktikum,kegiatan praktikum merupakan kegiatan yang menggunakan ketrampilan proses Sains.

Hukum Ohm merupakan materi pembelajaran Fisika kelas XII IPA yang dalam proses pembelajarannya memerlukan kegiatan praktikum.Pada era pandemic covid-19 pemerintah telah membuat protokoler yang menerapkan Physical distancing dan social distancing sehingga tidak mungkin melaksanakan praktikum menggunakan laboratirium sebenarnya.Untuk mengatasi hal ini Guru harus menggunakan laboratorium Virtual.Laboratorium merupakan laboratorium yang berisi kumpulan alat-alat untuk eksperimen dan petunjuk cara mengoperasikan sehingga dapat digunakan untuk melakukan simulasi percobaan melalui media computer (( Mihaela M.,2003 )
Pelaksanan belajar mengajar konsep hukum Ohm menggunakan laboratorium Virtual di era covid-19. Guru mempersiapkan media yang akan dipakai misalnya Zoom meeting,dengan seluruh siswa satu kelas sebagai pesertanya,dan Aplikasi laboratorium virtual didalamnya. Menyuruh siswa mendownload dan mencetak Lembar Kerja Peserta Didik ( LKPD ) .Memberi petunjuk pengisian LKPD, petunjuk simulasi praktikum.dan meminta siswa untuk bergabung dengan Zoom meeting.

Baca juga:  Mencintai Kearifan Lokal dengan Belajar Membatik Tekan Gesek Motif Flora

Untuk melatih kemampuan mengobservasi siswa diminta untuk memperhatikan alat-lat praktikum virtual,dan diminta menyebutkan namanya beserta fungsinya ditulis dilembar LKPG yang telah diunduh dan dicetak.Untuk melatih kemampuan observasi,mengumpulkan data da n membuat hipotesis, siswa diminta mengamati rangkaian tertutup yang terdiri dari sebuah lampu,baterai,hambatan geser,dan saklar, mula-mula hambatan geser di posisi maksimum,saklar dihidupkan,perlahan – lahan hambatan geser diperkecil siswa mengamati nyala lampu,mengisi LKPD .Untuk melatih menguji hipotesis rangkaian ditambah voltmeter parallel dengan lampu isAmperemeter seri dengan lampu,hambatan digeser dari maksimum menuju minimum siswa mencatat hasil pengukuran Amperemeter dan Voltmeter sebanyak lima kali pada LKPD,selanjutnya siswa membuat kesimpulan dan menulis di LKPD,dan terakhir siswa mempresentasikan hasil percobaan dari simulasi.

Baca juga:  Joyfull Learning dengan Teknik Permainan Pohon Pintar pada Keragaman Etnik dan Budaya Indonesia

Hasil kesimpulan dari percobaan menggambarkan hubungan kuat arus dan tegangan pada lampu.Dalam LKPD juga dicantumkan rumus hubungan antara tegangan,kuat arus dan hambatan yang diperoleh dari grafik hubungan kuat arus dan tegangan dalam lampu.Untuk mengukur kempampuan kognitif siswa di LKPD dilengkapi soal – soal yang harus diselesaikan oleh siswa.Selanjutnya siswa dimunta untuk mengirim hasil pengisian LKPD lewat WA, dari pengisian LKPD dapat dilihat kemampuan kognitif dan ketrampilan proses sains dari masing- masing siswa.

Dari kegiatan simulasi praktikum menggunakan laboratorium Virtual maka tidak terjadi penggunaan alat praktikum yang bergantian, tidak terjadi kerumunan siswa sehingga tidak menyebabkan penularan Covid – 19.Kemampuan siswa untuk mengopservasi,kemampuan membua hipotesist mengumpulkan data,kemampuan mengolah data kemampuan membuat kesimpulan,kemampuan menkomunikasikan hasil percobaan ,kemampuan kognitif meningkat.Maka dapat disimpulkan bahwa Penggunaan laboratorium virtual pada pecobaan hokum Ohm di Era Pandemi Covid-19 sangat efektif. Jika pembelajaran Daring masih diberlakukan selama Covid -19 belum tuntas dapat dipakai oleh guru untuk Proses Belajar Mengajar. (dj1/zal)

Baca juga:  Belajar Negara ASEAN Mengasyikkan dengan Metode Talking Stick

Guru Fisika SMA 2 Semarang.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya