alexametrics

Bermain Ular Tangga Aljabar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Aljabar merupakan salah satu materi yang dianggap susah oleh anak kelas VII SMPN 12 Semarang semester gasal, karena mereka menganggap aljabar merupakan materi baru bagi anak SMP . Padahal sewaktu anak duduk di tingkat SD materi aljabar sudah diajarkan.

Materi aljabar yang di ajarkan di kelas VII merupakan fondasi untuk menyelesaikan segala bentuk permasalahan, terutama permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu inovasi untuk mempermudah pembelajaran aljabar yakni menggunakan permainan ular tangga aljabar. Ular tangga merupakan sebuah permainan yang bisa di mainkan secara berkelompok, dan salah satu tuntutan pembelajaran pada kurikulum 2013 adalah pembelajaran kooperatif atau berkelompok.

Generasi millenial dinilai cenderung cuek pada keadaan sosial, mengejar kebanggaan akan merk/brand tertentu padahal orangtuanya makan dua kali sehari saja sudah bersyukur. Keprihatinan seperti itu yang menuntun saya untuk mengemas suatu pembelajaran dengan menggunakan permainan tempo dulu yaitu permainan yang saya padu padankan dengan materi pelajaran Aljabar.

Baca juga:  Pemanfaatan LMS dalam Pembelajaran Uyon-Uyon di Masa Pandemi

Pada dasarnya sebuah permainan masih sangat di sukai oleh kalangan manapun , baik anak-anak, remaja, maupun kaum dewasa . Saya turut prihatin, sekarang udah jarang banget anak-anak yang bermain permainan ini. Dulu ini adalah mainan favorit saya. Senang banget kalau udah ngocok dadu yang keluarnya angka kembar. Jadinya jalan terus deh. Tapi begitu menjengkelkan ketika udah mau finish, tiba-tiba pion berada di gambar ular. Turun lagi deh jadi paling bawah .

Permainan ular tangga aljabar akan membantu daya ingat anak pada materi aljabar dan permainan ular tangga membuat anak lebih termotivasi, lebih senang, dan tidak jenuh. Cara memainkan ular tangga aljabar sama dengan memainkan ular tangga biasanya. Ular tangga terdiri dari kotak kotak yang memiliki nomor 1 -100. Angka 1 sebagai start dan angka 100 sebagai finish-nya. Di pertengahan kotak akan ada gambar tangga dan ular. Tangga berfungsi untuk menaikkan ke angka yang dituju jadi tidak perlu melewati kotak. Kebalikannya ular membuat pemain turun dari kotak yang ditempatinya. Misalkan kepala ular di 98 ekor di 54 maka pemain harus turun ke 54.

Baca juga:  Asyik dan Mudah Belajar Aljabar dengan Dedaunan

Yang membedakan ular tangga aljabar dengan ular tangga pada umumnya adalah terdapat angka-angka tertentu terutama sewaktu ada tangga akan terdapat pertanyaan mengenai materi aljabar. Anak yang akan naik tangga wajib menjawab pertanyaan dengan benar Yang menentukan benar salahnya adalah salah satu anggota yang bermain dan menjadi juri pada permainan ular tangga aljabar tersebut. Jika anak tidak dapat menjawab pertanyaan dengan benar maka gagal untuk naik tangga. Begitu juga di saat anak bermain dan pionnya jatuh di ekor . Anak juga harus menjawab pertanyaan tentang materi aljabar. Jika berhasil menjawab pertanyaan dengan benar dan sudah disahkan kebenarannya oleh juri , maka pion dari anak tersebut tidak jadi meluncur ke bawah.

Baca juga:  Mudahkan Siswa Pahami Aljabar dengan Media Daun

Jadi syarat utama untuk bisa memainkan ular tangga aljabar adalah materi aljabar harus sudah selesai dibahas di kelas. Pada permainan ular tangga aljabar terdapat beberapa pertanyaan mengenai materi aljabar dan anak di minta untuk menjawab permasalahan aljabarnya dengan benar agar tetap bisa melanjutkan permainan sampai finish sehingga harus benar benar sudah menguasai materi aljaba. Pertanyaan pertanyaan yang ada pada permainan ular tangga ini tidak langsung tampak pada alat permainannya , tetapi pertanyaan dikemas dalam bentuk amplop .

Pada pembelajaran di kelas saya menggunakan berbagai metode agar materi bisa mudah terserap dan dipahami oleh anak. Dan Permainan ular tangga aljabar ini merupakan salah satu trik saya mengajar. Harapan saya permainan ular tangga bisa digunakan untuk menunjang dan memotivasi pada pelajaran yang lain juga, tidak menutup kemungkinan di pergunakan untuk alat pembelajaran di jenjang yang lebih tinggi (SMK,SMA).(gpl1/ton)

Guru SMP Negeri 12 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya