alexametrics

Media Video Genjot Motivasi Belajar Siswa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru sebagai pelaku utama proses pendidikan menjadi salah satu penentu terciptanya pendidikan yang berkualitas. Beberapa peran guru yakni sebagai pendidik, pengajar, fasilitator, dan inovator. Dalam menjalankan perannya, guru dituntut mampu memilih metode serta merancang kegiatan pembelajaran yang mengaktifkan siswa.

Menyediakan sumber belajar yang variatif, dan memilih media pembelajaran yang memungkinkan siswa mudah dalam menyerap informasi serta mampu menumbuhkan motivasi belajar siswa.
Sementara itu di kelas 1 SDN Purwokerto, Kecamatan Patebon, siswa masih belum fokus mengikuti pembelajaran yang diajarkan guru. Masih banyak siswa yang ramai berlarian ke sana ke mari tidak bisa tenang. Dengan permasalan tersebut guru kelas berupaya meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan video dalam pembelajaran.

Menurut Santrock (2011 : 510), motivasi akan mampu memberikan kekuatan tersendiri bagi siswa. Motivasi belajar bisa dikatakan sebagai suatu proses yang memberi semangat, arah, dan kegigihan perilaku. Motivasi menjadi hal penting dalam melakukan suatu kegiatan, khususnya dalam pembelajaran. Motivasi harus terus ditumbuhkan dalam diri siswa sebagai modal dasar untuk mecapai tujuan belajarnya. Seorang guru harus mau berinovasi dalam setiap pembelajaran guna menumbuhkan motivasi belajar siswa.

Baca juga:  Pengembangan E-Learning GCR Tingkatkan Hasil Belajar IPS

Motivasi belajar menjadi salah satu kunci meraih keberhasilan siswa. Menurut Schunk (2012: 80) tindakan-tindakan yang dilandasi motivasi meliputi pilihan tugas-tugas, upaya (fisik dan mental), ketekunan, dan prestasi. Penggunaan media diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan pembelajaran. Kemenarikan dari suatu media mampu menjadi daya tarik dari media itu sendiri.

Pemanfaatan media dalam belajar dapat membantu meningkatkan konsentrasi siswa. Menurut Astuti & Mustadi (2014:250) media pembelajaran berupa film animasi dapat memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan bahasa siswa. Selain itu, media dalam pembelajaran bisa membantu siswa memahami materi lebih cepat dan lebih baik, sehingga pengetahuan yang diperoleh akan bertahan lama.

Hal tersebut senada dengan pendapat dari Woo (2014: 303) menyatakan, “based on the research results, when designing digital game based learning (a media), designers should increase motivation and germane cognitive load to enhance learning effectiveness.”

Baca juga:  Konflik Kognitif, Model POE dan Excel untuk Teorema Torricelli

Pentingnya guru merancang suatu bentuk media yang dapat meningkatkan motivasi dan aspek kognitif siswa dalam belajar. Oleh sebab itu guru diharapkan mampu merancang media pembelajaran yang bisa memberikan pengaruh positif kepada siswa. Kemajuan teknologi dan informasi memungkinkan guru memilih berbagai media yang mendukung penyampaian materi pembelajaran siswa. Siswa SD lebih banyak belajar melalui interaksi dengan lingkungan sekitar. Pemilihan media pembelajaran akan lebih bermakna bagi siswa jika dilengkapi dengan materi, ilustrasi, gambaran nyata yang diadopsi dari lingkungan siswa.

Guru juga bisa memadukan antara teknologi dengan lingkungan menjadi sebuah media video yang menarik sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar siswa serta meningkatkan pemahamannya.
Pemanfaatan media pembelajaran yang tepat mampu memberikan semangat tersendiri bagi siswa untuk belajar. Pemanfaatan media pembelajaran yang menarik dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan sehingga tujuan pembelajaran akan mudah dicapai.

Baca juga:  Pendidikan Karakter dengan Menanamkan Prilaku Hidup Sehat

Setelah guru kelas 1 SDN Purwokerto menggunakan media video dalam pembelajaran ternyata dapat meningkatkan kemampuan bahasa siswa. Penguasaan bahasa siswa yang meningkat mempermudah siswa dalam memahami materi yang disampaikan guru. (pgn2/lis)

Guru SDN Purwokerto, Patebon, Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya