alexametrics

Model Kooperatif NHT dengan Algabangdanani Tingkatkan Hasil Belajar Matematika

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pelajaran matematika di sekolah merupakan pelajaran yang ditakuti oleh sebagian siswa. Dianggap sebagai pelajaran paling sulit dan menakutkan, terbukti dari nilai semester hasilnya kurang memuaskan. Guru sebagai pemberi materi harus memulai memperhatikan sisi psikis peserta didik. Hal itu sesuai dengan pandangan psikologi pendidikan juga konsep strategi pembelajaran yang dikemukakan John Dewey dalam Hatimah Ihat (2009: 117) menyatakan bahwa guru bukan sekadar memberi informasi ke pikiran anak. Tetapi guru harus juga mendorong anak mengeksplorasi dunia mereka untuk menemukan pengetahuan dan berfikir kritis. Jadi guru sebagai fasilitator dapat membimbing anak agar bisa memahami pelajaran matematika, sehingga ansk tersebut tidak mengganggap metematika sebagai pelajaran yang sulit dan menakutkan.

Baca juga:  Membentuk Siswa Berkarakter

Salah satu usaha mengatasi berbagai kesulitan pembelajaran materi pelajaran bangun datar di kelas IV adalah model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together (NHT) menggunakan alat peraga bangun datar warna-warni (algabangdanani). Model-model bangun datar tersebut merupakan upaya konkritisasi dari bentuk abstrak bangun datar. Model ini penulis terapkan pada kelas IV SDN Jatipurwo.

Untuk meningkatkan minat dan perhatian siswa terhadap pelajaran matematika, penulis mengoptimalkan keaktifan siswa dalam mengamati, mengukur, mendeskripsikan benda untuk mengerjakan tugas

Pembelajaran NHT dengan algabangdanani ini diharapkan memperbaiki hasil belajar siswa terhadap materi pelajaran matematika pada kompetensi dasar mencari sifat-sifat dan mencari luas bangun dan diminati siswa.
Dengan menerapkan model pembelajaran ini terdapat peningkatan hasil belajar matematika bangun datar. Dalam penelitian ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan algabangdanani dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Baca juga:  Kelas Heboh, Belajar Perkalian Pakai Jari Tangan Siswa

Menurut teori Piaget psikologi perkembangan siswa kelas IV yang memasuki tahap usia operasional kongkret. Jadi untuk mempelajari bangun datar dengan dilengkapi algabangdanani sangat membantu pemahaman siswa untuk menghindari verbalisme. Hasil belajar juga meningkat dapat dilihat dari kecepatan dan ketepatan siswa menyelesaikan serangkaian tugas.

Model pembelajaran tipe Number Heads Together (NHT) dan algabangdanani pada materi bangun datar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut bisa diketahui dari peningkatan rata-rata hasil belajar siswa siklus I sebesar 72,11 dengan ketuntasan belajar individu mencapai 69,33 persen meningkat menjadi 82,11 dengan ketuntasan belajar individu 88,46 persen.Pembelajaran Number Heads Together (NHT) dengan algabangdanani pada materi bangun datar dapat meningkatkan kerjasama siswa dari yang semula tidak mau kerja kelompok/bersikap egois kepada teman menjadi saling bekerja sama sesama kelompok. Mau mengajukan pertanyaan apabila menjumpai hal-hal yang belum jelas. Timbul sikap tanggung jawab pada diri sendiri dan juga kelompoknya. Untuk menunjukkan prestasi yang lebih baik, siswa yang terpandai di kelompoknya mau membimbing teman yang kurang. (ikd1/lis)

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Trial and Error

Guru SD Negeri Jatipurwo, Rowosari, Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya