alexametrics

Dinas Tenaga Kerja Bekali Keterampilan Warga Binaan Lapas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Dinas tenaga kerja merupakan lembaga pemerintahan yang mempunyai fungsi untuk membina, mengendalikan, dan melakukan pengawasan di bidang ketenagakerjaan. Serta memberikan keahlian bagi calon pekerja agar memiliki keahlian khusus sesuai permintaan para pencari tenaga kerja. Selain itu memberikan kesempatan kerja secara luas yang sesuai dengan kemampuan masing-masing individu.

Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kendal tidak hanya memberikan layanan tersebut kepada masyarakat yang memiliki bakat saja, namun bagi yang belum mengetahui keahliannya. Pegawai dinas tenaga kerja juga akan memberikan layanan yang baik. Termasuk memberikan layanan kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kabupaten Kendal.

Layanan tersebut berupa pelatihan dan keterampilan kerja yang baik secara teori maupun praktik kepada WBP di Lapas Kelas II A Kabupaten Kendal. Namun kegiatan tersebut hanya berlangsung selama dua tahun. Setelah disahkannya pelatihan kerja di Lapas Kelas II A Kabupaten Kendal karena kurangnya minat dari para warga binaan pemasyarakatan, dan rasa putus asa sebagai warga binaan pemasyarakatan.

Baca juga:  Bapas Klaten sebagai UPT Baru di Kemenkumham Jawa Tengah

Selain faktor tersebut, diberhentikannya pelatihan ketenagakerjaan di Lapas Kelas II A Kabupaten Kendal juga dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas dalam lapas tersebut. Terdapat beberapa keterbatasan dalam lapas tersebut meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang berkompeten dalam bidang bimbingan kemandirian. Yaitu jumlah pegawai yang terbatas dan instruktur yang tidak ada. Keterbatasan tempat pelaksanaan bimbingan, kurangnya kesesuaian keterampilan kemandirian yang ada dengan latar belakang kehidupan sosial warga binaan. Terdapat kesulitan dalam pemasaran karya warga binaan pemasyarakatan. Sumber daya warga binaan pemasyarakatan yang tidak stabil akan dapat mempengaruhi mutu hasil karya warga binaan pemasyarakatan.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk kelak jika warga binaan pemasyarakatan sudah selesai masa tahanan dan bebas dari tahanan maka tidak kesulitan mencari pekerjaan. Karena mereka sudah mendapatkan bekal dari pelatihan kerja selama di dalam tahanan. Bahkan mereka dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain. (st1/lis)

Baca juga:  Tangani Pidana Anak, Prioritaskan Diversi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya