alexametrics

Asyiknya Belajar Sistem Pernafasan dengan Metode Role Playing

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BIOLOGI dilihat dari asal katanya terdiri atas Bios yang berarti kehidupan dan Logos yang berarti Ilmu. Biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan. Di dalamnya terdapat ciri–ciri makhluk hidup, di antaranya berkembang biak, tumbuh dan berkembang, bernafas, peka terhadap rangsang dll. Pembelajaran Biologi di kelas XI IPA 3 SMA Negeri 1 Pegandon dilakukan di ruang kelas pada materi sistem pernafasan pada manusia meliputi alat–alat pernafasan, mekanisme pernafasan dada dan pernafasan perut dan kelainan pada sistem pernafasan.

Bagaimana agar siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 1 Pegandon lebih mudah mempelajari sistem pernafasan dan mekanisme pernafasan, salah satunya guru menggunakan metode Role Playing (bermain peran). Menurut Jill Hadfield (Basri Syamsu, 2000) model pembelajaran role playing merupakan salah satu permainan gerak yang di dalamnya terdapat aturan, tujuan dan sekaligus melibatkan unsur bahagia. Dalam bermain peran siswa mesti diarahkan pada situasi tertentu seakan-akan berada di luar kelas, meski kenyataannya pada saat pembelajaran berlangsung terjadi di dalam kelas. Selain itu, model pembelajaran role playing tak jarang dimaksudkan sebagai salah satu bentuk aktivitas dimana peserta didik membayangkan dirinya seakan-akan berada di luar kelas dan berperan sebagai orang lain.
Teknik Metode Role Playing pembelajaran Sistem Pernafasan pada Manusia akan lebih mudah dipahami dan diingat serta membekas di hati dan perasaan peserta didik. Selain itu, akan menarik minat siswa dalam bermain peran, bekerja sama dan berkolaborasi sehingga meningkatkan pemahaman dan kecintaan dalam belajar Biologi. Dengan pembelajaran Role Playing, peserta didik dapat membedakan dan mempraktikkan mekanisme pernafasan dada dan pernafasan perut.

Baca juga:  Tingkatkan Minat Belajar Siswa dengan Metode Demonstrasi

Pembelajaran sistem pernafasan manusia akan lebih menarik dan mudah dengan menggunakan teknik Role Playing. Dalam sistem pembelajaran ini, guru dapat menentukan langkah–langkah sebagai berikut, pertama, guru menjelaskan kompetensi yang hendak dicapai yaitu mekanisme pernafasan dada dan perut. Kedua, guru membuat kelompok kerja siswa. Ketiga, setiap peserta didik berada di kelompoknya sembari melihat peragaan kelompok lain yang sedang memperagakan mekanisme pernafasan dada maupun pernafasan perut. Keempat, setiap peserta didik diberi lembar kerja untuk melakukan penilaian atas penampilan tiap-tiap kelompok. Kelima, setiap kelompok menyampaikan kesimpulan dan keenam laporan bentuk presentasi dan power point.

Teknik Role Playing pembelajaran sistem pernafasan pada manusia akan berdampak langsung dalam pembentukan karakter. Karakter diri sendiri pada saat mempraktekkan mekanisme pernafasan dada maupun pernafasan perut, bekerjasama ketika siswa belajar kelompok, bertanggung jawab dapat dilihat dari bentuk laporan dan presentasi sesuai ketepatan waktu yang telah ditentukan dalam penskoran, kemandirian di mana setiap siswa dan kelompok harus saling berkompetisi sehat untuk menjadi yang terbaik dari kelompok yang lain.
Aplikasi dari pembelajaran sistem pernafasan pada manusia dengan metode Role Playing akan membuat siswa mengetahui, melihat dan mengidentifikasi langsung tentang mekanisme pernafasan dada dan pernafasan perut sampai dengan membuat laporan atau power point.
Kesimpulan yang dapat diambil dari teknik Role Playing ini siswa dapat mempraktekkan dan mengetahui mekanisme pernafasan dada dan pernafasan perut. Penilaian karakter siswa diasah saat berkolaborasi dan bekerja sama dalam mempraktekkan dan mempresentasikan laporan. Belajar dengan bermain peran akan menyenangkan sehingga membekas dalam ingatan siswa lebih lama. (ikd2/ida)

Baca juga:  Tingkatkan Keterampilan Menulis Surat Pribadi dengan PBL

Guru Biologi SMAN 1 Pegandon Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya