alexametrics

Belajar Asyik KMH dengan model Learning Turnamen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Meningkatnya mutu pendidikan dapat dilihat dari beberapa factor, di antaranya peningkatan aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa. Masalah keaktifan siswa dan hasil belajar siswa tidak terlepas dari pemilihan metode pembelajaran yang digunakan guru. Penggunaan metode ceramah dalam KBM membuat siswa pasif. Sangat sedikit siswa yang berani untuk bertanya pada guru saat ia menghadapi kesulitan dalam memahami materi pelajaran.

Berdasarkan pengalaman belajar tersebut, langkah yang dapat ditempuh untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa dalam pokok bahasan Klasifikasi Makhluk Hidup pada siswa kelas VII SMP N 9 Semarang adalah dengan menerapkan pembelajaran aktif dengan model Learning Tournament. Teknik ini merupakan gabungan satu kelompok belajar dengan kompetisi tim, sehingga diduga dapat mengembangkan pelajaran atas macam-macam fakta, konsep dan keahlian yang luas (Mel Silberman, 2009). Pembelajaran aktif (active learning) dimaksudkan untuk mengoptimalkan penggunaan semua potensi yang dimiliki oleh siswa, sehingga semua siswa dapat mencapai hasil belajar yang memuaskan sesuai dengan karakteristik pribadi yang mereka miliki.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Analisis Teks Anekdot melalui PBL

Dalam tipe Learning Tournament ini siswa dibagi menjadi beberapa tim. Setiap siswa dalam tim bertanggung jawab menjawab pertanyaan dari guru. Turnamen Belajar ini diawali dengan guru menerangkan materi secara klasikal, lalu siswa dibagi ke dalam beberapa tim kelompok. Semua anggota kelompok bersama-sama mempelajari materi tersebut, saling memberi arahan, saling memberikan jawaban untuk memahami mata pelajaran tersebut. Setelah selesai materi diadakan suatu pertandingan akademis.

Langkah-langkah dalam pelaksanaan strategi belajar aktif tipe Learning Tournament (Turnamen Belajar) adalah sebagai berikut : Siswa dibagi dalam tim yang terdiri dari atas 2-8 orang anggota tim. Masing-masing tim harus memiliki jumlah yang sama. Guru memberikan materi untuk dibahas bersama. Membuat beberapa pertanyaan yang menguji pemahaman. Memberikan serangkaian pertanyaan kepada siswa, sebagai “babak pertama” untuk turnamen belajar. Setiap siswa harus menjawab pertanyaan secara pribadi.

Baca juga:  Membuka Wawasan Wirausaha dengan Belajar di Luar Kelas

Setelah pertanyaan-pertanyaan diberikan, sediakan jawaban dan mintalah siswa menghitung pertanyaan yang mereka menjawab secara benar. Kemudian suruhlah mereka menyatakan skor mereka kepada anggota lain dalam tim tersebut untuk mendapat skor tim. Umumkan skor masing-masing tim. Mintalah tim mempelajari kembali turnamen pada babak kedua. Kemudian mintalah tes pertanyaan yang lebih banyak sebagai bagian “babak kedua”. Mintalah sekali lagi tim menyatakan skornya dan tambahan satu skor kepada gilirannya. Lakukan beberapa ronde sepertin yang diinginkan.

Model Learning Tournament pada pembelajaran IPA dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan Model Learning Tournament dapat meningkatkan aktifitas belajar dan hasil belajar siswa.Dengan aktifnya siswa dalam pembelajaran,maka proses pembelajaran berjalan dengan dinamis dan tidak monoton. Model Learning Tournament berhasil meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA di kelas VII SMP N 9 Semarang. (ipa2/ton)

Baca juga:  Strategi Pembelajaran Motorik bagi Siswa SD di Masa Pandemi Covid-19

Guru IPA SMP N 9 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya