alexametrics

Belajar Penjumlahan Bilangan Bulat dengan Kartu Remi Bilbul

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENJUMLAHAN bilangan bulat merupakan salah satu materi pada mata pelajaran matematika di kelas VI semester 1 yaitu KD 3.2. Dalam menyelesaikan soal penjumlahan bilangan bulat berbeda dengan cara menyelesaikan soal penjumlahan bilangan cacah. Banyak siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM karena masih kebingungan dengan cara menyelesaikan penjumlahan bilangan bulat. Akibatnya siswa menjadi kurang antusias dalam mempelajari materi penjumlahan bilangan bulat karena menganggap sulit dan kurang menarik. Oleh karena itu, solusi yang tepat untuk mengatasi masalah pembelajaran tersebut yaitu dengan menggunakan media kartu remi bilbul (bilangan bulat).

Media kartu remi bilbul merupakan modifikasi dari kartu remi yang angka-angkanya diganti dengan bilangan bulat. Untuk membuat media kartu remi bilbul ini, alat dan bahan yang diperlukan adalah kartu remi, kertas HVS, plastik mika, lem, double tape kecil, penggaris, dan gunting. Langkah pertama, untuk membuat media kartu remi bilbul yaitu ambil satu kartu remi. Kedua, tutupi bagian kartu remi yang ada gambar dan angkanya dengan kertas HVS menggunakan lem. Ketiga, buat kantung kecil di tengah-tengah kartu remi dengan plastik mika. Selanjutnya tempelkan kantung tersebut menggunakan double tape. Kegunaan dari kantung mika tersebut adalah untuk meletakkan kertas yang telah ditulisi dengan bilangan bulat oleh siswa. Ulangi langkah-langkah tersebut untuk membuat media kartu remi bilbul sesuai jumlah yang diperlukan.

Baca juga:  PTM, sebagai Implementasi Nilai Karakter Peserta Didik

Cara memainkan media kartu remi bilbul tersebut yaitu sama seperti permainan kartu remi obongan. Permainan dapat dilakukan secara berkelompok yaitu 2 sampai dengan 4 anak. Cara bermain kartu remi bilbul, pertama, bagikan kartu remi bilbul yang masih kosong kepada setiap pemain dengan jumlah sama banyak. Kedua, suruhlah para pemain untuk menuliskan bilangan bulat sesuai keinginannya pada kertas kecil kemudian disisipkan di setiap kartunya. Untuk perhatian, guru perlu memberikan rentang bilangan bulat yang boleh ditulis oleh pemain, misalnya antara bilangan -10 sampai 10. Ketiga, semua kartu yang telah diberi angka kemudian dikumpulkan menjadi satu lalu dikocok. Keempat, guru memberikan aturan misalnya kobong-nya 30 artinya jumlah seluruh kartu yang pemain ambil tidak boleh lebih dari 30. Pemain dikatakan menang jika jumlah seluruh kartunya tepat 30 atau yang paling mendekati jumlah 30. Kelima, para pemain hompimpa untuk menentukan urutan mengambil kartu secara bergantian. Keenam, secara bergantian para pemain mengambil kartu satu persatu dan menjumlahkannya. Pemain boleh memutuskan untuk tidak mengambil kartu jika sudah mencapai 30 atau mendekati 30. Ketujuh, angka-angka yang diperoleh dari setiap pengambilan kartu dicatat lalu dihitung di buku kemudian hasilnya dinilaikan kepada guru.

Baca juga:  Asyiknya Kolaborasi Menulis Dialog Sederhana dengan Google Slides

Sebagaimana yang telah dilakukan oleh siswa-siswi kelas VI SDN 2 Curugsewu, Patean, Kendal. Permainan ini akan lebih menarik dan menantang jika diberi reward dan punishment. Misalnya pemain yang menang mendapatkan hadiah dan yang kalah diolesi bedak. Permainan dapat dilakukan berkali-kali, sehingga secara tidak langsung siswa sudah latihan mengerjakan soal-soal penjumlahan bilangan bulat dengan cara yang asyik dan menyenangkan. Dalam permainan ini, memunculkan sikap saling bantu-membantu dan saling mengoreksi. Jika ada siswa yang salah dalam menjumlahkan bilangan bulat, maka siswa yang lain akan membantu. Kesimpulannya, dengan menggunakan media kartu remi bilbul terbukti dapat membuat asyik belajar matematika materi penjumlahan bilangan bulat. (ikd2/ida)

Baca juga:  Asyiknya Belajar Bilangan Bulat Negatif dengan Mak’e Amat

Guru SDN 2 Curugsewu Kecamatan Patean Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya