alexametrics

Praktik Buat Donat, Belajar Bioteknologi Makin Asyik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DALAM Kompetensi Dasar mata pelajaran IPA kelas IX di semester 2 terdapat materi Bioteknologi. Salah satunya adalah bioteknologi bidang pangan. Agar pembelajaran materi ini menarik, maka salah satu alternatif pilihan guru adalah praktik pembuatan donat pada peserta didik. Cara ini sudah dilaksanakan pada peserta didik kelas IX SMPN 19 Semarang pada semester 2 ini, dan pelaksanaannya secara berkelompok, dimana setiap kelompok terdiri atas 5–6 peserta didik.

Donat adalah salah satu produk bioteknologi konvensional di bidang pangan yang memanfaatkan mikroorganisme saccharomyces cereviciae agar terjadi proses fermentasi. Donat yang merupakan cemilan cukup digemari di kalangan peserta didik. Adalah panganan yang digoreng, dibuat dari adonan tepung terigu, gula, telur dan mentega/margarin. Donat yang paling umum adalah donat berbentuk cincin dengan lubang di tengah dan donat berbentuk bundar dengan isi yang rasanya manis, seperti berbagai jenis selai, jelly, krim, coklat atau keju.

Baca juga:  Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa melalui Tugas Video Proses Pembuatan Jaring-Jaring Tabung

Pembuatan donat melibatkan proses fermentasi oleh mikroorganisme saccharomyces cereviciae. Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Untuk mengetahui proses fermentasi tersebut, peserta didik dapat dilibatkan dalam praktik pengamatan proses fermentasi ragi pada pembuatan donat.

Di dalam penugasan praktikum pengamatan proses fermentasi ragi dalam pembuatan donat ini, diawali dengan pembentukan kelompok. Kemudian setiap kelompok berdiskusi membahas pembagian tugas membawa alat dan bahan yang diperlukan pada praktik di pertemuan berikutnya. Setiap kelompok membuat laporan praktik pengamatan meliputi pengamatan tekstur dan fungsi bahan-bahan yang digunakan, pengamatan terhadap proses fermentasi ragi donat juga pengamatan keseluruhan proses pembuatan donat.

Adapun resep donat antigagal yang dapat diberikan kepada peserta didik adalah sebagai berikut, Bahan A terdiri atas 11 gram ragi instan (fermipan 1 saset), 50 mililiter air hangat dan gula pasir (diambil sebagian dr Bahan B). Sedangkan Bahan B, terdiri atas 500 gram terigu protein tinggi (cakra), 2 butir telur, 100 gram gula pasir, 150 mililiter air (bisa air es). Dan Bahan C terdiri atas 80 gram margarin, 1/4 sendok teh garam, dan minyak secukupnya untuk menggoreng. Kemudian, Bahan D terdiri atas topping suka-suka, seperti meises dan keju (pakai buttercream), coklat leleh dan lainnya.

Baca juga:  Ajak Siswa Berpikir Kritis dengan Metode Example Non Example

Peralatannya meliputi, baskom sedang 1 buah, gelas 2 buah, sendok makan (sdm) 2 buah, sendok teh (sdt) 1 buah, pengaduk (bisa centong nasi) 1 buah, serbet bersih 1 buah, dan nampan 2 buah.

Cara membuatnya, 1) Masuk air dari bahan A ke dalam gelas, beri sedikit gula pasir (dari bahan B) dan fermipan, aduk diamkan 1-2 menit. Bila bahan ini buihnya mengembang, maka yeast/ragi masih baik. Bila tidak, maka carilah yeast/ragi yang lain. 2) Masukan terigu dan gula pada bahan B ke dalam baskom, kemudian masukkan bahan A yang sudah mengembang buihnya. Kemudian masukan air dari bahan B sedikit demi sedikit sampai tercampur seluruhnya. 3) Masukan margarin dan garam, kemudian diuleni hingga benar- benar kalis (tidak menempel pada tangan). 4) Bulatkan pada baskom, kemudian tutupi dengan serbet bersih basah selama (minimal) 30-45 menit atau sampai adonan mengembang dua kali lipat dari besar semula. 5) Kempiskan adonan, kemudian dibentuk bulat-bulat (bolong tengahnya) dan diamkan 10 menit sampai akan digoreng. 6) Goreng donat dengan minyak yang tidak terlalu panas. 7) Beri topping suka-suka.
Melalui praktik pembuatan donat ini membuat pelajaran materi bioteknologi menjadi tidak membosankan, peserta didik semakin asyik sekaligus mendapatkan tambahan keterampilan membuat donat yang mungkin kelak di kemudian hari dapat menjadi pilihan ladang usaha. (ipa2/ida)

Baca juga:  Aplikasi Google Form Sebagai Mediaalternatif Belajar Dari Rumah

Guru IPA SMPN 19 Semarang dan email : hapsarin341@gmail.com

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya