alexametrics

Strategi Humas Membangun Interaksi Virtual

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SAAT ini perhatian semua orang beralih ke virtual. Kenormalan baru menjadikan bidang kehumasan dalam semua sektor menerapkan berbagai strategi untuk menghadapi tantangan baru. Strategi humas dalam membangun interaksi secara virtual menjadi hal yang sangat signifikan. Sebagai contoh dalam penyampaian informasi dapat dimulai dari membuat konten yang menarik secara visual, menyajikan angle atau sudut pandang kamera dari sisi yang berbeda, hingga menambah unsur hiburan seperti musik. Agar tidak terkesan monoton, tak ada salahnya diselingi dengan kuis, sementara sesi tanya jawab dibuat terpisah, atau menambah unsur infografis.

Humas harus mengorbankan waktu lebih banyak yang salah satunya membangun kedekatan dengan publik. Misalnya dengan melalui WhatsApp maupun Video Call. Ini dikarenakan kesempatan untuk bertemu secara tatap muka tidak seleluasa seperti sebelum pandemi. Humas harus pandai membangun komunikasi dengan jurnalis, peka melihat isu yang sedang menjadi perhatian atau agenda media terkait yang sifatnya dinamis, serta mampu membaca isu yang tengah berkembang di publik seperti isu kesehatan mental, kesetaraan pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan.

Baca juga:  Humas Saatnya Berpikir Visual dan Multiplatform

Interaksi virtual humas dengan berbagai pihak terutama dengan masyarakat atau publik menjadi tuntutan dan keharusan mengingat antusiasme publik terhadap berbagai informasi juga semakin meningkat. Hal ini dikarenakan masyarakat menyadari kredibilitas sangat penting apalagi di masa new normal life seperti sekarang ini.

Membangun interaksi virtual ini bukan hal yang mudah, tanpa adanya kreativitas dan inovasi. Sebab, masyarakat tidak akan tertarik dan mungkin akan jenuh. Oleh karena itu, humas harus dapat membuat dan mengemas konten positif dalam menginformasikan kepada publik dengan memegang kuat prinsip selalu meningkatkan daya kreatif dan mengaktifkan peran kehumasan dengan mengedepankan fungsi layanan publik. Humas dapat mempromosikan apapun yang baik untuk masyarakat termasuk pelatihan-pelatihan dan pembinaan ilmiah.

Humas harus dapat memanfaatkan waktu untuk mencari tahu, mempelajari, menulis dan menyampaikan inisiatif-inisiatif layanan publiknya terkait dengan informasi publik. Peranan humas sekarang ini semakin terasa dalam masyarakat sehingga keakuratan dan kecepatan informasi juga harus dijaga penuh. Ini menjadi kekuatan dan sekaligus tantangan bagaimana untuk mengoptimalkan fungsi-fungsi kehumasan layanan publik secara kelembagaan, dengan memberikan kontribusi positif tidak hanya bagi masyarakat umumnya tetapi juga pada lembaga.

Baca juga:  Humas Pantang Terbawa Isu Hoaks

Humas dalam melaksanakan tugasnya menyelenggarakan fungsi penyiapan koordinasi dan pelaksanaan hubungan masyarakat dan informasi publik. Jenis layanan bidang kehumasan meliputi informasi publik, hubungan media dan antarlembaga, fasilitasi pemasyarakatan iptek. Humas dalam membangun interaksi virtual sebelumnya juga harus mengetahui opini publik dan menjadi agen pembentuk opini publik. Hal ini untuk membangun kepercayaan publik atas akuntabilitas lembaga melalui layanan publik dan meningkatkan konten pemberitaan baik di media online maupun media sosial.

Humas dalam membangun interaksi virtual menjadi salah satu hal yang menyiratkan bahwa kehadiran lembaga cukup eksis. Seperti komunikasi kepada publik ditunjukkan dengan sinergitas lembaga dengan media telah terjadi signifikasi peningkatan ekspos pemberitaan lembaga. Interaksi virtual ini memungkinkan berbagai pihak terkait saling berkomunikasi untuk mencapai tujuan tertentu.
Interaksi virtual ini menjadi sangat efektif karena tidak dibatasi oleh ruang dan waktu sehingga diharapkan bidang kehumasan mampu memanfaatkannya dengan baik untuk memberikan kebermanfaatan semaksimal mungkin khususnya kepada khalayak umum, masyarakat, ataupun publik.

Baca juga:  Pembimbingan Klien Pemasyarakatan Bapas Dimasa New Normal

Program virtual kehumasan yang berjalan dalam masa seperti ini meliputi beberapa event seperti pameran, layanan konten website dan sosial media, layanan kepuasan informasi publik dan survei kepuasan masyarakat, kunjungan ilmiah, program virtual kehumasan dan internal, kelas online konsultasi, media briefing. Bidang kehumasan dalam membangun interaksi virtual guna mempertahankan hubungan baik dengan publik dan media dengan menyajikan secara menarik berbagai berita dan informasi penting lebih mendalam, tidak diragukan kebenarannya, dan kecepatan informasi yang tidak diragukan lagi. (*)

Humas Kementerian Agama Salatiga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya