alexametrics

Ceria Belajar Alih Fungsi Lahan Pertanian dengan Gallery Walk

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, CARA mengajar guru yang monoton cenderung membuat siswa merasa bosan, tidak antusias, pasif dan tidak menerima materi IPS dengan baik. Terlebih pada pembelajaran IPS yang memiliki muatan materi yang sangat luas. Berdasarkan pengalaman tersebut penulis mencoba mencari model pembelajaran yang dapat membuat siswa bersemangat mengikuti pembelajaran IPS dengan ceria dan bersemangat. Model yang penulis gunakan adalah Gallery Walk dan observasi. Materi pembelajaran yang dipilih adalah alih fungsi lahan pertanian. Pada model ini siswa ditugaskan untuk mempelajari dan berdiskusi untuk menyelesaikan masalah bersama kelompoknya. Metode gallery Walk atau pameran berjalan memiliki tujuan untuk membangun kerjasama kelompok dan saling memberi apresiasi dan koreksi dalam belajar.

Langkah pertama siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, tiap kelompok diberi kertas plano kemudian menentukan topik atau tema. Siswa berdiskusi sesuai topik kelomponya masing-masing. Setelah berdiskusi dengan kelompoknya hasil diskusi ditempel di kertas plano dan ditempel didinding. Penggalerian hasil kerja dilakukan pada saat siswa telah selesai mengerjakan tugasnya. Siswa boleh menghiasm mengeluarkan kreatifitasnya pada kertas plano. Setelah itu ditempel didinding, panel dijaga oleh satu siswa, ia bertugas sebagai penjaga pameran. Sementara anggota kelompok lain berkeliling melihat hasil karya kelompok lain. Dari hasil berkeliling tersebut siswa bisa bertanya bila ada yang belum dipahami kepada wakil kelompok yang menjaga panel atau memberikan komentar bahkan kritik.

Baca juga:  Tingkatkan Semangat Belajar IPS dengan Bermain Peran

Melalui metode ini siswa secara tidak langsung ikut aktIf dalam kegiatan pembelajaran. Dengan menggunakan gallery Walk penulis dapat melihat bahwa seluruh siswa dalam kelompok ikut aktif dalam kegiatan penggalerian seperti ada yang memikirkan materi, menulis, menggunting, menempel, menghias pada kertas plano dan menjaga pameran. Seorang penjaga pameran pun dapat berlatih untuk menjawab pertanyaan dari teman-temannya maupun menerima kritikan dari kelompok lain. Dan siswa- siswa yang saling berkunjung dari kelompok satu ke kelompok lain pun kelihatan ceria melihat hasil karya kelompok-kelompok lainnya seperti sedang menonton pameran. Menonton pameran sambil belajar.

Materi yang dibahas dengan metode ini adalah masalah alih fungsi lahan pertanian menjadi industri, perumahan, jalan tol, gedung sekolah yang terjadi di lingkungan sekitar sekolah kami dengan melakukan observasi terlebih dahulu tentunya dan mendokumentasikan hasil observasinya menggunakan bantuan tehnlogi saat ini. Dan hasil pengamatan penulis dengan metode Galery Walk ini dapat mengatasi kendala-kendala pembelajaran seperti sulitnya materi pelajaran yang diserap siswa , karena metode ini dapat mengefisienkan waktu dan siswa dapat lebih mudah memahami pelajaran karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk observasi langsung dan menuangkannya dalam suatu karya dan melihat kekurangpahamannya dengan materi tersebut dengan melihat hasil karya teman yang lainnya.

Baca juga:  Tebak Kata Belajar IPS Lebih Heboh

Salah satu kelebihan metode ini adalah siswa tidak terlalu bergantung kepada guru dan siswa mampu mengembangkan cara berpikir memecahkan masalah dan mampu bekerjasama dengan baik antar teman dalam kelompok maupun kelompok yang lain. Ditambah lagi dengan fakta-fakta yang terjadi dengan adanya alih fungsi lahan di lingkungan sekitar sekolah dan tempat tinggal siswa.
Dengan belajar materi alih fungsi lahan pertanian menggunakan metode Gallery Walk ini dapat penulis simpulkan bahwa metode meningkatkan antusiasme dan hasil belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Brangsong, Kendal. (ikd1/zal)

Guru IPS SMPN 2 Brangsong Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya