alexametrics

Diskripsi Daur Air dengan Bermain Gambar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Persoalan yang paling mendasar dari penyelenggaraan pendidikan adalah proses pembelajaran yang terlalu berorientasi pada penguasaan materi pelajaran bukan pada substansi makna atau nilai yang dikandungnya.

Untuk itu diperlukan upaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran salah satunya dengan memilih strategi dalam menyampaikan materi pelajaran agar diperoleh peningkatan hasil belajar peserta didik khususnya pelajaran IPA. Berdasarkan pengalaman penulis, nilai ketuntasan klasikal pelajaran IPA, kompetensi dasar mendiskripsikan proses daur air di MI Miftahul Huda relatif rendah.

Untuk itu dibutuhkan metode pembelajaran agar siswa lebih memahami materi. Penulis menggunakan metode picture and picture pada materi mendiskripsikan proses daur air. Picture and picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan/diurutkan menjadi urutan logis. Pembelajaran ini memiliki ciri aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Model pembelajaran imi mengandalkan gambar sebagai media dalam proses pembelajaran.

Baca juga:  Ayo Mendasari Kondipos pada Usia Remaja Awal

Pembelajaran picture and picture bertujuan melatih peserta didik dapat memahami tentang suatu konsep atau prinsip, berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, meningkatkan pemahaman peserta didik dengan melibatkan peserta didik dalam mempelajari situasi yang hampir sama dengan kejadian yang sebenarnya. Peserta didik mampu memecahkan persoalan dengan mandiri, tercipta interaksi peserta didik dengan guru dan juga lingkungan.

Adapun langkah-langkah dalam pelaksanaan metode picture and picture sebagai berikut : guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai di langkah ini. Dengan demikian peserta didik dapat mengukur sampai sejauh mana yang harus dikuasainya.

Disamping itu guru juga harus menyampaikan indikator-indikator ketercapaian KD. Menyajikan materi sebagai pengantar. Penyajian materi sebagai pengantar sesuatu yang sangat penting, dari sini guru memberikan momentum permulaan pembelajaran. Kesuksesan dalam proses pembelajaran dapat dimulai dari sini. Karena guru dapat memberikan motivasi yang menarik perhatian peserta didik yang selama ini belum siap. Guru memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi.

Baca juga:  Aplikasi Wordwall Solusi Pembelajaran Jarak Jauh TIK

Dalam proses penyajian materi, guru mengajar peserta didik ikut terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan mengamati setiap gambar yang ditunjukan oleh guru atau oleh temannya. Dengan picture atau gambar kita akan menghemat energi dan peserta didik akan lebih mudah memahami materi yang diajarkan.
Guru menunjuk peserta didik secara bergantian mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis. Di langkah ini guru harus dapat melakukan inovasi, karena penunjukan secara langsung kadang kurang efektif dan peserta didik merasa terhukum. Salah satunya dengan undian, sehingga peserta didik merasa harus menjalankan tugas yang diberikan. Gambar-gambar yang sudah ada diminta oleh peserta didik untuk diurutkan.

Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut. Dalam proses diskusi dan pembacaan gambar ini guru harus memberikan penekanan-penekanan hal ini dicapai dengan meminta siswa lain untuk mengulangi. Menuliskan atau bentuk lain dengan tujuan peserta didik mengetahui bahwa hal tersebut penting dalam pencapaian KD dan indikator yang telah ditetapkan.
Pastikan bahwa peserta didik telah menguasai indikator yang telah ditetapkan.Di akhir pembelajaran, guru bersama peserta didik mengambil kesimpulan sebagai penguatan materi pelajaran. Metode ini sudah diterapkan di MI Miftahul Huda Bonangrejo dan membuat peserta didik antusias, lebih semangat dan aktif dalam pembelajaran. (kb1/lis)

Baca juga:  Strategi Penugasan untuk Mengatasi Kesulitan Membaca Alquran

Guru Kelas MI Miftahul Huda Bonangrejo

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya