alexametrics

Perkembangan Industri Besar dan Sedang Nasional

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Sektor industri merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia. Untuk melihat laju pertumbuhan industri besar dan sedang khususnya sektor industri manufaktur, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei tahunan perusahaan industri manufaktur. BPS sedang mengolah data hasil survei tahun 2017 yang segera akan disampaikan ke pemerintah dan masyarakat konsumen.

Untuk kelanjutan penyusunan data statistik tahun 2018, BPS kembali melakukan survei tahunan perusahaan industri manufaktur. Untuk itu diharapkan kerja sama yang baik dari semua perusahaan terkait survei tersebut dalam memberikan data sesuai keadaan sebenarnya. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan perencanaan dan evaluasi, serta pengambilan kebijakan pembangunan khususnya di sektor industri manufaktur.

BPS menjamin semua kerahasiaan data yang diberikan perusahaan serta dijamin dengan Undang Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Survei industri besar dan sedang sudah dan dilaksanakan sejak 1975. Survei ini terdiri dari survei industri besar sedang dalam bentuk bulanan dan tahunan. Tujuannya untuk memperoleh data statistik industri manufaktur besar dan sedang yang dapat dipercaya dan tepat waktu untuk perencanaan pembangunan.

Baca juga:  Petani Sejahtera, Kemiskinan Semakin Jera

Adapun responden survei dilakukan pada semua perusahaan industri manufaktur yang memiliki tenaga kerja 20 orang atau lebih. Petugasnya adalah koordinator statistik kecamatan, karyawan serta mitra statistik lapangan.

Kontribusi industri besar dan sedang pada pembangunan nasional sangat signifikan, 17,88 persen. Sektor industri pengolahan menyumbangkan kontribusi paling besar dalam PDB nasional. Sejak 2014 – 2017, kontribusi industri pengolahan menyumbang sekitar 17 – 18 persen dan pada 2017 berkontribusi sekitar 17,88 persen atau setara dengan Rp 1.883.382 miliar.

Perkembangan ini dapat dilihat dari data umum industri besar dan sedang sejak tahun 2015 yakni, 26.322 unit perusahaan industri besar dan sedang, dengan output industri besar dan sedang mencapai 4,193 triliun. Jumlah tenaga kerja di tahun yang sama mencapai 5.247.000.
Pertumbuhan sektor industri pengolahan menunjukkan peningkatan pada 2017 yakni 4,84 persen dibanding tahun 2016 atau naik sekitar Rp 86,898 miliar. Inflasi industri pengolahan secara q to q menunjukkan tren kenaikan selama triwulan I – III 2018.

Baca juga:  Penduduk Meningkat, Lahan Pertanian Makin Terancam

Hal ini menunjukkan permintaan barang industri selalu mengalami kenaikan pada priode tersebut. Industri pengolahan secara y to y menunjukkan tren yang berfluktuatif selama priode triwulan I – III 2018. Menunjukkan permintaan barang-barang industri yang mengalami fluktuatif pada priode tersebut.

Kendala di lapangan pada saat survei masih tetap ada. Banyaknya petugas lapangan pada saat mendatangi perusahaan terbentur oleh satpam yang tidak memberi izin masuk dengan alasan petugas belum membuat janji dengan HRD perusahaan.

Kalaupun dapat masuk, dari perusahaan tidak mau mengisi data yang berkaitan dengan masalah pengeluaran biaya. Baik pengeluaran untuk pekerja/karyawan yang harus dibayar, pengeluaran bahan baku dan bahan penolong yang digunakan selama tahun berjalan, maupun produksi atau barang yang dihasilkan.

Baca juga:  Sragen Terkontraksi - 1,81 persen di Masa Pandemi

Masih ada perusahaan yang tidak mau mengisi data tersebut dengan alasan rahasia perusahaan atau takut dikaitkan dengan pajak, sedang Undang Undang No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik jelas dan gamblang dikatakan bahwa kerahasiaan perusahaan benar-benar dijamin.

Namun sangat disayangkan sampai saat ini BPS belum dapat menerapkan Undang Undang Statistik tentang hukuman pada suatu perusahaan yang tidak mau dimintai data untuk kepentingan nasional. Diharapkan BPS lebih giat memberikan penyuluhan kembali pada semua perusahaan untuk saling bekerja sama dalam memajukan pembangunan nasional. (tg2/lis)

Fungsional Statistisi Muda BPS Kabupaten Purworejo

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya