alexametrics

Lampu Hazard di Sepeda Motor, Pentingkah?

Oleh : Lilik Supriyanto, S.T

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Teman-teman tentunya sudah tidak asing dengan sepeda motor. Hampir setiap rumah tangga minimal mempunyai satu sepeda motor. Sepeda motor secara umum sudah dilengkapi dengan piranti keselamatan. Antara lain klakson untuk alat komunikasi antarkendaraan; lampu sein berfungsi sebagai indikator pada kendaraan ketika akan berbelok.

Kadang-kadang saat kita sedang dalam perjalanan menggunakan sepeda motor mengalami masalah, misalkan ban bocor. Sepeda motor mogok tidak mau hidup. Dengan kejadian itu, mau tidak mau sepeda motor harus didorong sepanjang jalan sampai menemukan bengkel terdekat. Tak jarang jalan raya yang kita lalui adalah jalanan besar yang lalu lintasnya sangat padat. Tentunya saat mendorong sepeda motor, ada rasa khawatir kalau ada yang menabrak kita, karena sepeda motor belum dilengkapi piranti keselamatan seperti di mobil saat terjadi kondisi darurat.

Untuk melindungi keselamatan saat mendorong sepeda motor yang mogok dijalan perlu ada lampu hazard seperti pada mobil. Pengertian lampu hazard yaitu lampu yang menyala pada empat lampu reting atau sein (sein kanan, sein kiri) secara bersamaan.

Baca juga:  Pakai Knalpot Brong, Siap-Siap Kena Denda Rp 250 Ribu

Pada umumnya lampu hazard ini hanya dimiliki oleh kendaraan roda empat. Fungsi lampu hazard sangatlah banyak diantaranya sebagai tanda darurat untuk memberi peringatan ke pengendara lain untuk berhati-hati. Lampu harzard ini wajib dimiliki oleh kendaraan roda empat namun sekarang ini banyak sekali bikers yang melakukan modifikasi motor untuk membuat lampu hazard ini.

Untuk membuat lampu hazard di sepeda motor perlu menyiapkan alat-alat sebagai berikut : flasher mobil yang tiga kaki, kabel dua meter, saklar tiga kaki (di toko komponen lektronika banyak), selotip hitam, gunting, cutter, obeng +, obeng -, solder, tenol.

Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat rangkain lampu hazard : pertama cari lokasi flasher, bongkar bodi samping dan cari letak flasher. Cari sumber bunyi tik-tok-tik-tok, di situlah letak flasher. Ganti flashernya pakai flasher mobil yang tiga kaki. Pada flasher sepeda motor hanya mempunyai dua kaki dimana ada tanda L terhubung ke saklar sein, sedangkan satunya B atau X terhubung ke keluaran kunci kontak. Flasher mobil sambungkan kaki yang bertanda B atau X, dan L ke kabel seperti flasher pada sepeda motor.

Baca juga:  Petani Sejahtera, Kemiskinan Semakin Jera

Sedangkan kaki yang bertanda E sebagai ground dihubungkan ke baut bodi motor lewat kabel tambahan. Kupas kabel dengan cutter dan gunting. Rapikan semuanya begitu selesai terpasang, Apabila pemasangan sudah benar, silakan nyalakan lampu sein dan lampu sein akan hidup seperti sedia kala. Hanya saja kedipannya lebih cepat. Kedua cari kabel positif kedua lampu sein depan. Posisi kedua kabel biasanya di sekitaran lampu depan. Nah untuk membuat lampu hazard atau keempat lampu sein menyala bersamaan, silakan bongkar batok lampu. Cari kabel positif kedua lampu sein (kanan dan kiri).

Hubungkan secara paralel kedua kabelnya dengan menyisipkan saklar tiga kaki di tengahnya. Kabel dihubungkan di kaki bagian ujung dan tengah saklar. Agar lebih kuat solder antara kabel dengan saklar. Ketiga rapikan semuanya dengan solasi hitam.

Baca juga:  Study Komparatif: Indonesia Bercermin dari Pendidikan di Finlandia

Letakkan saklar pada tempat strategis biasanya ditaruh di bagian bawah holder kiri agar mudah diraih oleh jari. Sekarang lampu hazard di sepeda motor sudah jadi. Posisikan saklar pada posisi on dan hidupkan lampu sein, maka keempat lampu sein akan hidup bersamaan. Untuk menonaktifkan lampu hazard tinggal geser saklar ke posisi “off” maka lampu sein akan menyala seperti sedia kala.

Nah teman-teman mudah kan membuat rangkain lampu hazard pada sepeda motor. Dengan adanya lampu hazard kita tidak perlu khawatir lagi saat sepeda motor mogok dan harus mendorongnya dijalan raya yang ramai. Cukup dengan menyalakan lampu hazard, otomatis pengendara lain akan tahu sepeda motor kita dalam keadaan darurat. (nov1/lis)

Instruktur Otomotif BLK Kabupaten Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya