Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Sekretaris DPRD Wonosobo Agus Wibowo : Tambah Ilmu Tambah Jejaring

Lis Retno Wibowo • Kamis, 16 April 2026 | 20:59 WIB
Sekretaris DPRD Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo (Lis Retno Wibowo/Jawa Pos Radar Semarang).
Sekretaris DPRD Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo (Lis Retno Wibowo/Jawa Pos Radar Semarang).

 

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo -Relasi media dengan narasumber seringkali meninggalkan jejak yang tak  biasa.

Tak sekadar soal pemberitaan, namun memunculkan rantai jejaring baru yang lebih luas. Ini diakui Sekretaris DPRD Kabupaten Wonosobo, Agus Wibowo.

Agus mengatakan sejak awal mula menjabat di lingkungan Pemkab Wonosobo tak lepas dari media. Khususnya Jawa Pos Radar Semarang.

Pada 2007, bapak 3 anak ini menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Informasi dan Pemberitaan di Bagian Humas Setda Kabupaten Wonosobo. 

Kala itu, ada kerja sama antara Pemkab Wonosobo dengan Radar Semarang.

Yakni pemberitaan mengenai Kabupaten Wonosobo dengan space satu halaman penuh bernama Pro Wonosobo di Radar Semarang. 

Bupati Wonosobo saat itu Kholiq Arif berusaha mengenalkan Wonosobo dengan pemberitaan yang positif agar orang mengenal kota dingin ini. 

Untuk mengisi 1 halaman koran memerlukan 5 sampai 6 berita plus foto setiap hari.

“Satu halaman penuh setiap hari bukan hal mudah waktu itu. Maka Bagian Humas harus  support berita untuk wartawannya.

Kalau kurang, malam-malam kami harus ikut mencarikan berita biar memenuhi 1 halaman 6 berita itu.

Di sinilah seolah hubungan kami dengan Radar Semarang itu nggak ada sekat. Dari proses ini banyak kesan suka dukanya,”ujar Agus.

Ia mengakui banyak mendapatkan ilmu dari kerja sama dengan Radar Semarang.

Tidak hanya ilmu jurnalistik dengan halaman Pro Wonosobo. Tetapi juga mengenai event-event yang digelar bersama antara Pemkab Wonosobo dengan Radar Semarang saat momentum Hari Jadi Wonosobo.

Seperti ajang Guru Idol, Wonosobo Ekspo dan Wonosobo Menanam.

Banyaknya event tersebut, membuat manajemen Radar Semarang menerjunkan tim ke Wonosobo. 

“Hampir semua tim Radar Semarang saya kenal. Mulai dari pimpinan sampai staf keuangan hingga bagian umum.

Maka, ketika saya berkunjung ke kantornya di Graha Pena Semarang, saya tidak asing. Kenal semua.

Jadi ada kesan khusus, seolah saya ini bagian dari karyawan Radar Semarang,”imbuhnya sembari tertawa. 

Guru Idola ajang penghargaan untuk guru menjadi salah satu event yang disambut antusias guru kala itu.

Penilaian guru idola dari banyaknya pendukung yang dikirim via short message service (SMS) handphone dan melalui kupon di koran Radar Semarang. 

“HP yang digunakan waktu itu Siemens. Saking banyaknya SMS masuk, HP sampai error. Banyak yang protes. Akhirnya banyak yang memilih membeli koran untuk mendapatkan kupon.

Koran yang didistribusikan ke Wonosobo belum sampai Wonosobo sudah dicegat pembeli di Temanggung.

Mereka berebut membeli koran untuk mengisi kupon pemilihan guru,”paparnya mengingat masa itu. 

Antusias guru di ajang penghargaan ini luar biasa karena hadiah pemenang saat itu dinilai menarik.

Juara 1 mendapat hadiah ke Malaysia, juara 2 mendapat laptop, juara 3 mendapat PC.

“Saya pun dapat pengalaman baru ke luar negeri (Malaysia). Pengalaman pertama, karena mengawal juara satu ini. Bepergian keluar negeri tanpa biaya APBD. Tentu ini menjadi pengalaman berkesan saya,”ungkapnya. 

Setelah menjabat sebagai Camat Kertek, relasi dengan Radar Semarang tetap berlanjut.

Dengan kondisi alam Wonosobo yang banyak lahan kristis, maka muncul Gerakan Wonosobo Menanam.

Gerakan kerja sama dengan Radar Semarang ini memunculkan tagline “buginem” alias bupati gila menanem (menanam).

Waktu itu Agus menjadi sebagai Kabag Humas. Ia terlibat dalam berbagai kegiatan menanam yang menggandeng sponsor dari berbagai pihak. 

Kerja sama dengan berbagai pihak ini membuatnya mengenal circle artis dan kalangan swasta.

Kelak pengalaman itu sangat berguna baginya dalam menggelar berbagai event saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. 

Ketika menduduki posisi penting sebagai Direktur Utama PT PerkebunanTambi, Agus menelurkan berbagai inovasi.

Hal ini mengantarkan dia meraih penghargaan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 

Begitu juga ketika menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata, menurutnya keberadaan Radar Semarang sangat membantu dalam mempromosikan pariwisata Wonosobo.

“Menjalin relasi dengan Jawa Pos Radar Semarang banyak memberikan tambahan ilmu. Yang paling saya rasakan adalah tambahan jejaring di luar circle saya sebagai ASN,”tandasnya. (lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#sekretaris DPRD Wonosobo #tambah jejaring #tambah ilmu #Agus Wibowo