alexametrics

Belajar Pecahan Sederhana dengan Metode Demonstrasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MATEMATIKA merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mendasari perkembangan teknologi modern. Matematika mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin ilmu dan menunjukkan daya pikir manusia. Oleh karena itu pelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari tingkat dasar untuk membekali mereka dengan kemampuan berpikir logis, sistematis, kritis dan kreatif serta mampu bekerja sama. Kemampuan tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah , tidak pasti dan penuh persaingan.

Matematika sebagai suatu mata pelajaran yang sering menjadi momok bagi para siswa. Siswa merasa matematika sebagai mata pelajaran yang ditakuti dan tergolong sukar. Hal tersebut disebabkan oleh sikap guru Matematika yang melakukan pembelajaran tidak memahami dasar-dasar dan konsep Matematika serta siswa tidak mengerti kegunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Siswa merasakan pelajaran matematika kurang bermakna, akhirnya menyebabkan siswa malas belajar matematika.

Baca juga:  Menumbuhkan Budaya Literasi di Sekolah

Menurut ET Ruseffendi dalam Lisnawati (2001:72) bahwa agar anak memahami dan mengerti konsep Matematika seyogyanya diajarkan dengan urutan konsep murni, dilanjutkan dengan konsep notasi, dan diakhiri dengan konsep terapan. Untuk dapat mempelajari struktur matematika dengan baik maka refresentasinya dimulai dengan benda-benda konkrit yang beraneka ragam. Misalnya anak akan lebih cepat memahami arti benda-benda bila disajikan berbagai bentuk dan jenis benda-benda atau dengan kata lain bahwa benda-benda yang akan diamati harus beragam jenisnya. Lisnawati (2001:73) memberikan solusi kepada guru dalam pembelajaran Matematika kepada siswa yaitu dengan cara sebagai berikut: Mengenalkan dengan konsep Matematika melalui benda-benda konkrit. Menambah dan memperkaya pengalaman anak. Menanamkan konsep melalui jenis permainan. Menelaah sifat bersama atau membeda-bedakan jenis dan macam konsep matematika. Menerapkan dengan bentuk simbol-simbol. Menerapkan konsep-konsep (struktur) Matematika secara formal sehingga sampai pada aksioma dan dalil berdasarkan pengalaman siswa.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Gerhana Bulan dan Matahari melalui Metode Demonstrasi

Pada SDN Negeri 03 Jebed ,pembelajaran materi operasi pecahan sederhana sudah diajarkan dengan metode demonstrasi matematika. cara penggunanan metode demonstrasi adalah dimulai dengan menanamkan kesadaran diri bahwa siswa baik dalam kelompok maupun dalam kelas supaya merasa dirinya pemimpin yang mempunyai sifat rela berkorban. Dimaksudkan bahwa setiap siswa merasa dirinya adalah pemimpin yang menyadari dirinya dalam memilih cara pandang hidup. Bersifat berkorban maka setiap siswa sadar akan dirinya mau mengembangkan potensi menambah ketrampilan, melihat kelemahan, mengambil nilai manfaat, dan kesadaran menentukan pendirian untuk menyemangati diri sendiri dan teman

Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan.

Baca juga:  Senangnya Praktik Membuat Rangka Manusia dengan Bubur Kertas

Kelebihan metode demonstrasi sebagai berikut: Membantu anak didik memahami dengan jelas jalannya suatu proses atau kerja suatu benda. Memudahkan berbagai jenis penjelasan. Kesalahan-kesalahan yang terjadi dari hasil ceramah dapat diperbaiki melalui pengamatan dan contoh konkret, degan menghadirkan obyek sebenarnya. (pm2/zal)

SDN 03 Jebed, Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya