alexametrics

Tingkatkan Komunikasi Antar Pribadi dengan Bimbingan Kelompok

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Siswa adalah individu yang memiliki karakteristik berbeda-beda dan sifat sangat unik. Berdasarkan pengamatan dan informasi dari beberapa siswa dari kelas yang bersangkutan, diketahui bahwa siswa di kelas X TBSM 1 SMK Negeri Karangpucung ada beberapa gejala yang kurang positif. Pertama, siswa dapat berkomunikasi dengan baik tetapi ada 8 siswa yang jadi penghambat dalam komunikasi antar pribadi. Kedua, 8 siswa tersebut cenderung hanya bisa berkomunikasi dengan teman tertentu saja. Beberapa siswa yang menyampaikan keluhan merasa terganggu dengan suasana komunikasi yang tidak kondusif tersebut karena suasana kelas menjadi tidak nyaman dan dikhawatirkan akan mengganggu dalam meraih prestasi belajar.

Untuk meningkatkan perilaku komunikasi antar pribadi siswa tersebut menurut pandangan penulis dapat diupayakan dengan melaksanakan kegiatan yang mengarah pada peningkatan perilaku komunikasi antar pribadi siswa. Upaya peningkatan perilaku komunikasi dapat dilakukan dengan mengadakan kegiatan layanan bimbingan kelompok.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Aksara Jawa dengan TGT

Komunikasi Antar pribadi adalah merupakan proses sosial dimana individu-individu yang terlibat di dalamnya saling mempengaruhi satu sama lainya. Rogers menyatakan bahwa komunikasi antar pribadi merupakan komunikasi dari mulut ke mulut yang terjadi dalam interaksi tatap muka antara beberapa pribadi (Allo liliweri,1991:12).

Prayitno (1995: 178) mengemukakan bahwa bimbingan kelompok adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan memanfaatkan dinamika kelompok. Artinya semua peserta dalam kegiatan kelompok saling berinteraksi, bebas mengeluarkan pendapat, menanggapi, memberi saran dan lain sebagainya.

Langkah-langkah bimbingan kelompok yaitu: Pertama, tahap pembentukan antara lain, menerima secara terbuka dan mengucapkan terima kasih, berdoa, menjelaskan bimbingan kelompok, menjelaskan tujuan bimbingan kelompok,menjelaskan cara pelaksanan bimbingan kelompok, menjelasakan asas-asas bimbingan kelompok, perkenalan dilanjutkan dengan permainan (rangkain nama). Kedua, tahap peralihan antara lain, menjelaskan kembali kegiatan kelompok, tanya jawab tentang kesiapan anggota untuk kegiatan lebih lanjut mengenali suasana apabila anggota secara keseluruhan/sebagian belum siap untuk memasuki tahap berikutnya dan mengatasi suasana tersebut, memberi contoh topik bahasan yang dikemukakan dan dibahas dalam kelompok. Ketiga, tahap kegiatan antara lain, pemimpin kelompok mengemukakan topik bahasan yang telah dipersiapkan, menjelaskan pentingnya topik tersebut dibahas dalam kelompok, tanya jawab tentang topik yang dikemukakan pemimpin kelompok, pembahasan topik tersebut secara tuntas, selingan, menegaskan komitmen para anggota kelompok (apa yang segera dilakukan berkenaan dengan topik yang telah dibahas), Keempat, tahap pengakhiran antara lain menjelasakan bahawa kegiatan bimbingan kelompok akan diakhiri, anggota kelompok mengemukaka kesan dan menilai kemajuan yang dicapai masing-masing, pembahasan kegiatan lanjutan, pesan serta tanggapan anggota kelompok, ucapan terima kasih, berdoa, perpisahan.

Baca juga:  Bimbingan Kelompok Menyenangkan dengan Teknik Homeroom

Layanan bimbingan kelompok sangat efektif dalam meningkatkan perilaku komunikasi antar pribadi siswa yang meliputi keterbukaan, empati, dukungan, rasa positif dan kesetaraan. Hal ini ditunjukkan dari perubahan sikap yang terjadi pada siswa. (gml2/ton)

Guru BK SMK Negeri Karangpucung, Kab. Cilacap

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya