alexametrics

Mengatasi Luas Permukaan Belahan Bola Pejal dengan Semangka

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MENGAJAR bangun ruang sisi lengkung di kelas IX seharusnya tanpa alat peraga bisa. Namun hasilnya tidak maksimal. Hal ini terjadi di SMP Negeri 3 Patebon Kabupaten Kendal. Berdasarkan pengalaman penulis tahun lalu, hanya 30 persen yang dapat memahami dengan tuntas materi bangun ruang sisi lengkung. Khususnya menentukan luas permukaan belahan bola pejal. Selebihnya siswa tidak paham karena sulit membayangkan ketika menghitung belahan benda pejal. Sebab, yang dihitung tidak hanya bagian luarnya, tetapi bagian dalam dari benda pejal itu.

Untuk memahami materi ini, guru dapat menggunakan alat peraga sederhana yang dapat disiapkan oleh siswa secara berkelompok. Setiap kelompok 6 orang yaitu buah semangka yang masih utuh, pisau untuk membelah semangka dan kertas karton untuk presentasi. Guru mengawali dengan menjelaskan melalui alat peraga bola plastik, luas permukaan bola berongga dengan pendekatan luas tabung. Bahwa luas permukaan bola berdiameter d sama dengan luas permukaan selimut tabung yang tingginya sama dengan diameter (t=d), sehingga diperoleh: luas permukaan bola berongga = Luas selimut tabung, luas permukaan bola berongga =πdt, karena d=2r maka, luas permukaan bola berongga =2πrt karena t=2r, maka luas permukaan bola =2πr(2r), sehingga luas permukaan bola =4πr2.

Baca juga:  Kupas Tuntas Materi Bioteknologi dengan Metode Tebar Melodi

Kemudian dijelaskan pula luas permukaan setengah bola berongga, ketika bola dibelah dua hanya ada satu permukaan kulit bola sehingga luasnya ½ dari luas permukaan bola=2πr2. Demikian juga untuk luas permukaan bola berongga jika luasnya ¼, ¾ dan seterusnya.

Selanjutnya guru menjelaskan luas permukaan bola pejal dengan alat peraga buah semangka. Setiap kelompok menyiapkan semangka di meja. Guru menjelaskan bahwa luas pemukaan sebuah bola berongga dan sebuah bola pejal adalah sama. Karena yang dihitung adalah bagian luar/kulitnya saja. Tetapi untuk bola yang dibelah, tentu sangat berbeda. Karena pada bola pejal, selain kulitnya, ada bagian permukaan yang harus dihitung. Yaitu bagian semangka yang terkena pisau.

Baca juga:  Tak Ada Kata Malas Belajar IPA dengan Model Cooperative Script

Setelah menjelaskan demikian, guru memberikan tugas pada siswa untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS) menentukan rumus luas permukaan setengah bola pejal, seperempat, dan seperdelapan. Ternyata setiap kelompok sangat antusias mengerjakan tugas. Mereka mengawali dengan membelah semangga menjadi dua bagian, lalu setengah semangka dibelah lagi menjadi seperempat, dan akhirnya dibelah lagi menjadi seperdelapan. Karena setiap kelompok ada 6 orang, maka setiap bagian semangka yang akan dihitung luasnya dikerjakan oleh dua orang siswa. Dengan modal rumus dari luas permukaan bola berongga, mereka menyusun rumus untuk luas belahan permukaan bola pejal melalui diskusi dalam kelompok masing-masing di kertas karton.

Setelah tiga puluh menit, guru meminta siswa mempresentasikan jawabannya, dengan membawa kertas karton yang ditempel di papan tulis. Setiap kelompok diwakili oleh ketua kelompok untuk mempresentasikan jawabannya. Ternyata semua kelompok dapat menyusun rumus luas permukaan belahan bola pejal dengan benar.

Dari hasil presentasi terungkap bahwa siswa sudah memahami luas permukaan bola berongga. Bahkan, saat menncari rumus luas belahan permukaan bola pejal, mereka cukup menambahkan luas permukaan yang terkena potongan pisau yaitu sama dengan luas lingkaran.

Baca juga:  Problem Based Learning Berbantuan Problem Card

Guru memberi contoh 2 soal dengan melibatkan siswa, kemudian memberi kesempatan bagi yang mau bertanya. Selanjutnya diberi latihan 3 soal untuk dikerjakan perorangan. Belum sampai lima menit, sudah ada siswa yang tunjuk jari untuk mengerjakan soal nomor satu, lalu siswa berikutnya nomor dua dan nomor tiga. Hanya sepuluh menit, 3 soal dapat diselesaikan dengan benar.

Guru meminta siswa untuk mencocokkan jawabannya dengan yang ada di papan tulis. Dari 30 siswa, hanya empat orang yang salah pada nomor 3 karena kesalaham dalam menghitung, sementara rumus yang dituliskan semua benar. Ternyata menerangkan luas permukaan bola pejal dengan alat peraga semangka lebih menyenangkan dan dapat dipahami siswa dengan cepat dan dapat meningkatkan hasil belajar. (ikd2/ida)

Guru Matematika SMP Negeri 3 Patebon Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya