alexametrics

Peningkatan Kompetensi Guru SMK melalui PPG dalam Jabatan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan adalah investasi masa depan yang sangat bernilai. Pemerintah telah berkomitmen bahwa pendidikan bagi generasi masa depan harus dimulai dan disiapkan dengan sungguh-sungguh. Proses penyemaian generasi masa depan ini harus dibarengi dengan penyiapan guru profesional melalui suatu sistem pendidikan guru yang bermutu dan akuntabel.

Pada 2005 pemerintah mengesahkan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD). UUGD Pasal 1 (1) dinyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Di SMK Negeri 5 Kendal diharapkan guru memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Selanjutnya Pasal 4 ayat (1) Sertifikat Pendidik bagi guru diperoleh melalui program pendidikan profesi yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat, dan ditetapkan oleh pemerintah. Dalam rangka merealisasikan amanah undang-undang untuk penyiapan guru profesional, Pemerintah mengembangkan dan menyelenggarakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 15 menyebutkan bahwa jenis pendidikan mencakup pendidikan umum, kejuruan, akademik, profesi, vokasi, keagamaan, dan khusus. Salah satu jenis pendidikan yang saat ini memperoleh perhatian khusus dari pemerintah adalah pendidikan kejuruan. Hal ini ditandai dengan terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Sumber Daya Manusia Indonesia.

Baca juga:  Penerapan Make a Match pada Pelajaran Mesin Kendaraan Ringan

Inpres tersebut memberi penugasan khusus untuk : a) Membuat peta jalan pengembangan SMK; b) Menyempurnakan dan menyelaraskan kurikulum SMK dengan kompetensi sesuai pengguna lulusan (link and match); c) Meningkatkan jumlah dan kompetensi bagi pendidik dan tenaga kependidikan SMK; d) Meningkatkan kerjasama dengan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dunia usaha/industri; e) Meningkatkan akses sertifikasi lulusan SMK dan akreditasi SMK; f) Membentuk Kelompok Kerja Pengembangan SMK; g) Mempercepat penyediaan guru kejuruan SMK melalui pendidikan, penyetaraan, dan pengakuan; dan h) Mengembangkan program studi di perguruan tinggi untuk menghasilkan guru kejuruan yang dibutuhkan SMK.

Salah satu persoalan besar SMK saat ini adalah meningkatnya guru SMK tidak sebanding dengan meningkatnya kualitas guru yang kompeten dalam mengajar sesuai bidang keahliannya. Guru Produktif adalah guru yang mempunyai sertifikat kompetensi yang sesuai dengan jurusan yang diajarkan. Dari hasil perhitungan berdasarkan rombongan belajar (rombel) dan jumlah SMK, kekurangan Guru Produktif masih cukup besar.

Baca juga:  Menerapkan Basis Data untuk Membangun SIM Sekolah

Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah program pendidikan yang diselenggarakan bagi lulusan S-1 kependidikan dan S-1/D-IV Non-Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru, agar mereka dapat menjadi guru yang profesional sesuai dengan standar nasional pendidikan, dan dapat menghasilkan calon guru yang memiliki kompetensi dalam merencanakan, melaksanakan, dan menilai pembelajaran, menindaklanjuti hasil penilaian, melakukan pembimbingan, dan pelatihan peserta didik serta melakukan penelitian, dan mampu mengembangkan profesionalitas secara berkelanjutan. (ikd2/ton)

Guru Produktif SMK Negeri 5 Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya