alexametrics

Memahami Materi Menyusun Proposal Usaha melalui Metode TGT

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Belajar adalah perubahan tingkah laku akibat pengalaman yang dialami seseorang. Dalam kegiatan belajar mengajar seringkali kondisi siswa tersebut dinamis atau berubah-ubah dan mungkin komponen-komponen lain dalam proses belajar mengajar ada yang kurang menarik, kurang greget bagi siswa atau terlanjur monoton. Penyebab dari kondisi tersebut biasanya berasal dari beberapa faktor antara lain yaitu: memiliki motivasi yang rendah, tidak menyukai materi yang disampaikan, merasa takut kepada gurunya dan masih banyak faktor yang lainnya.

Ada beberapa masalah dalam pembelajaran materi Menyusun Proposal Usaha khususnya di kelas XI AK 2 SMK N Karangpucung. Masalah tersebut disebabkan karena siswa memiliki motivasi yang rendah, menganggap pelajaran tersebut terlalu membosankan dan kurang melibatkan siswa dalam hal ini untuk penerapan materi Menyusun Proposal Usaha dalam kehidupan nyata sehingga siswa tidak mampu menghubungkan dan menerapkan kompetensi hasil belajarnya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui metode TGT ini, diharapkan akan ada peningkatan dari baik segi motivasi maupun prestasi belajar.

Baca juga:  Belajar Nilai-Nilai Pancasila Terkait Hak dan Kewajiban Warga Negara melalui LMS

TGT (Teams Games Tournaments) merupakan model pembelajaran kooperatif yang sederhana dan mudah diterapkan dalam pembelajaran pada umumnya. Secara garis besar model ini terdiri dari 4 (empat) langkah yaitu : Pertama, penjelasan/informasi oleh guru. Guru memberi informasi kepada siswa berkenaan dengan kegiatan yang dilakukan siswa serta relevansi kegiatan dengan materi pelajaran. Guru juga memberikan penyajian suatu materi pelajaran melalui metode ceramah, tanya jawab dan pengamatan atau membahas salah satu contoh proposal usaha yang sudah ada. Kedua, kgiatan kelompok. Pembentukan kelompok ditentukan oleh guru, guru lebih tahu mana siswa yang pandai dan yang lemah. Guru membuat kelompok kecil yang dibentuk berdasarkan kinerja akademik tertentu atau penyebaran tingkat kecerdasan, setiap kelompok terdiri dari 4 orang siswa dan masing-masing mempunyai nama kelompok sendiri. Ketiga, tournaments games. Guru memberikan suatu permainan yang menyenangkan untuk dikerjakan semua tim. Permainan ini dapat berupa pemberian kuis pada setiap tim untuk dipecahkan bersama anggotanya dan hasilnya didiskusikan dengan kelompok lain. Keempat, penghargaan kelompok. Guru dapat memberikan pujian atau penghargaan kepada kelompok yang berprestasi dengan melihat skor tiap tim. Sebagai penghargaan guru dapat memberikan hadiah kepada tim yang berprestasi tersebut. Tujuan pemberian hadiah untuk memacu semangat siswa untuk lebih bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran.

Baca juga:  Menjadi Youtuber untuk Belajar Jurnal Penyesuaian

Proposal usaha merupakan media umum untuk menjelaskan profil usaha yang akan dikembangkan oleh seorang wirausaha. Proposal usaha merupakan dokumen tertulis yang menggambarkan semua unsur, baik internal maupun eksternal mengenai suatu usaha baru. Beberapa hal yang perlu dicantumkan dan dijelaskan dalam sebuah proposal usaha antara lain: Hasil studi kelayakan usaha, Penelitian dan pengembangan, Masalah pabrik, Managemen usaha, Pemasaran, Resiko yang dihadapi, Masalah finansial, misalnya kebutuhan investasi atau modal, biaya operasional dan estimasi keuntungan dan Penjadwalan waktu usaha.

Proposal usaha harus memberikan deskripsi yang jelas mengenai usaha yang akan dijalankan, arah proposal usaha akan dibawa, dan cara merealisasikan proposal ke dalam usaha yang nyata Pada umumnya, proposal terdiri dari sasaran dan strategi. Sasaran adalah hal-hal yang ingin dicapai perusahaan, sementara strategi adalah arah dan tindakan untuk mencapai sasaran usaha. (pkl2/ton)

Baca juga:  “Dejaminmicek” Cara Mudah Belajar Cacat Mata

Guru PKK SMK Negeri Karangpucung Kab. Cilacap

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya