alexametrics

Hanprik Solusi Tepat dalam Penyusunan Siklus Akuntansi PD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SIKLUS akuntansi PD (Perusahaan Dagang) tidak berbeda dengan perusahaan jasa, yang sudah dipelajari oleh peserta didik pada semester gasal di kelas XII Sekolah Menengah Atas peminatan IPS, yaitu proses membuat laporan keuangan perusahaan untuk satu periode tertentu. Pada umumnya siklus akuntansi dimulai dari transaksi sampai pada pembuatan laporan keuangan perusahaan yang dilanjutkan dengan adanya saldo yang ditutup dengan jurnal penutup atau sampai pada jurnal pembalik. Sedangkan pengertian PD adalah perusahan yang bisnis utamanya membeli barang dari pemasok dan menjual lagi ke konsumen tanpa mengubah wujud barang. Sebagai contoh yang biasa kita temui yaitu toko kelontong dan toserba.

Dari sini bisa dilihat bahwa siklus akuntansi PD memang cukup panjang. Sehingga tidak sedikit peserta didik yang kurang memahami tentang penyusunan siklus akuntansi PD tersebut. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi ketidak mengertian peserta didik dalam hal ini, antara lain yaitu ada bagian dalam urutan penyusunan siklus akuntansi yang kurang dipahami sehingga berdampak pada pemahaman materi pada tahapan berikutnya; kemalasan peserta didik belajar; cara pembelajaran yang kurang efektif, ketidakyakinan terhadap kemampuan sendiri dalam belajar akuntansi, tidak memiliki teman belajar dan banyak peserta didik yang aktif dalam organisasi sekolah sehingga sering kali meninggalkan kegiatan pembelajaran.

Baca juga:  Pembelajaran Akuntansi Aktiva Tetap dengan Model Stap

Oleh karena itu perlu adalnya solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang dialami oleh peserta didik. Hanprik adalah salah satu metode yang bisa digunakan. Latihan dan praktik yang disingkat menjadi Hanprik adalah metode dalam pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru untuk melatih serta meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menerapkan pengetahuan dan ketrampilan. Metode latihan itu sendiri menurut beberapa pendapat memiliki pengertian sebagai berikut: suatu teknik sebagai suatu cara mengajar di mana peserta didik melaksanakan kegiatan latihan secara berulang-ulang dan sungguh-sungguh dengan tujuan untuk memperkuat asosiasi atau menyempurnakan suatu ketrampilan supaya menjadi permanen. Seperti yang diterapkan di SMAN 1 Ungaran.

Pelaksanaan Hanprik di setiap kegiatan pembelajaran dapat didukung dengan media pembelajaran berupa modul akuntansi yang sudah disiapkan oleh guru. Modul yang berisi tahap-tahap siklus akuntansi PD secara berurutan yang terjadi di sebuah perusahaan pada periode tertentu mulai bukti transaksi sampai pada lembar jawab berupa kolom-kolom. Sehingga peserta didik dapat berlatih tahap-tahapan siklus akuntansi perusahaan dagang dengan berurutan dan tidak ada tahapan yang terlewatkan.

Baca juga:  Mudahnya Belajar Menyusun Laporan Harga Pokok Produksi lewat Video

Selain dengan media modul, dalam latihan dan praktik siklus akuntansi perusahaan dagang di era digital seperti ini, guru dapat melengkapi proses pembelajaran dengan menggunakan aplikasi atau software yang terkoneksi dengan internet, sehingga setiap saat peserta didik dapat mengulang-ulang praktik pada tahap siklus akuntansi perusahaan dagang. Aplikasi akuntansi, memberikan kemudahan dalam mengelola laporan keuangan secara instan dan realtime.
Satu hal yang perlu diingat, akuntansi adalah sebuah proses. Belajar akuntansi diperlukan banyak latihan, terlebih akuntansi merupakan praktik bukan hanya teori. Sering membaca kasus-kasus akuntansi sekaligus berlatih memecahkannya juga akan membuat semakin paham tentang akuntansi. Sehingga jelas kunci belajar akuntansi khususnya siklus akuntansi perusahaan dagang adalah latihan dan praktik atau disingkat Hanprik. Jangan pernah menyerah untuk belajar akuntansi, akuntansi merupakan hal yang mudah dan menyenangkan. (ug1/zal)

Baca juga:  Asyiknya Belajar Spreadsheet dengan Metode Teman Sebaya

Guru SMAN 1 Ungaran

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya