alexametrics

Belajar IPS Asyik dengan Mencari Pasangan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KEBERHASILAN siswa mencapai tujuan yang telah ditetapkan merupakan kebahagiaan tersendiri bagi seorang guru. Ketika guru berada di depan kelas, suatu kenyataan terpampang di depan mata, bahwa siswa yang dihadapi berbeda satu sama lain. Perbedaan tersebut tidak hanya pada penampilan fisik dan tingkah laku, tetapi juga pada kemampuan dalam menangkap dan memahami materi pelajaran. Ada siswa yang cepat menguasai materi, ada pula siswa yang lambat menguasai materi. Hal ini terlihat jelas pada saat guru mengolah hasil evaluasi.

Dalam pembelajaran Muatan mapel IPS kelas V tema 7 pada Kompetensi dasar Mengidentifikasi factor-faktor penting penyebab penjajahan bangsa Indonesia dan upaya bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatannya pada SDN Wonokerso 01 Kecamatan Limpung sangat rendah terbukti dari 21 siswa yang mengikuti ulangan ternyata hanya 6 siswa atau sekitar 28,57% yang dapat mencapai hasil diatas KKM sedangkan 15 siswa atau 71,43% belum mencapai KKM. Pada waktu proses pembelajaran berlangsung masih banyak siswa merasa kebingungan dan merasa pasif, berulang kali penjelasan diberikan namun hanya ada beberapa yang mau menanggapi dan mengajukan pertanyaan dan sebagian anak memang tidak menyukai pelajaran khususnya muatan mapel IPS yang menurut mereka menjemukan materinya.
Sesuai dengan Undang – Undang guru Nomor 14 Bab I tentang ketentuan umum pasal 1 ayat (1) yang berbunyi, Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidika formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Baca juga:  Belajar IPS Menyenangkan dengan Model Make A Match Menggunakan Kartu Bergambar

Guru perlu mencari metode yang tepat salah satunya yaitu dengan mengaktifkan siswa untuk belajar dengan metode Model Index Card Match adalah salah satu model dari Cooperative Learning yaitu “mencari pasangan kartu”. Model ini cukup menyenangkan digunakan untuk mengulangi materi pembelajaran yang telah diberikan sebelumnya. Guru menggunakan model ini dengan harapan siswa menjadi belajar dengan senang, antusias sehingga materi yang diberikan akan terus diingat dan tentunya hasil belajarnya menjadi lebih bagus. Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut:

Guru membuat potongan-potongan kertas sebanyak jumlah siswa yang ada di dalam kelas.Kemudian membaginya menjadi dua bagian yang sama. Pada separuh bagian ditulis pertanyaan tentang materi yang akan diajarkan. Setiap kertas berisi satu pertanyaan. Pada separuh kertas yang lain ditulis jawaban dari pertanyaan yang telah dibuat. Kocoklah semua kertas sehingga akan tercampur antara soal dan jawaban. Setiap siswa diberi satu kertas.

Baca juga:  Belajar Bahasa Inggris Menjadi Mudah dan Menyenangkan dengan Google Sites

Kemudian guru menjelaskan bahwa ini adalah aktivitas yang dilakukan berpasangan. Separuh siswa mendapat soal dan separuh siswa mendapat jawaban. Mintalah kepada siswa untuk menemukan pasangan mereka. Jika sudah menemukan pasangan, maka siswa duduk berdekatan dan guru menjelaskan juga bahwa mereka tidak boleh memberitahu materi yang mereka dapatkan kepada teman yang lain. Setelah semua siswa menemukan pasangan dan duduk berdekatan, mintalah kepada setiap pasangan secara bergantian untuk membacakan soal yang diperoleh denga keras kepada teman-temannya yang lain. Selanjutnya soal tersebut dijawab oleh pasangannya. Guru mengakhiri proses ini dengan membuat klarifikasi dan kesimpulan.

Setelah pembelajaran dilaksanakan dengan metode kooperatif tipe Index Card Match pada muatan maple IPS kelas 5 tema 7 pada kompetensi dasar mengidentifikasi factor-faktor penting penyebab penjajahan bangsa Indonesia dan upaya bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatannya nilai siswa SDN Wonokerso 01 Kecamatan Limpung sudah mengalami peningkatan yaitu dari 21 siswa sebanyan 18 siswa atau 85,71 mencapai nilai diatas KKM. Walaupun pada pelaksanaan kelas menjadi sedikit gaduh tetapi anak-anak sangat senang karena mereka merasa seperti sedang melakukan permainan. Ke depan guru harus mampu mencari cara kreatif untuk mengaktifkan siswa sehingga belajar akan lebih menyenangkan. (pkn1/zal)

Baca juga:  Asyiknya Belajar IPS Menggunakan Media Peta

Guru SDN Wonokerso 01, Kabupaten Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya