RADARSEMARANG.ID, Wonosobo - Pelaku pembacokan yang menewaskan Serda Rahman Setiawan, seorang anggota TNI aktif yang bertugas di Kodim 0707/Wonosobo, di sebuah kafe di Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo akhirnya berhasil ditangkap.
Pelaku berinisial I, 35, melakukan aksi pembacokan dengan senjata tajam setelah korban mencoba melerai keributan di lokasi kejadian.
Humas Polres Wonosobo, Bripka Nanang Dwi Putro Wibowo, menjelaskan pelaku ditangkap pada Senin (15/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB di wilayah Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo.
“Iya benar, pelaku sudah ditangkap di wilayah Kecamatan Kepil, Wonosobo tadi sekira pukul 11.00 WIB," ungkapnya.
Sebelumnya, peristiwa tragis tersebut berawal dari korban mendengar keributan antara seorang pengunjung dengan petugas resto.
Serda RS kemudian berusaha menengahi dan mengarahkan pengunjung berinisial I ke area parkir. Situasi mendadak berubah ketika pelaku mengambil senjata tajam dari mobilnya.
“Pelaku kemudian menyerang korban dari belakang dengan menggunakan senjata hingga melukai bagian wajah. Setelah menyerang korban, pelaku langsung kabur dengan menggunakan mobil,” kata Kapendam IV Diponegoro Kolonel Andy Soelistyo.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok serius. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong.
Korban dimakamkan Senin (15/9/2025) siang, dengan upacara militer di TPU Kelurahan Kertek, Kecamatan Kertek.
Hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan insentif terhadap pelaku, untuk mengungkap motif penyerangan terhadap korban. (dit)
Editor : Baskoro Septiadi