alexametrics

Menggali Motivasi Belajar Siswa dengan Ice Breaking

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Minat dan motivasi belajar merupakan faktor yang sangat penting dalam keberhasilan belajar siswa. Disamping itu minat belajar juga dapat mendukung dan mempengaruhi proses belajar mengajar di sekolah. Namun dalam praktiknya tidak sedikit guru menemukan kendala di dalam kelas, karena kurangnya minat siswa dalam pembelajaran. Jika hal ini terjadi, maka proses belajar mengajar pun akan mengalami hambatan dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Ice breaking adalah suatu aktivitas yang dilakukan untuk melatih konsentrasi, memberikan rasa nyaman serta mengurangi kejenuhan para siswa. Ice breaking juga dibutuhkan agar para siswa dapat mengenal satu dengan yang lain dimana kegiatan ini akan mencairkan suasana yang kaku. Ice breaking diperlukan bila siswa terlihat jenuh apabila guru dalam mengajar mulai monoton, siswa saling ngobrol sendiri dengan temanya.

Ice breaking memiliki tujuan dan manfat bagi siswa dan juga guru seperti mengembalikan suasana yang tadinya kurang semangat menjadi pembelajaran yang menyenangkan. Para siswa menjadi termotivasi serta dapat menyerap secara optimal apa yang disampikan oleh guru.

Baca juga:  Peranan Guru dalam Pengelolaan Kelas

Guru memilki peran yang sangat penting dalam mencetak keberhasilan siswa. Diantaranya dapat mengelola kelas dengan baik dan dapat menumbuhkan semangat belajar siswa yang meningkat. Semangat dan motivasi belajar siswa SDN 03 Pedurungan pada kelas VI semakin meningkat dengan kegiatan ice breaking. Kegiatan ini dilaksanakan sebelum pembelajaran dimulai dan terkadang pula dilaksanakan di tengah pembelajaran ketika siswa mulai merasa jenuh dalam belajar. Guru mengajak siswa untuk mengikuti permainan atau menyanyi suatu lagu yang diaplikasikan pada materi yang akan disampaikan. Misalnya ice breaking pada pembelajaran matematika dapat berupa mengenalkan angka kelipatan yang diganti dengan kata lain.

Contoh kelipatan tiga dan setersusnya diganti dengan kata door. Siswa secara bergiliaran menyebutkan bilangan dari angka satu dan setersusnya sampai semua anak mendapatkan giliran angka yang disebutkan. Maka jika anak kedapatan mengucapkan angka kelipatan tiga seperti tiga, enam, sembilan dan seterusnya akan diucapkan kata door. Di sinilah nanti siswa akan menemukan sesuatu pengalaman yang menarik dann menyenangkan. Pada ice breaking ini mengingatkan anak pada materi kelipatan persekutuan terkecil (KPK). Dari kegiatan ice breaking ini dapat menumbuhkan minat dan motivasi belajar siswa kelas VI SDN 03 Pedurungan, Kabupaten Pemalang

Baca juga:  Belajar Sistem Peredaran Darah Sulit? Prosotan Lebih Asyik

Suatu kegiatan yang dilakukan tidak sesuai dengan minat akan menghasilkan prestasi yang kurang menyenangkan. Dapat dikatakan bahwa dengan terpenuhinya minat seseorang akan mendapatkan kesenangan dan kepuasan batin yang dapat menimbulkan motivasi. S.C. Utami Munandar (1985:11) menyatakan bahwa minat dapat juga menjadi kekuatan motivasi. Prestasi seseorang selalu dipengaruhi macam dan intensitas minatnya. Minat menimbulkan kepuasan. Seorang anak cenderung untuk mengulang-ulang tindakan-tindakan yang didasari oleh minat dan minat ini dapat bertahan selama hidupnya.

Bagaimana guru menggali minat belajar siswa? Guru harus bisa melaksanakan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Cara yang mudah dilakukan agar minat belajar siswa semakin meningkat di antaranya adalah guru memiliki trik-trik yang dapat membangkitkan semangat belajar siswa. Selalu melakukan pembelajaran yang membuat anak senang misalnya dengan ice breaking. Maka dengan pembelajaran yang menyenangkan motivasi belajar siswa semakin meningkat dan pembelajaran yang dilaksankan akan mudah tercapai keberhasilanya. (pm2/lis)

Baca juga:  Mengenal Negara-Negara ASEAN dengan Menggunakan Spelling puzzle

Guru SDN 03 Pedurungan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya