alexametrics

Belajar Sambil Bermain dengan Puzzle Tingkatkan Vocabulary

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEBAGAIMANA pembelajaran bahasa pada umumnya, pembelajaran bahasa Inggris juga memiliki keterampilan berbahasa yang tersusun secara hirarki yang harus dikuasai. Susunan ini diawali dengan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Penguasaan empat keterampilan itu tidak dapat terlepas dengan penguasaaan kosakata yang mereka miliki. Semakin banyak kosakata yang mereka miliki semakin banyak kosakata yang mereka pelajari/kuasai semakin besar peluang mereka dapat berperan dalam kancah internasional.
Tarigan (1993:109) menyatakan bahwa keterampilan berbahasa seseorang tergantung pada kuantitas dan kualitas kosakata yang dimilikinya. Semakin kaya kosakata yang dimiliki seseorang, semakin besar pula kemungkinan orang tersebut terampil berbahasa.

Bagi penulis, penggunaan metode pembelajaran yang konvensional pada mata pelajaran bahasa Inggris kurang membuat siswa belajar secara aktif. Akibatnya, hasil belajar siswa menjadi rendah. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah penggunaan media yang dapat diterapkan untuk mengaktifkan pembelajaran siswa dalam mata pelajaran bahasa Inggris yaitu media puzzle. Media puzzle adalah salah satu macam media dari strategi active learning, yaitu dapat membuat siswa berpartisipasi secara aktif.

Baca juga:  Lagu Meningkatkan Kemampuan Pronunciation dalam Pembelajaran Hybrid

Langkah–langkah dalam skenario pembelajaran dengan metode pembelajaran teka-teki silang ini adalah sebagai berikut, pertama, penulis memberikan pengantar tentang materi yang akan diajarkan. Kedua, penulis membagi kelas menjadi 9 kelompok dengan jumlah siswa 36. Ketiga, masing-masing kelompok diberikan kesempatan untuk menjawab TTS yang telah disediakan hingga pertanyaan terakhir. Keempat, penulis memberikan reward berupa hadiah maupun pujian kepada kelompok yang paling banyak mengisi kotak teka teki silang dengan benar. Keenam, penulis memberikan kesimpulan dan memberi waktu kepada siswa untuk bertanya.

Ternyata cara pengajaran yang seperti inilah yang disukai oleh siswa. Belajar berpikir dan bermain. Semua siswa ikut aktif dan penasaran dengan media puzzle tersebut. Mereka berpikir keras untuk dapat menyelesaikannya. Dengan berkelompok, siswa senang dan menikmati pembelajaran dengan menggunakan media puzzle. Cara belajar bahasa Inggris yang menyenangkan dengan bermain jadi tidak bosan dan siswapun tetap konsisten dengan belajar. Siswa dengan semangat yang tinggi selalu mencoba dan mencoba walau kadang masih salah. Siswa antusias dan termotivasi untuk mengungkapkan kata-kata dalam kalimat. Siswa termotivasi untuk belajar tanpa paksaan atau beban. Siswa akan mengeluarkan ide-ide dan pemikirannya secara bebas, sehingga melatih keterampilan menggunakan bahasa untuk berkomunikasi dan menulis kata demi kata. Terlebih lagi kosa kata bahasa Inggris yang memiliki lebih dari satu makna yang menyebabkan multitafsir. Penguasaan kosakata yang banyak dapat membantu siswa lebih aktif dalam menggunakan bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan.

Baca juga:  Tingkatkan Kinerja Guru melalui Supervisi Akademik Berbasis Microsoft 365

Dengan menggunakan teka-teki silang ini diharapkan para peserta didik bisa lebih bersemangat untuk mempelajari materi pelajaran serta termotivasi untuk turut serta aktif dalam aktivitas belajar di sekolah. (gml2/ida)
Guru Bahasa Inggris SMA Negeri 6 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya