alexametrics

JET Speaking Activities Ampuh Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DI dalam kurikulum disebutkan ada empat ketrampilan yang harus diajarkan kepada peserta didik, yaitu Listening (mendengarkan), Speaking (berbicara), Reading (membaca), dan Writing (menulis). Tujuan guru mengajar bahasa Inggris adalah untuk mengembangkan keempat ketrampilan tersebut kepada peserta didik sehingga mereka dapat berkomunikasi baik lisan maupun tertulis. Bagi sebagian besar peserta didik, berbicara dalam bahasa Inggris merupakan hal sulit bagi mereka.

Hal tersebut juga penulis rasakan ketika mengajar bahasa Inggris pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 35 Semarang. Dari 224 peserta didik tidak lebih dari 5 % yang mau dan berani berbicara bahasa Inggris di depan kelas. Alasannya mereka malu dan kurang percaya diri dengan teman sekelasnya. Oleh karena itu, penulis mencari metode mengajar yang dapat membangun kepercayaan diri peserta didik agar tidak malu lagi ketika berbicara bahasa Inggris di depan teman – temannya. Pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membuat mereka bosan, penulis gunakan yaitu melalui permainan.

Penulis memilih JET (Junior English Timesavers) Speaking Activities (www.link2english.com; hal. 52 – 53). Buku ini menawarkan berbagai macam model permainan dan topik seperti animals, families, ages and birthdays, hobbies, dll. Kegiatan pembelajaran dalam buku ini dapat digunakan untuk semua tingkat kelas, kelompok kecil maupun kelompok besar tergantung dari jumlah dan kemampuan peserta didik di dalam kelas. Topik permainan yang penulis pilih yaitu profession karena sesuai KD 3.2 bahasa Inggris kelas VII. Yang perlu penulis siapkan dari permainan ini yaitu Language focus: a. jenis-jenis pekerjaan (teacher, cashier, nurse, pilot, etc), b. Kalimat pertanyaan/pernyataan untuk menanyakan/menyatakan pekerjaan seseorang (What do you do? I am…), c. Kalimat tanya lain (Do you work in a shop?, Do you wear special clothes for your job?, Do you use a…in your job?, etc), d. Present continuous tense. Materials; kartu tentang jenis – jenis pekerjaan untuk tiap peserta didik.

Baca juga:  Pembelajaran HOTS dengan Penerapan Inquiry Learning

Langkah permainan pembelajaran ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi menggunakan kartu bergambar. Penulis mengajarkan/mereview kosa kata bahasa Inggris tentang jenis – jenis pekerjaan dan kosa kata yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut seperti saucepan, thermometer, computer, plane, blackboard, dll. Penulis menyiapkan 32 kartu yang berbeda. Penulis membagi kelas yang terdiri dari 32 anak menjadi 4 kelompok. Masing – masing ketua kelompok memilih nomor undian untuk urutan permainan. Tiap kelompok dibagikan 8 kartu jenis pekerjaan dan obyek terkait jenis pekerjaan. Tiap anak dalam tiap kelompok dibagikan satu kartu gambar jenis pekerjaan dan satu kartu gambar obyek yang tidak terkait dengan kartu gambar pekerjaan. Tiap peserta didik harus menemukan gambar objek yang sesuai dengan gambar jenis pekerjaan yang dia miliki dengan cara menanyakan memberikan petunjuk pada teman sekelompoknya. A: I’m working with children. I need this thing. B: I’ve got a thermometer. Is it yours? A: No, it isn’t mine. C: I’ve got a sthetoscope. Is it yours? A: No, it isn’t mine. D: I’ve got a laptop. Is it yours? A: Yes, it’s mine. Kelompok yang menang adalah kelompok yang jumlah jawabannya paling banyak dan catatan waktunya paling singkat.

Baca juga:  Manfaatkan Media Youtube untuk Mendeklamasikan Puisi

Dilanjutkan sesi kedua. Langkah pertama, penulis mengajarkan kalimat – kalimat pertanyaan yang hanya butuh jawaban yes/no (Yes/No questions) seperti Do you work outside?, Do you work with children?, Do you wear special clothes for your work?, Are you working in a factory?, Are you using a computer?, etc. Kedua, penulis meminta keempat ketua kelompok untuk membagikan kartu bergambar profesi kepada anggota kelompoknya masing – masing. Ketiga, satu peserta didik mendemonstrasikan terkait dengan jenis pekerjaan dan ia yang akan menjawab pertanyaan yang diajukan teman – temannya. Anggota lain dalam kelompoknya memberikan pertanyaan. A: (miming an office worker working on a computer) B: Are you working in a factory? A: No, I’m not. C: Are you working in an office? A: Yes, I am. D: Do you work outside? A: No, I don’t. E: Do you wear special clothes for your work? A: No, I don’t. Nilai sesi pertama ditambah nilai sesi kedua. Kelompok yang nilainya paling banyak dan waktunya paling singkat adalah pemenangnya dan diberikan apresiasi dengan aplause.

Baca juga:  Meningkatkan Kemampuan Speaking Melalui Aplikasi TikTok

Dengan menggunakan permainan di atas terbukti efektif meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam berbicara bahasa Inggris. Mereka tidak malu lagi karena semua peserta didik mempunyai peran yang sama. (gml2/zal)

Guru Bahasa Inggris SMPN 35 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya