alexametrics

Menyulap Barang Bekas menjadi Barang Berkelas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Sebagian besar masyarakat beranggapan barang bekas merupakan barang yang harus dijauhkan dari lingkungan, karena barang bekas merupakan sumber penyakit. Anggapan itu memang ada benarnya, namun tidak semua barang bekas merupakan sumber penyakit.

Bermodalkan kemauan, keterampilan dan kreativitas, barang bekas dapat diolah menjadi barang yang lebih bernilai dan estetika yang tinggi. Dengan kata lain tidak semua barang bekas bernilai negatif, apabila dapat memanfaatkannya dengan baik maka barang bekas tersebut akan bernilai positif.

Manfaat membuat kerajinan tangan dari barang bekas adalah : 1) Membantu menambah penghasilan. Saat ini setiap siswa dituntut mampu berpikir kreatif sehingga tidak ketinggalan zaman. Dengan membuat kerajinan dari barang bekas bisa menambah penghasilan. 2) Ikut menyelesaikan masalah sampah. Pemanfaatan barang bekas menjadi hasil kerajinan tangan juga secara tidak langsung membuat siswa ikut menyelesaikan masalah sampah. Salah satunya dengan cara menanggulanginya adalah dengan mengolah sampah-sampah tersebut menjadi barang yang bernilai. Misalnya kain perca yang dapat diolah menjadi bros cantik. 3) Meningkatkan kreativitas. Melakukan daur ulang terhadap sampah juga dapat meningkatkan daya kreativitas siswa. Jika hal ini terus dilakukan, maka ide-ide kreatif semakin bermunculan. Sehingga siswa akan semakin mahir mengolah barang bekas. 4) Membuat barang bekas menjadi lebih bermanfaat. Mungkin selama ini, siswa hanya bisa membuang sampah dan tak ingin untuk mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat. Maka dari itu sekarang siswa mulai belajar membuat barang-barang dari sampah-sampah tersebut.

Baca juga:  Belajar Senyawa Hidokarbon Menyenangkan dengan Mind Map

Pemanfaatan barang bekas sebagai media dalam berkarya kerajinan PKWU,penulis ajarkan pada kelas XII MIPA 1 yaitu pembuatan bros cantik dari kain perca. Alasannya mengangkat barang bekas sebagai fokus media kerajinan PKWU karena banyak yang beranggapan barang bekas merupakan media nonkonvensional dalam berkarya kerajinan. Dengan memanfaatkan kain perca untuk diolah menjadi bros cantik.

Adapun cara membuat bros dari kain perca adalah sebagai berikut : Siapkan alat dan bahan yakni kain perca, gunting, jarum pentul, jarum jahit, benang, kancing, peniti bros. Cara membuatnya, gunting kain perca yang telah kamu siapkan tadi menjadi bentuk kotak dengan ukuran kurang lebih 5 cm sebanyak 10 lembar. Setelah itu, kain perca dilipat menjadi 2 membentuk segitiga, kemudian di setiap sudut bawahnya dilipat ke sudut atas. Lipat kain perca yang sudah ditusuk jarum pentul agar bentuknya tidak berubah. Gunting lipatan dari kain perca tusuk pada bagian lipatan kain perca hingga terangkai menjadi 10 lipatan kain perca. Selanjutnya matikan ikatan benang sehingga akan membentuk lipatan kain perca yang bertemu antara lipatan perca terakhir yang sudah dirangkai. Tambahkan kancing di bagian tengahnya dan terapkan peniti bros selanjutnya rapikan dan bros pun sudah bisa digunakan.

Baca juga:  Makin Menjanjikan, Bisnis Preloved Bisa Raup Untung Rp 8 Juta Sebulan

Penggunaan media kerajinan PKWU dengan memanfaatkan kain perca sebagai bahan pembuatan bros cantik merupakan langkah yang tepat, karena sesuai dengan materi perancangan dan produksi kerajinan untuk pasar lokal pada kelas XII MIPA 1 yang diharapkan siswa dapat meningkatkan kreativitas dan membuat barang bekas menjadi lebih bermanfaat. (man2/ton)

Guru Prakarya dan Kewirausahaan MAN 1 Kota Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya